
[ Tuan lihatlah!. Bukankah di depan tuan ada kolam kehidupan?. Satu tetes airnya saja bisa menghidupkan seseorang yang hampir mati ]
[Jika tuan berendam di kolam itu, otomatis tubuh istimewa tuan akan menjadi kuat, dan tidak mempan senjata apapun ]
[ Tuan seperti mempunyai jutaan nyawa cadangan, dan tidak bisa mati kecuali tuan sendiri yang menghendakinya]
"Sehebat itukah Lian?" Tanya Sadewa penasaran
[ Benar tuan!. Untuk apa Lian berbohong ] Jawab sistemnya berterus terang
"Baiklah!. Kalau begitu aku akan memasuki!" Jawab Sadewa tegas
Tak lama kemudian. Sadewa sudah berada dalam kolam kehidupan tersebut, dan sedang bersiap siap untuk menenggelamkan seluruh tubuhnya di sana
Tapi tidak di sangka, baru saja tubuhnya tenggelam sepenuhnya, ada satu kekuatan yang tidak terlihat, sedang berusaha menarik tubuhnya ke tengah kolam
Kejadian itu, tentu saja sangat mengejutkan Sadewa. Buru buru dia ingin naik ke permukaan. Tapi tetap tidak. bisa juga
"Apa yang terjadi?. Kenapa tubuh ku mendadak berat dan tidak bisa bergerak?" Ucap Sadewa keheranan
[ Lian mohon tuan jangan melawan. Ikuti saja apa mau air kolam itu ]
[ Semakin tuan melawan, maka tubuh tuan akan semakin sakit dan berat ]
"Jadi aka yang harus aku lakukan Lian?"
"Apakah aku harus membiarkan pusaran air itu menyedot ku hingga masuk?" Tanya Sadewa kebingungan
[ Ikuti saja apa mau kolam itu, jangan melawan ] Jawab Lian cepat
"Baik!. Aku akan ikut saran mu." Respon Sadewa mulai bersikap lunak
Setelah berkata seperti itu. Sadewa kembali menenggelamkan tubuhnya ke dalam air, dan membiarkan pusaran air di tengah-tengah kolam untuk menyedotnya
Sekejap saja, tubuh Sadewa tersedot seluruhnya ke dalam pusaran air itu, dan hilang dari pandangan
[ Semoga tuan baik baik saja di dalam sana ] Ucap Lian sangat berharap
Sementara itu, tubuh Sadewa yang telah tersedot ke dalam pusaran air kolam itu, sekarang telah berada di permukaan tanah seperti berada di dalam gua
Melihat itu tentu saja keheranan. Kemudian dia berkata." Tempat apa ini. Kenapa ada dataran di sini?"
"Padahal jelas jelas tubuhku di sedot masuk ke dalam pusaran kolam itu."
"Tapi kenapa sekarang telah berada di permukaan?" Batinnya dalam hati, sambil melihat sekeliling tempat itu
Di depannya tak jauh dari dia duduk tersebut, ada puluhan bahkan mungkin ratusan benda berbagai warna, dan memancarkan cahaya yang sangat terang sekali
Susana redup dalam gua bawah tanah tersebut, dibuat terang karenanya. Tapi cuma benda benda itu saja yang bersinar
Sementara di dinding dinding gua dan di tempat lain, keadaan masih gelap, hitam dan tidak jelas terlihat
Dalam rasa takjub, bingung dan tidak mengerti apa apa tentang tempat tersebut. Tiba tiba terdengar sebuah suara mengejutkan Sadewa kembali dengan berkata.
"Selamat datang anak muda, calon penguasa dunia!" Ucap suara tersebut mengagetkan Sadewa
"Siapa kau?. Tunjukkan diri mu!" Respon sadewa sedikit panik
__ADS_1
"Kau tidak akan bisa melihat ku anak muda, sebelum menyempurnakan tubuh istimewa mu itu, juga membuatnya menjadi bersih." Jawab suara tersebut tegas
"Bagaimana caranya agar aku bisa menyempurnakan tubuh ini, dan menjadikannya bersih?" Tanya Sadewa ingin tahu
"Duduklah di formasi yang ada di depan mu. dan serap lah kekuatan dari dalam nya."
