
{ Selama ini, tuan yang terus memonopoli seluruh keputusan, pendapat, ide, rancangan dan lain sebagainya, tanpa meminta pendapat, ide dan gagasan mereka terlebih dahulu } Jawab Lian atau sistem itu tanpa ditutup tutupi sedikitpun
"Kau benar Lian!. Selama ini aku asyik dengan ide ide ku saja, tanpa memperdulikan yang lain, padahal mereka adalah orang orang terbaik dunia saat ini, kenapa aku bisa lupa ya?" Respon Sadewa menyesali diri sendiri
{ Sebaiknya tuan mulai hari ini, mempercayakan semua rancangan, ide dan sebagainya pada mereka, kecuali yang sangat spesifik sekali, dan mereka belum mampu membuatnya }
"Lalu bagaimana dengan sesuatu yang sampai saat ini tidak akan mungkin dilakukan oleh manusia di bumi ini, yaitu tentang cincin ruang?" Tanya Sadewa penasaran
{ Kalau masalah itu, tuan bisa menyerahkannya pada Lian, karena hanya Lian yang mampu membuatnya }
{ Tapi apakah tuan ingin mewujudkan impian tuan itu dalam masa dekat ini }
"Sebenarnya iya, tapi karena sudah terlalu banyak rancangan yang harus dibuat, dan diwujudkan, aku takut yang lain nanti akan terbengkalai." Jawab Sadewa jujur
"Mesin pencari data, startup, sistem komputer dan lain lain, itu butuh penanganan yang serius, dan tidak bisa main main dalam melakukannya." Sambung Sadewa lagi, seperti menyadari kesulitan yang akan dihadapinya nanti
"Atau mungkin sebaiknya aku mencari tenaga kerja baru, yang mempunyai talenta tinggi dalam bidang itu?" Ujar Sadewa pada diri sendiri
{ Menurut Lian, itu belum perlu tuan, karena orang orang tuan, masih mampu mengerjakannya }
{Jika tuan mendatangkan orang lain, takut nantinya, orang orang yang selama ini tuan percayakan untuk memegang dan mengelola teknologi itu, akan merasa tidak dipercaya lagi oleh tuan, kecuali jika memang kebutuhannya sudah sangat mendesak }
"Baiklah kalau begitu!. Aku terima saran mu Lian. Tapi tentang pembuatan cincin ruang itu, apakah mungkin bisa diwujudkan pada zaman modern seperti sekarang ini?"
{Tidak ada yang tidak mungkin tuan, apalagi bagi Lian, karena di dalam penyimpanan sistem, cincin seperti itu sangat banyak sekali, terdiri dari berbagai macam jenis dan kegunaan }
{ Cincin cincin tersebut berasal dari orang orang yang pernah memegang sistem ini sebelumnya }
{Setelah pemiliknya meninggal, maka cincin tersebut otomatis akan ditarik kembali ke dalam penyimpanan sistem }
"Apakah termasuk aku Lian?" Tanya Sadewa khawatir
{Untuk tuan satu pengecualian, karena setelah tuan menikah, dan Lian meninggalkan sistem, maka tuan lah sistem itu sendiri. Jadi apapun yang tuan punya, masih tetap bisa tuan pertahankan sampai kapanpun, dan akan bisa diwariskan kepada keturunan tuan }
"Ternyata begitu!" Guman Sadewa lirih
"Aku rasa tentang cincin ruang itu, untuk saat ini belum diperlukan, tapi satu bulan kemudian, setelah semua rancangan ku berjalan dengan baik, dan dunia sudah mengetahuinya, baru aku akan mengeluarkan ide itu pada dunia." Ucap Sadewa dengan tekad bulat, lalu pergi dari tempat itu dengan langkah terburu buru
***
Seminggu kemudian
"Seperti yang tuan inginkan, walaupun waktunya mundur satu dari yang ditentukan, tapi semua ide tuan sudah selesai 100%, dan siap untuk di jual ke pasaran." Lapor Hanson senang
"Aha, sangat bagus!. Aku senang mendengarnya." Respon Sadewa dengan suka cita
__ADS_1
Walaupun Sadewa sekarang sudah sangat kaya dan berkuasa, tapi dia merasa belum cukup untuk bisa menguasai pasar dunia
Itulah maksud dari ucapan sistem, bahwa Sadewa harus menguasai dunia ini dengan menguasai ekonominya
Benda benda yang dijual dipasaran, harus mampu membius orang lain, agar mau membelinya. Dengan demikian, sedikit demi sedikit dia mampu menancapkan kukunya di seluruh wilayah bumi ini, agar terus bergantung padanya
"Coba laporkan, apa saja produk yang bisa kita jual hari ini!" Ucap Sadewa pada Hanson anak buahnya itu
"Baik tuan!" Jawabannya singkat
"Yang pertama, aplikasi star up, sudah selesai seratus persen dan tidak ditemukan bug yang bisa membuat pemakainya kehilangan datanya." Ucapnya mencoba menjelaskan dengan sebaik mungkin
"Sampai saat ini, sudah ada 100 produk yang sama untuk diperkenalkan."
