Legend Of System

Legend Of System
Di dunia lain


__ADS_3

"Kemana kau bawa aku Lian?.Ini bukan dunia dimensi milikku!" Tanya Sadewa penasaran


[ Tuan benar!. Ini adalah dunia yang jauh lebih tinggi dan luas daripada dunia dimensi milik tuan ]


[ Di dalamnya banyak terdapat benda benda yang berharga, yang juga jauh lebih banyak dari dunia dimensi milik tuan ] Jawab Lian cepat dan apa adanya


"Luar biasa!. Aku kira dunia dimensi ku adalah dunia yang paling hebat, tinggi dan tak ada duanya."


"Ternyata ada lagi dunia lain." Respon Sadewa takjub


[ Ini belum seberapa tuan!. Masih banyak lagi dunia dunia lain yang jauh lebih hebat dari pada ini ]


[ Bahkan dunia yang tuan miliki nanti, seribu kali lebih hebat, tinggi, luas dan luar biasa dari pada ini ]


[ Pokoknya tuan akan merasa sangat di hormati dan diagungkan ]


Jawab Lian lagi


"Dimana dunia itu Lian, apakah aku bakalan ke sana?" Tanya Sadewa ingin tahu


[ Benar tuan!. Itu adalah dunia sembilan surga, tempat dimana tuan yang menjadi penguasanya ]


"Hebat!. Aku jadi merasa tersanjung, dan sudah tidak sabar ingin pergi ke sana!" Ucap Sadewa senang


[ Belum waktunya tuan, karena masih banyak yang harus tuan kerjakan di dunia tuan itu ]


[Jika tuan pergi ke sana, Lian khawatir tuan tidak mau lagi kembali, dan memutuskan menetap di sana untuk selama lamanya ]


"Kenapa bisa begitu Lian?" Tanya Sadewa penasaran


[ Karena di dunia itu, ingatan tuan akan dihilangkan, dan tidak akan ingat lagi dengan dunia milik tuan yang sekarang ]


"Apakah ada hal yang seperti itu?"


[ Tentu ada tuan!. dan itu pasti terjadi ]


"Jika aku pergi ke sana, lalu bagaimana dengan harta harta itu?. Apakah akan aku bawa serta, dan apa gunanya bagiku?"


[ Jelas tidak tuan!. Karena semua harta harta itu, tidak lagi berguna di tempat tertinggi tersebut ]


[ Tapi kalau tuan mau, tuan boleh membawa semua milik tuan, karena tuan sendiri adalah sistem ]


"Maksudmu?"


"Apakah tuan lupa, beberapa tahun lagi, tuan genap berusia 20 tahun dan tuan harus sudah menikah ]

__ADS_1


"Sebentar!. Apa hubungannya antara menikah dengan sistem itu sendiri?"


[ Bukankah sudah Lian katakan!. Setelah tuan genap berusia 20 tahun, dan tuan menikah, maka tuan akan berubah menjadi sistem ]


"Apa!. Aku akan berubah menjadi sistem?. Berarti aku akan mati?" Tanya Sadewa terkejut bukan kepalang


[ Tenang tuan!. Walaupun tuan akan berubah menjadi sistem bukan berarti tuan bisa mati. Tapi tuan masih tetap akan hidup ]


"Coba jelaskan lagi!. Aku sudah tidak ingat tentang cerita itu!" Respon Sadewa tak sabaran


[ Saat tuan menikah, maka Lian dan kakak Thio, akan meninggalkan ruang dimensi, karena sudah terbebas dari kutukan ]


"Setelah kami pergi, maka tuan akan otomatis berubah menjadi sistem. Karena tuan adalah sistem dan sistem adalah tuan sendiri ]


"Berarti sejak saat itu, aku bisa mengontrol sistem itu sendiri sesuai dengan apa yang aku kehendaki?" Tanya Sadewa mulai paham


[ Benar tuan!. Apa saja yang tuan inginkan, bisa tuan keluarkan sendiri tanpa bantuan Lian lagi ]


"Mantap!. Benar benar diluar dugaan" Respon Sadewa kegirangan


"Lalu untuk apa kau membawaku kemari Lian?" Tanya Sadewa tiba tiba tersadar


[ Untuk melatih dan memantapkan jiwa, tubuh tulang dan Meridian tuan, dengan memasuki kolam air kehidupan di tempat ini ]


Jawab sistem atau Lian berterus terang


[ Sistem sudah mendeteksi sesuatu yang belum terlihat oleh teknologi secanggih apapun di dunia tuan, karena kedatangannya, satu tahun setelah Lian dan kak Thio pergi ]


