Legend Of System

Legend Of System
28. Menuju Kota Impian


__ADS_3

"Ayo semuanya bergerak,tapi ingat, jangan ada yang salah bicara di sana." Kata Tarno mengingatkan warganya


Serentak semuanya bergerak menuju ketempat Sadewa, dengan perasaan yang tak menentu, takut salah ucap, akibat rasa kekaguman mereka yang berlebihan terhadap pemimpin mereka,Sadewa


"Besar sekali pelabuhan ini."


"Luar biasa."


"Seperti dalam mimpi."


"Seperti ingin hidup seribu tahun lagi."


"Ratusan bangunan di depan itu, juga tak kalah hebat dari pelabuhan ini."


"Jalan jalannya bersih juga lebar."


"Bunga bunga di kanan kiri jalan ini, sungguh indah juga Harum."


"Tempat apakah itu ?"


Bermacam komentar keluar dari mulut mereka. Semuanya menunjukkan kekaguman yang luar biasa,termasuk juga Tarno ayah Sadewa


"Ayah.Kenapa repot repot datang kesini. Biar Dewa Saja yang akan menjemput ayah." Kata Sadewa terkejut atas kedatangan ayahnya


"Tidak apa apa Dewa. Ayah masih kuat untuk berjalan, jadi tenang saja."Jawab Tarno menenangkan anaknya


"Ayah,bangunan di depan ini adalah pelabuhan khusus penumpang.yang akan datang dengan kapal atau perahu."


"Dari sinilah nanti, tempat masuk dan keluarnya pendatang yang akan berkunjung ke kota kita."


"Sedangkan bangunan yang di depan ini, adalah terminal untuk tamu khusus, yang akan masuk dan keluar dengan mesin dimensi mereka."


"Dengan adanya kedua tempat itu, akan lebih banyak tenaga kerja yang bisa diserap dan diberdayakan sesuai dengan kemampuan mereka"


"Setelah ini,akan lebih banyak yang akan Dewa buat,untuk mengisi semua ruang kosong, dengan bangunan yang besar juga megah."


"Dewa juga berencana akan membuat bandara super besar dan modern di lahan yang masih kosong, di sebelah barat pantai Utara ini."


"Mohon dukungan dari ayah juga ibu,serta seluruh warga kota ini, atas semua rencana Dewa." Kata Dewa penuh semangat, ditujukan khusus untuk ayahnya


Kemudian sadewa mengalihkan pandangannya, ke arah warga kota dan berkata


"Saudara sekalian, sekali lagi, ini adalah hasil dari kemajuan teknologi."


"Untuk yang kedua kalinya, aku persembahkan buat kemajuan kota tercinta kita ini."


"Aku ingin berbuat lebih banyak lagi.Jadi mohon kepada seluruh warga kota, baik yang ada di sini, maupun yang sedang menjalankan tugasnya, agar mendukung semua yang aku buat, untuk menjadikan kota tercinta kita ini, menjadi kota impian, bagi seluruh makhluk dialami ini."

__ADS_1


"Kota ini, akan menjadi kota tujuan wisata, dan pusat peradaban dunia yang lebih maju lagi."


"Untuk itu, kepada seluruh warga pantai utara ini, untuk bersiap siap, menuju ke peradapan yang lebih maju, berapa hari ke depan." Kata sadewa memberi pengarahan kepada warganya dengan penuh semangat


Setelah sadewa selesai berkata demikian, dari kejauhan terlihat ratusan orang yang datang, menggunakan berbagai macam kendaraan darat, yang ada di pantai utara itu


Ternyata yang datang itu, adalah para petinggi, atau orang-orang penting di Kota Sembilan Naga


Sama seperti warga yang lain. Mereka datang karena penasaran dengan bunyi gemuruh, juga guncangan kecil, yang bisa dirasakan di seluruh wilayah pantai utara itu


Jadi kedatangan mereka ke sana, adalah untuk melihat atau memastikan, apa yang sebenarnya terjadi


Setelah mendapatkan informasi dan kebenaran, bahwa gemuruh dan guncangan yang terjadi, bukanlah akibat dari serangan pihak musuh


Mereka beramai-ramai memutuskan, untuk pergi ke pusat guncangan itu, kecuali Bima.


