
"Huhh..Sebelum menghancurkan juga membunuh raja yang lalim itu. Aku akan membuktikan sendiri tentang kebiadaban raja kepada rakyatnya di desa Bukit Bambu itu." Ujar Thio Sam Hong lirih
Setelah mengucapkan kata kata itu. Thio Sam Hong segera pergi meninggalkan rumah makan tersebut, dan kembali ke Kediaman orang tua dari tunangannya
Dia ingin memastikan sendiri, apakah benar, kedua orang tua dari tunangannya itu, telah dibunuh oleh raja yang zalim tersebut
Selain itu dia juga ingin memastikan, apakah ada jejak yang tertinggal, sebagai bukti yang kuat dari perbuatan zalim seorang raja di kerajaan itu
Dan tahukah apa yang terjadi disana?
Begitu Thio Sam Hong sampai di desa dan kediaman kedua orangtua dari tunangannya itu. Alangkah terkejutnya dia, melihat apa yang telah terjadi di sana
Terlihat puluhan rumah telah berubah menjadi abu, Begitu juga dengan rumah kepala desanya. Hanya menyisakan puing puing yang berserakan dimana mana
Di sebuah tanah lapang. Terlihat ratusan tubuh yang sudah menjadi mayat, bergelimpangan di mana mana
Ada yang mati dengan kepala terputus, badan yang terpotong, dan perut yang terkoyak lebar, terkena sayatan atau tusukan Pedang juga tombak
Rata rata yang mati itu, adalah penduduk yang tinggal di desa dimana Wei Lian juga tinggal disana
Ada juga terlihat, belasan mayat pendekar diantara mayat mayat itu. Mungkin mereka adalah pendekar sewaan atau Jagabaya desa, yang sengaja di sewa atau dipekerjakan untuk menjaga desa tersebut
Sedangkan mayat kedua orang tua Wei Lian tidak ditemukan disana
Di mana sebenarnya keberadaan kedua orang tua dari Wei Lian itu?. Sejauh mata memandang, hanya terlihat mayat mayat juga rumah rumah penduduk yang sudah hangus terbakar
Melihat kejadian itu, dendam Thio Sam Hong semakin membara, dan dia ingin selepasnya membalaskan dendam penduduk desa itu
Tapi untuk lebih membuktikan dugaannya. Thio Sam Hong memutuskan, untuk menemukan dulu kedua orang tua dari tunangannya itu
Dia berlarian kemana mana, tapi tetap tidak bisa menemukan jasad kedua orang tua dari Wei Lian yang dikabarkan sudah dibunuh atas perintah raja
"Ini aneh!. Terdapat ratusan mayat penduduk desa, tapi tidak bisa ku temukan mayat kedua orang tua Wei Lian."
"Apakah mereka benar-benar sudah mati, atau masih hidup, dan dibawa ke kota oleh prajurit di kerajaan ini?" Guman thio Sam Hong semakin tidak mengerti
__ADS_1
Tidak mau berlama lama, dan menghabiskan waktu di tempat itu.Thio Sam Hong kembali menyisir dan mencari keberadaan mayat kedua orang tua Wei Lian. Tapi sudah sekian lama, mayat keduanya tetap tidak bisa ditemukan
Untuk memudahkan pencarian nya. Thio Sam Hong memutuskan untuk terbang ke angkasa
Di angkasa dia, dia merilis mata dewanya, kemudian mengedarkan pandangannya ke seluruh areal terbuka, yang ada di kampung itu
Dari hasil pencarian,Thio Sam Hong menemukan sebuah rumah yang masih utuh, berada jauh di ujung desa dan agak terpencil
"Itu dia!. Mungkin di sana kedua orangtua Wei Lian berada. Aku harus segera menemukan mereka. Mudah mudahan mereka masih hidup."
Tidak mau membuang waktu. Dia terbang menuju rumah yang dilihatnya tadi, dengan kecepatan tinggi
Begitu Thio Sam Hong sampai di sana. Dia melihat pintu gerbang, juga pintu rumah tersebut terbuka lebar. Lalu dia memasuki rumah tersebut
Dan apa yang dilihatnya di dalam rumah itu?
Di ruang depan, tubuh kepala desa tersandar di sebuah tiang, dengan sebuah tombak pendek menancap di mulutnya, tembus hingga ke belakang tengkorak kepalanya dan mengenai sesuatu
Sedangkan di dada bagian kirinya, terdapat juga sebuah tombak panjang menembus dada hingga ke belakang, dan juga seperti mengenai sesuatu
Sekilas wajah dan tubuhnya, sudah tidak bisa dikenali lagi tapi bagi thio Sam Hong, dia masih bisa mengenali pemilik tubuh yang mati mengenaskan itu
Kemudia Thio Sam Hong berjalan perlahan, mendekati tubuh kepala desa itu. Dan betapa terkejutnya dia, begitu melihat dengan saksama, bahwa di belakang tubuh kepala desa itu, terdapat satu tubuh lagi yang benar benar terikat di tiang
Kondisi tubuh di belakang kepala desa itu, sangat mengenaskan. Sebagian pakaiannya robek di sana sini.Ternyata tubuh yang berada di belakang kepala desa itu, adalah tubuh istrinya
Apa yang sebenarnya terjadi padanya?