"Biarkan kekuatan itu masuk kedalam tubuh mu, dan membakar isi dalamnya, serta menukarnya dengan yang baru serta kuat. Dan itu tidak akan sulit tapi sedikit sakit." Ujarnya
"Karena kau telah berendam di air kolam kehidupan. Maka tubuhnya mu telah menjadi kuat. dan bisa menahan siksaan dari formasi itu"
"Tinggal selangkah lagi, tubuh mu akan menjadi tubuh sempurna, bersih dan kuat, yang tidak akan merasakan sakit dan penderitaan, walau menurut orang lain itu sakit"
"Tapi di sini kau harus di gembleng dan siksa dulu, agar semua kesakitan jasmani yang akan datang, tidak bisa kau rasakan lagi kecuali hati mu."
"Sekarang masuklah ke dalam formasi itu, dan tetap bertahan walau sesakit apapun!" Ucap suara tersebut mengingatkan Sadewa agar tidak takut
"Baik!. Aku akan mencobanya!" Jawab Sadewa mantap dan tidak ragu ragu lagi
Sesaat kemudian, Sadewa sudah berada dalam formasi unik tersebut, dan duduk dengan sikap Lotus, serta menantikan apa yang akan terjadi padanya
Satu menit kemudian, Sadewa mulai merasakan keanehan. Gravitasi di dalam formasi itu semakin lama semakin kuat, dan terus menekan tubuh Sadewa secara perlahan lahan
Lima menit pertama Sadewa masih bisa bertahan, disambung dengan lima menit berikutnya, dia masih belum bergeming juga
Tapi di menit ke lima belas, Sadewa sudah mulai tidak mampu lagi untuk menahan siksaan tekanan itu, ditambah dengan udara yang tiba tiba panas dan sejuk bersamaan
Walau didalam tubuh Sadewa sudah ada elemen air dan api, ditambah dengan elemen es dan elemen elemen lainnya, tapi tetap saja dia merasa kepanasan serta kedinginan
"Rasa panas dan dingin ini, sepertinya tidak mampu aku tahan lagi!"
"Apa sebaiknya aku menyerah saja?" Batinnya dalam hati
Wus! Blup!
"Arg!" Teriak Sadewa kesakitan
Tiba tiba saja, seberkas cahaya terang yang berbunyi seperti bunyi petir, yang entah datang dari mana, menyambar tubuh Sadewa yang sedang kepanasan itu
Disusul oleh terpaan angin sangat dingin menghantam tubuh bagian kirinya, dan bersatu dengan aura dingin ying yang ada sebelumnya
Kejadian langka dan sangat luar biasa tersebut, sontak saja membuat tubuh Sadewa bergetar sangat kencang. Tapi sedaya upaya tetap ditahannya, karena dia tadi sudah diingatkan oleh sebuah suara misterius yang pemiliknya tidak bisa dilihat oleh Sadewa
"Aaaarrrrgggh!" Teriak Sadewa kuat kuat sekali lagi, melampiaskan rasa sakitnya melalui suara
Dari dalam tubuh Sadewa terpancar cahaya yang sangat terang sekali. Berwarna merah jingga, putih, biru dan kuning
Sesekali berubah menjadi hitam, sedetik kemudian berubah lagi ke warna biru dan akhirnya menjadi berwarna warni
Bendar cahaya yang keluar dari tubuh sadewa, mampu membuat ruang gua bawah tanah itu menjadi terang benderang, dan memicu bebatuan di dalamnya, termasuk yang ada di dinding gua dan sekitarnya menjadi bercahaya
"Arg!" Teriak Sadewa lagi kuat kuat, ketika mendapatkan siksaan yang maha dahsyat itu
"Aku tidak boleh menyerah!. Sudah terlanjur masuk dan sudah sejauh ini!"
"Walau sesakit apapun, aku tetap akan bertahan!" Ucap Sadewa tegas, sambil menahan rasa, yang teramat sakit itu
***
__ADS_1
Waktu pun terus berlalu, mengiringi teriakan teriakan sadewa yang kuat, akibat dari rasa sakit dari gemblengan, serta ujian yang harus dilaluinya
Tujuh bekas jam sudah Sadewa duduk di formasi aneh tersebut, tapi belum ada tanda tanda akan berhenti siksaannya
"Mau sampai kapan tempat gila ini menyiksaku?" Teriak Sadewa kuat kuat
Blar!