Tapi alangkah terkejutnya mereka, begitu mereka sampai, mereka melihat tuan mereka juga ada di sana


Serentak mereka berlari dan menghadap sadewa, sambil membungkuk kan badan mereka ke arah Sadewa


"Mohon ampuni kami tuan, karena kami telah berani meninggalkan tugas kami, tampak izin dari tuan, sekali lagi mohon ampuni kami." Kata salah seorang yang baru datang itu dengan gugup


"Bangunlah."Kata sadewa kepada mereka dan melanjutkan berkata


"Ini peristiwa yang sudah biasa terjadi di wilayah ku. Kedepannya, kalian tidak perlu khawatir lagi, terhadap apa yang akan ku buat di wilayah ku ini."Kata sadewa mengakhiri penjelasannya


"Sekarang semuanya bubar, dan bagi para petinggi kota ini, dua jam lagi,pergi ke istana ku, karena ada beberapa hal yang akan ku bicarakan dengan kalian." Perintah tegas Sadewa kepada mereka semua


"Sistem.! Berapa banyak tenaga kerja, yang diperlukan dan diberdayakan di Dua tempat yang baru ini."Tanya sadewa kepada sistem


{ Kedua tempat ini, telah dilengkapi dengan fasilitas dan sistem yang sangat canggih }


{ Untuk mengoperasikan nya, semua akan dikerjakan oleh sistem, yang sudah ku pasang di kedua tempat itu }


{ Tapi kehadiran manusia tetap diperlukan di kedua tempat ini, untuk memastikan kelancaran operasi dari sistem yang sudah terpasang }


{ Jadi sistem mengkalkulasi kan, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di kedua tempat ini, sebanyak 1000 orang, untuk masing-masing bidang keahliannya }


"Kalau begitu datangkan 850 orang, yang mempunyai kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, untuk mengoperasikan sistem di pelabuhan juga portal dimensi."Kata sadewa kegirangan


"Yang 150 orang lagi, akan dipenuhi dari tenaga kerja yang ada di kota Sembilan Naga ini."


{ Perintah dilaksanakan }


*****


Istana Sembilan Naga, setelah 2 jam berlalu

__ADS_1


"Tujuanku mengumpulkan kalian semuanya di sini adalah, untuk membicarakan dan merealisasikan 100 rencana yang sudah dicanangkan beberapa hari yang lalu."


"Dari 100 rencana itu, baru dua yang sudah dilaksanakan, jadi masih ada 98 lagi yang harus kita kerjakan secepatnya."


"Hari ini, di hadapan kalian semua, akan ku tegaskan dan ku realisasikan, 5 rencana yang akan dilaksanakan dua hari ke depan."


"Rencana yang pertama adalah, memperluas wilayah pantai utara kita ini, dengan membeli 10 buah pulau kosong atau lebih, serta perairan nya, yang ada di sekitar pantai utara ini, hingga menjadi jutaan hektar luasnya."


"Rencana yang kedua adalah, memperluas kota Sembilan Naga, hingga menempati sepertiga areal pantai utara ini."


"Rencana yang ketiga adalah, membuat sebuah bandara internasional modern, yang dilengkapi dengan sistem, yang belum pernah ada di bandara mana pun,dan mampu menampung ribuan pesawat jenis apapun


"Rencana yang keempat adalah, mendatangkan 850 orang, yang mempunyai kemampuan, mengoperasikan sistem pelayanan di pelabuhan, juga di terminal portal dimensi."


"Rencana yang kelima adalah, menjadikan kota Sembilan Naga seluruhnya, menjadi sebuah kota atau wilayah, tujuan wisata, dengan melengkapi semua fasilitas dan mempercantik semua bagian-bagian yang ada di dalamnya."


"Untuk menjalankan semua itu, aku akan membentuk dan menambah beberapa divisi dan dewan, dan asosiasi, yang tidak kalah penting dengan divisi divisi sebelumnya."


"Di sini aku akan menjabarkan beberapa divisi yang telah ku rombak, dan menambah divisi lainnya yang diperlukan"


"Dari urutan pertama,Dewan penasehat kota,dipimpin oleh pak Tarno,ayahku."


"Urutan kedua dan seterusnya adalah divisi pertahanan dan tempur, dipimpin oleh Bima"


"Divisi pengawasan dan pengawalan kota, dipimpin oleh Rexa."


"Divisi Intel dalam dan luar negeri,dipimpin oleh Morgan."


"Divisi riset dan pengembangan teknologi, dipimpin oleh Hanson."


"Divisi perdagangan internasional, dipimpin oleh Darma."


"Devisi perdagangan dalam negeri, dipimpin oleh Bramanta."


"Divisi pemasaran properti dipimpin oleh Alecia."


"Divisi pengadaan dan pemasaran komoditas bahan pokok, dipimpin oleh Rheina."


"Divisi tenaga kerja dipimpin oleh Ronald."


"Divisi pekerjaan umum, dipimpin oleh Sutedja."


"Asosiasi penampungan dan penyimpanan hasil laut, dipimpin oleh Atmaja."


"Asosiasi pengadaan dan pengembangan bibit tanaman dipimpin oleh Melia."


"Divisi transportasi laut, darat dan udara dipimpin oleh Donald."

__ADS_1


"Divisi transportasi khusus, dipimpin oleh Brady."


"Sekarang aku akan mentransfer semua pengetahuan, serta tugas- tugas yang harus kalian lakukan di tempat yang akan kalian pimpin." Kata Sadewa mengakhiri penjelasannya


__ADS_2