Legend Of System

Legend Of System
Kaisar semesta telah datang


__ADS_3

"Apa!. Bagaimana mungkin seperti itu wujud ku?"


"Aku ini manusia. Tapi kenapa berubah menjadi wujud naga, Phoenix dan seluruh binatang langit yang pernah aku baca di novel itu?"


"Di situ juga ada wajah dewa, dan seluruh wajah Dewi. Wajah penguasa dan wajah seluruh elemen semesta."


"Benarkan itu aku?" Tanya Sadewa penasaran


"Benar sekali!. Yang kau lihat itu adalah siluet seluruh kekuatan mayapada, dan menyatu pada tubuh kita."


"Sekarang kekuatan mu atau kita, sudah tidak bisa diukur lagi, dan kau sekarang sudah resmi menjadi kaisar semesta."


"Jalani lah takdir mu sebagai penguasa dunia!"


"Lakukan tugasmu dengan baik!"


"Aku pergi dulu, dan akan kembali kapan kau butuhkan!" Ucap siluet bayangan diri Sadewa menjelaskan, Lalu menghilang begitu saja


Sepeninggal bayangan dirinya itu, Sadewa tertegun sendiri, dan seakan tidak percaya, bahwa sebagai manusia biasa, dia ditahbiskan menjadi seorang penguasa, atau kaisar semesta pada zaman modern ini


Mungkinkah tokoh tokoh terdahulu juga demikian?. Mereka dijadikan seorang penguasa dan akan bertugas sampai batas waktu yang ditentukan, dan akan digantikan oleh generasi berikutnya?


Memikirkan semua itu, pikiran Sadewa menjadi kacau, dan dia belum memahami sepenuhnya, apa yang sedang, akan dan telah terjadi pada dirinya


Tapi karena tidak mau berlarut larut dan tenggelam dalam pikiran polosnya itu. Sadewa memutuskan untuk keluar dari tempat itu, dan kembali ke alam manusia


Tapi belum juga melangkahkan kaki, pandangan matanya tertumpu pada sebuah prasasti, yang sepertinya merupakan petunjuk untuk memasuki alam tersebut lebih dalam


Bergegas Sadewa mendekati prasasti tersebut dan membaca tulisan yang ada di atasnya


Mendadak tubuhnya tegang, dan alam kesadarannya hilang, saat prasasti tersebut tersedot masuk ke dalam tubuhnya. Kemudian melayang ke suatu tempat, yang belum pernah dikunjunginya selama ini


Tiba tiba saja tubuhnya sudah berpindah tempat, dan muncul di sebuah istana yang sangat megah, dengan ratusan ribu pengawal yang kuat kuat, serta puluhan ribu panglima, jendral serta ratusan menteri, dan masih banyak lagi orang-orang penting yang ada di sekitaran istana tersebut


Kedatangan Sadewa memang sudah ditunggu oleh mereka sejak lama. Dan saat mendapatkan kabar bahwa kaisar semesta mereka sudah muncul, dan akan datang ke istana nya, maka seluruh bawahannya berkumpul di depan istana, yang mempunyai halaman yang sangat luas tersebut


Sadewa tentu saja kaget mendapat sambutan yang sangat meriah itu, dan dia tidak menyangka, bahwa kedatangannya memang sudah ditunggu sejak lama


Tapi karena menyadari bahwa dia adalah kaisar semesta, maka Sadewa bisa memposisikan diri sebagai tuan dari mereka semua. Karena dia pernah mendapatkan penyambutan seperti itu di dunia dimensinya, walau lingkup dunianya masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan lingkungan istana dan dunia yang sekarang didatanginya


Namu karena tidak mau berlama-lama mendapatkan penghormatan dari rakyatnya tersebut, Sadewa segera mengangkat tangannya dengan berkata.


"Bangunlah!. dan aku terima hormat kalian!" Ucap Sadewa penuh wibawa

__ADS_1


"Terima kasih yang mulia kaisar!" Jawab seluruh orang yang ada di alun alun istana besarnya itu serempak


Sadewa berpikir keras, dan Sepertinya dia sudah ingat bahwa dia pernah pergi ke tempat itu pada suatu masa, tapi entah kapan itu dia sendiri tidak tahu


Namun tiba-tiba ingatannya kembali, dan sepertinya sudah bisa melihat dan merasakan, bahwa dia memang pernah tinggal di dunia ini. Menyadari hal tersebut, tak lama kemudian pun Sadewa berkata.


"Ini yang ketiga kalinya aku menginjakkan kaki ke sini, setelah beberapa ribu tahun tidak kemari!"


"Apakah ada kejadian penting selama aku pergi?" Tanya Sadewa tegas, setelah tiba tiba ingat siapa dia sebenarnya


"Ada yang mulia!" Jawab salah seorang menteri dengan ekspresi takut takut. Kemudian meminta temannya, untuk menjawab pertanyaan dari kaisarnya tersebut


"Katakan kejadian apa itu?" Respon Sadewa tidak sabar


"Selama yang mulia melakukan pelatihan tertutup. Tiga suku iblis langit, yang selama ini terus mengganggu kita, telah tiga kali pula menyambangi istana ini, dan memaksa kita agar menyerahkan istana ini pada mereka!"


"Tapi karena adanya segel semesta di atas istana ini, maka mereka tidak berani berbuat lebih."


"Namun mereka memberi batas terakhir penyerahan itu pada hari ketiga bulan ini."


"Jika sampai batas akhir yang mereka tetapkan tidak kita penuhi, maka seluruh rakyat juga kerajaan langit ini akan mereka hancurkan."