"Arg!" Teriak Sadewa kesakitan lagi
Berapa kali dia mengeluh atau mengumpat tempat itu, maka detik itu juga sambaran seperti petir, menerpa tubuhnya tersebut
Jangan dibilang lagi, bagaimana sakitnya sambaran itu, ditambah lagi dengan terpaan angin dingin, yang menyertai sambaran cahaya misterius itu
Di menit ke enam puluh, 24 jam setelah Sadewa duduk dalam formasi tersebut, 12 macam api abadi, ditambah dengan 12 macam api penyertanya atau api petir, api magma dan api dunia, masuk ke tubuh Sadewa melalui kepala serta mulutnya, dan menyebar ke seluruh tubuh sadewa
Rasa sakit ketika ke 24 macam api itu masuk ke dalam tubuh, sangat luar biasa sakit dan panasnya.Tapi Sadewa tetap berusaha bertahan, untuk mengalahkan rasa sakit tersebut
Belum juga hilang rasa sakit karena panas api itu, datang lagi 12 macam inti es abadi dari belahan semesta, dan masuk ke dalam tubuh sadewa
Bukan hanya itu saja, 12 macam cahaya putih berbentuk gumpalan awan tapi sangat dingin, juga memasuki tubuh Sadewa, dan menyatu dengan elemen ying yang sudah ada sebelumnya, serta berubah menjadi sebuah kekuatan maha dahsyat jika digunakan
Dan tiba tiba saja, satu kekuatan maha dahsyat, seperti bergejolak dalam tubuh Sadewa. Serta merta Sadewa berteriak kencang, untuk melepaskan kekuatan tersebut. dan "Hiaaa!" Teriak Sadewa sekuat tenaga, lalu..
Bum!
Duar!
Dari tubuh Sadewa, meledak dua macam kekuatan. Satu kekuatan api, satu lagi kekuatan es. Ditambah lagi dengan kekuatan puluhan elemen yang sudah dua kuasai sebelumnya
Formasi yang seharian ini mengurungnya, buyar dan hancur, akibat hantaman kekuatan itu
Seluruh elemen apa saja, yang sudah ada di tubuh Sadewa sebelumnya, atau baru terbentuk di tempat itu. Menyatu dengan tubuh Sadewa secara sempurna, dan menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa kuatnya
Elemen-elemen tersebut, termasuk elemen es dan api, yang ada di tubuh Sadewa, bertambah menjadi kuat bahkan sangat kuat sekali
Hanya dengan memandangnya saja, mungkin bukit batu sekeras apapun, bisa hancur karenanya, jika diniatkan untuk menghancurkannya
Dan bila disentuhkan ke air, maka air tersebut akan berubah menjadi gumpalan gumpalan es yang sangat dingin dan tebal, serta bisa menjadi senjata yang sangat mematikan
Tapi bila digunakan untuk menyerang seseorang, atau kelompok sekuat dan sebanyak apapun, maka puluhan kekuatan itu, akan mampu menghancurkan jutaan orang hanya dalam sekali serang
Sekarang yang terlihat dari tubuh Sadewa, terpancarkan aura penguasa yang sangat kuat sekali serta sempurna
Jika di tempat itu ada orang atau binatang sebuas apapun, maka mereka akan tunduk dan takut karenanya
Pandangan matanya menyorot tajam. Tubuhnya berubah menjadi semakin besar dan kuat. Aura yang dipancarkan dari tubuhnya, sudah tidak bisa diukur atau ditahan lagi, jika berhadapan dengan musuh sekuat apapun
Benar-benar tubuh istimewa, calon penguasa alam semesta
"Selamat!. Kau telah berhasil menyempurnakan tubuh istimewa, menjadi tubuh kaisar penguasa."
"Sekarang kau bukanlah Sadewa yang dulu. Sekarang tubuh mu sudah semakin kuat."
"Tidak ada musuh yang tidak akan takut, jika berhadapan dengan mu, walau hanya dengan memandangnya saja."
"Tidak sia sia aku menunggu mu di sini!" Ucap suara tersebut bernada senang dan muncul kembali
__ADS_1
"Sekarang kau sudah bisa melihat ku. Karena aku adalah kau, dan kau adalah aku."
"Lihatlah wujud ku atau wujud kita!" Ujarnya