Analisa sementara dari Thio Sam Hong adalah. Kematian kepala desa itu, karena dia ingin melindungi istrinya dari perbuatan jahat, orang-orang yang ingin mencelakai nya
Analisa itu bisa dibuktikan, dengan keadaan dari kepala desa itu, yang siap menerima siksaan yang ditujukan kepada istrinya
"Biadab!. Sungguh biadab!."
"Jika ini benar perbuatan Ming Fei, Maka aku akan menghancurkan kerajaanmu juga keluargamu, serta kalian yang terlibat, sampai tidak tersisa." Teriak Thio Sam Hong sambil mengepalkan telapak tangannya
__ADS_1
Setelah mengucapkan kata kata tersebut, Thio Sam Hong bergegas melepaskan ikatan tali, yang melilit Tubuh istri kepala desa, kemudian mencabut tombak yang menancap di dada juga di mulut kepala desa itu
"Beristirahatlah dengan tenang. Akan ku balaskan dendam kalian kepada raja biadab itu." Ujar Thio Sam Hong dengan tubuh yang gemetar karena menahan marah
Kemudian dia mengangkat kedua tubuh yang sudah menjadi mayat tersebut, dan membawanya, untuk dikumpulkan di lapangan luas yang ada di desa itu
Sesampainya di sana, tubuh kepala desa juga istrinya ditumpuk bersama dengan mayat mayat penduduk desa lainnya
Dengan kesaktiannya, Thio sam Hong membakar mayat mayat tersebut, menggunakan api abadi berwarna hitam, hingga seluruhnya menjadi abu
Setelah mengkremasi mayat mayat tersebut. Thio Sam Hong membulatkan tekadnya, untuk membalaskan dendam mereka kepada raja Ming Fei
Kematian Wei Lian dan kedua orang tuanya, juga seluruh penduduk desa, menjadi alasan yang kuat baginya, untuk menghancurkan raja yang lalim itu
"Inilah saatnya menghancurkan kelaliman mu Mung Fei. Selama ini tidak ada yang berani mengganggumu, karena orang-orang yang mengelilingi mu terkenal dengan kesaktiannya."
Tapi bagiku, kalian hanya semut belaka." Ujar Thio Sam Hong penuh percaya diri. Kemudian Terbang menuju kota kerajaan
Penduduk desa lain, juga pendekar pendekar yang melihat, ada orang yang bisa terbang, semuanya menunjuk kan jarinya ke angkasa
Selama ini, di kerajaan tersebut, belum ada seorang pun pendekar yang dijumpai bisa terbang. Jadi ketika mereka melihat ada seseorang bisa terbang, jelas mereka menjadi takjub dan tidak percaya
Tidak membutuhkan waktu lama. Thio Sam Hong sampai di ibukota kerajaan tersebut, dan langsung saja menuju ke istana Giok Biru
Kedatangan Thio Sam Hong dengan cara terbang melintasi kota, dan akhirnya sampai di istana giok biru, tentu saja menimbulkan kehebohan bagi penduduk kota, dan prajurit prajurit yang melihatnya
Begitu Thio Sam Hong menjejakkan kakinya ke tanah. Serombongan prajurit bersenjata lengkap, bergegas mengepungnya dari segala arah, dengan senjata terhunus mengarah ke padanya
"Berhenti!. Siapa kau?. Berani beraninya datang ke istana ini, dan ingin membuat onar." Teriak salah seorang prajurit, yang tidak menghunuskan senjata, yang ternyata adalah komandan dari prajurit tersebut
"Kau tidak perlu tahu siapa aku. yang perlu kau tahu adalah, hari ini raja mu, juga kalian akan mati di tanganku." Jawab Thio Sam Hong Santai
"Bhangsaat!. Dasar Badjingan tengik. Berani cari mati didepan ku." Teriak komandan prajurit, dan langsung melancarkan serangan nya ke arah Thio Sam Hong
Melihat serangan yang datang ke arahnya. Thio Som Hong hanya tersenyum. Kemudian dia melambaikan tangannya, kearah komandan itu, dan seberkas sinar biru meluncur dari tangannya, menuju tubuh komandan yang pertahanannya terbuka. Dan...
__ADS_1