"Beruntung yang mulia kembali sebelum hari yang ditentukan." Jawab salah seorang jendral besar pasukan langit itu apa adanya, dan tersirat ekspresi senang di wajahnya


"Ini sudah hari kedua dalam bulan ini. Berarti besok mereka akan datang kemari. Benarkah begitu jendral Dazs?" Ucap dan tanya Sadewa sekedar ingin tahu


"Diperkirakan mereka akan datang besok siang, saat matahari tepat diatas istana langit kita."


"Disinyalir mereka akan membawa seluruh bala tentaranya untuk menggempur istana langit ini."


"Jadi apa yang harus kita lakukan yang mulia?" Jawab jenderal Dazs ingin tahu


"Serahkan semua itu pada ku. Cukup aku seorang yang akan menghadapi mereka!" Jawab Sadewa sangat yakin sekali


"Mohon maaf yang mulia!Apakah kami harus diam saja, saat melihat yang mulia bertarung melawan mereka?" Tanya jendral yang lainnya lagi terkesan protes


"Tenang saja!. Seberapa kuat dan banyaknya tentara mereka, bagiku itu cuma mainan anak kecil saja!"


"Aku akan menghadapinya sendiri, dan kalian cukup berdiri di belakang ku, sambil mengawasi jalannya pertempuran!"


"Jika aku merasa tidak sanggup menghadapi mereka, barulah kalian boleh turun tangan!"


"Namun selagi aku masih sanggup, kalian dilarang untuk ikut campur!"

__ADS_1


"Tapi firasatku mengatakan, bahwa pertempuran yang akan terjadi itu sangat mengerikan sekali!"


"Oleh karena itu, segera ungsikan seluruh keluarga kalian, dan masukkan ke dalam ruang dimensi ini!" Jawab Sadewa penuh wibawa, kemudian mengoyak ruang yang cukup lebar, agar rakyatnya bisa masuk seluruhnya ke dalam ruang tersebut


Tak lama sesudah ruang itu terbuka, jutaan orang tiba tiba tersedot masuk ke dalam ruang tersebut, dan keadaan mereka seperti sedang tertidur


Bukan hanya itu saja, hewan peliharaan suci mereka juga ikut masuk ke dalam ruang itu, dan kondisi mereka juga sama, tertidur


Mereka adalah hewan hewan langit, seperti cendrawasih, seluruh spesies kirin api, singa api, naga langit dan masih banyak lagi jenis jenis hewan suci lainnya


Sadewa sengaja menyelamatkan mereka, karena dia tidak mau dampak dari pertarungan yang akan terjadi, menyebabkan mereka mati atau terbunuh


Oleh karena itu, bergegas ia menyelamatkan seluruh penghuni alam langit, yang selama ini tinggal di dunianya. dengan harapan agar mereka tidak terkena dampak dari pertempuran itu, dan bisa melanjutkan kehidupannya di masa yang akan datang


Bukan hanya itu saja, Sadewa juga memerintahkan kepada 150 ribu tentaranya, agar ikut masuk ke dalam ruang dimensi miliknya


Walaupun mereka protes dan tidak mengerti dengan perintah itu. Mau tidak mau mereka harus mengikuti perintah dari kaisar nya tersebut


Maka berbondong-bondong lah orang-orang datang, lalu tersedot ke pintu masuk ruang dimensi itu, dan setelah berlangsung selama dua jam, seluruh orang dan hewan yang ingin dia selamatkan, telah masuk semuanya ke ruang dimensi buatan Sadewa


Setelah apa yang direncanakannya terlaksana, Sadewa mengalihkan perhatiannya pada seluruh petinggi istana tersebut dengan berkata. "Katakan!. Apa kejadian lain yang terjadi selama aku pergi!" Ujarnya


"Salam hormat yang mulia!. Izin untuk menjawab!" Ucap salah seorang menteri, yang bertugas mengurusi urusan dalam alam tersebut penuh hormat


"Salam mu kuterima!. Silakan katakan apa yang kau tahu!" Respon Sadewa sangat berwibawa sekali


"Ruang pusaka berupa prasasti, yang selalu dijaga ketat oleh ribuan penjaga, telah dihancurkan oleh seseorang, dan prasastinya dicuri oleh orang tersebut."


"Kapan itu terjadi?" Tanya Sadewa penasaran


"Beberapa saat sebelum yang mulia datang kemari." Jawab menteri tersebut apa adanya


"Mungkinkan prasasti yang dia maksudkan itu, adalah prasasti yang telah masuk ke tubuh ku ini?"


"Atau ada prasasti lain selain prasasti yang telah masuk ke tubuhku itu?" Batin Sadewa dalam hati


"Menteri Durana!. Apakah prasasti yang kau maksudkan itu adalah prasasti emas yang ada di dekat kolam kehidupan?" Tanya Sadewa ingin tahu


"Benar sekali yang mulia!. Prasasti itu adalah benda yang selalu menjaga keseimbangan alam ini."


"Tanpa prasasti itu, energi jahat dari seluruh alam, akan dengan mudah memasuki alam kita ini yang mulia!"


"Selain itu, pihak musuh akan dengan mudah menghancurkan istana juga alam ini!"

__ADS_1


"Bukan hanya itu saja yang mulia. Formasi atau segel pelindung semesta yang ada di atas istana ini, juga akan mudah dihancurkan boleh pihak musuh!"


"Oleh karena itu, kami merasa sangat khawatir sekali yang mulia!" Jawab Durana dengan ekspresi cemas


__ADS_2