"Apa yang sesuatu itu Lian?" Tanya Sadewa penasaran


[ Sebuah kekuatan yang datang bukan dari bumi ini, tapi dari dunia lain [


"Apakah itu sangat berbahaya Lian?" Tanya Sadewa dengan ekspresi khawatir


[ Ya tuan!. Satu tentara elit, kekuatannya sama dengan kekuatan sepuluh orang tentara biasa di dunia manusia ]


[ Sedangkan satu orang komandan, kekuatannya sama seperti kekuatan 100 orang kekuatan tentara biasa ]


"Lalu bagaimana dengan kekuatan anak buah ku, yang berasal dari dunia dimensi?"


[ Kekuatan.mereka seimbang, karena mereka juga datang bukan dari dunia manusia, tapi dari planet yang sama dengan anak buah tuan ]


[ Tapi untuk 100 komandan bawahan tuan, hanya mampu mengimbangi kekuatan puluhan komandan musuh ]


[ Namun pemimpin tertingginya, hanya bisa dilawan oleh tuan sendiri ]

__ADS_1


"Sebegitu kuat kah mereka itu Lian?"


"Begitu yang tertulis di catatan sistem tuan!"


[ Oleh karena itu, Lian bawa tuan ke sini, agar tuan bisa berlatih, guna memperkuat tubuh istimewa tuan, sekaligus menempa kekuatan jiwa tuan ]


"Ternyata begitu!. Aku kira kau sengaja menyuruh ku untuk menguasai tempat ini, berikut semua kekayaannya?" Ujar Sadewa bercanda


[ Tuan benar!. Selain berlatih Lian juga ingin agar tuan mengambil semua harta yang ada di sini, berikut dunianya ]


"Bagaimana mungkin Lian?. Bukankah dunia ini jauh lebih besar dari dunia dimensi milik ku itu?" Tanya Sadewa keheranan


"Itu masalah mudah tuan. Tuan tinggal pindahkan saja dunia itu, kedalam gugusan ruang yang ada di dimensi ini. Beres! ]


"Benarkah begitu Lian?" Respon sadewa senang


[ Benar tuan!. Hanya dengan memikirkannya saja, maka dunia kecil milik tuan itu akan berpindah ke tempat ini ]


"Wah luar biasa!. Kalau begitu aku akan memindahkannya hari ini juga!" Ucap Dion semangat


"Lian!. Kau bantu aku mengatur posisi dunia itu, agar tidak saling berbenturan!" Ucap Sadewa memberi perintah


[ Baik tuan ] Jawab Lian patuh


Beberapa saat kemudian, terdengar suara gemuruh dari atas kepala Sadewa, melintas bebas dengan pongahnya, tanpa bersuara yang melihatnya


Sadewa terperangah tidak percaya, bahwa dunia dimensi miliknya, bisa terlihat kecil bagi dunia lainnya


Setelah berlangsung satu hari, atau 12 detik dunia manusia, dunia yang dimiliki oleh Sadewa, berpindah ke dunia dimensi baru dan langsung menjadi miliknya


Sadewa senang bukan kepalang, Dengan bergabungnya dua dunia, otomatis harta kekayaannya semakin bertambah banyak, dan itu tidak bisa lagi dilawan oleh manusia manapun


Menyadari hal itu Sadewa membatin sendiri. "Andai ini ada di dunia manusia dan nyata, aku yakin, tidak orang yang tidak tertarik untuk memilikinya!" Batinnya kemudian berkata sendiri sedikit kuat


"Nanti setelah aku kembali ke dunia manusia, aku akan gunakan sedikit harta ini, untuk mensejahterakan manusia, tapi bagi yang pantas dibantu saja!" Ucapnya semangat


"Oh ya Lian!. Kapan kau akan membawa ku ke tempat latihan itu. Aku sudah tidak sabar melihatnya!" Ucap Sadewa semangat dan tiba tiba


[ Tergantung kesiapan tuan saja!, karena dari tadi tuan sibuk bertanya, maka Lian harus menjawabnya ]


"Baiklah! baiklah!. Tadi aku tidak sengaja!" Jawab Sadewa cuek


"Jadi tunggu apalagi. Ayo kita berangkat " Ucap Sadewa cepat


[ Mau berangkat kemana tuan?. Bukankah tempat itu ada di depan tuan? ]

__ADS_1


Jawab sistem atau Lian geli


"Apa?" Respon Sadewa terkejut


__ADS_2