"Tapi startup khusus untuk kota naga, tidak sama seperti yang akan di tawarkan itu tuan."
"Yang kedua, komputer jenius, atau genius computer yang seratus persen komponennya buatan sendiri. sepuluh kali lebih canggih dari komputer yang sudah ada sebelumnya."
"Fitur fiturnya pun jauh lebih banyak dari komputer lain. penggunaannya juga sangat mudah, karena lebih banyak menggunakan sensor otomatis dari pada melakukan pengetikan manual." Ucapnya lancar
Sadewa sejenak terdiam, tidak menanggapi langsung penjelasan anak buahnya itu. Dia sedang membayangkan, strategi apa yang akan di terapkan dalam penjualan komputer super canggih tersebut nanti
Setelah sekian lama terdiam, Sadewa belum juga mendapat solusi atau strategi, dalam memasarkan produk kotanya itu, tak lama kemudian, dia membuka suara
"Apakah nama komputer yang akan kita kenalkan pada dunia itu sudah tepat, atau perlu dirubah lagi?" Tanya Sadewa melenceng dari akar masalahnya
"Setelah melalui perdebatan yang sengit, nama genius itu, akhirnya disematkan pada komputer tersebut."
"Tapi jika tuan merasa tidak puas dengan nama itu, tuan bisa merubahnya saat ini juga, sebelum diluncurkan." Jawab Hanson mencoba menyakinkan pada tuannya
"Aku rasa tidak perlu! nama itu sudah benar. Aku hanya sekedar mengujinya saja." Sanggah Sadewa tidak enak hati, kemudian dia berkata lagi
"Baiklah kalau begitu!. Hari ini kedua teknologi yang telah kalian buat itu, akan kita kenalkan kepada dunia!" Ucap Sadewa yakin
***
Satu jam kemudian
Satu aplikasi startup telah meluncur di dunia maya, menambah banyaknya aplikasi tersebut di dunia
Didalam aplikasi itu juga dipasarkan 100 aplikasi serupa, walau tidak sama kecanggihannya
Aplikasi yang digunakan oleh Kota Naga itu, menitik beratkan pada pengenalan produk andalan kota naga, juga memperkenalkan produk jasanya
Kalau biasanya, yang memasarkan produk produk di aplikasi semacam itu, adalah perusahaan yang baru merintis usahanya, tapi tidak bagi kota naga
__ADS_1
Aplikasi itu digunakan oleh Kota Naga, hanya sebagai kiat saja, untuk lebih memudahkan dunia luar mengenal produk produk yang dihasilkan oleh Kota Naga tersebut
Salah satu produk yang dimasukkan dalam aplikasi startup itu adalah, mesin ruang dan waktu, berikut harganya, dan bagaimana cara pembayarannya. Produk tersebut sudah lama ada
Produk kedua terbaru yang dipasarkan adalah, genius Computer, lengkap dengan segala keunggulannya
Sementara di bidang jasa adalah, seperti pengenalan kota naga dan wisata nya yang lebih spesifik, berikut kota kota lain di wilayah pantai utara ini
Didalam startup tersebut juga disebutkan bahwa kota naga menerima pembelian bangunan didalamnya untuk membuka usaha di berbagai bidang
***
Tiga hari setelah aplikasi startup tersebut diluncurkan, banyak sekali permintaan pemesanan berbagai macam produk yang ada didalam startup itu
Permintaan pemesanan yang terbanyak adalah, pembelian komputer canggih dari berbagai kalangan
Mereka sangat tertarik ketika membuka pertunjukan tentang kelebihan komputer yang baru saja dibuat itu. maka berbondong bondong lah orang memesannya, sampai pihak penyedia kewalahan untuk memenuhi permintaan tersebut
Karena peminat komputer itu sangat banyak, bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri, maka Sadewa memerintahkan kepada orang orang nya, untuk membuat komputer itu dalam jumlah banyak
Tidak cukup sampai disitu saja, Sadewa juga meminta bantuan kepada sistem untuk memenuhi permintaan tersebut
Kalau sampai tidak dipenuhi, maka Sadewa khawatir, calon pelanggan akan membatalkan pesanan nya
Karena sistem telah turun tangan, maka dalam satu minggu, komputer itu telah diproduksi dalam jumlah banyak, dan mampu memenuhi seluruh permintaan yang ada
"Berkat kerja keras kalian, semua pesanan bisa dikirim tepat waktu." Ucap sadewa ketika memberikan pengarahan pada anak buahnya, di pabrik pembuatan komputer itu
"Kalau bukan karena dedikasi kalian yang tinggi, tidak mungkin pencapaian yang luar biasa ini bisa kita dapatkan."
"Semua kesuksesan ini, tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara kalian. Jika semua nya diserahkan pada satu orang, aku yakin, tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal."
"Untuk itu, kedepannya aku ingin semua pihak, ikut terlibat dalam pembuatan dan pemasaran seluruh produk dari kota kita ini. Karena semua potensi yang kita punya, telah dimasukkan dalam aplikasi startup itu." Ucap Sadewa berapi api
Seluruh bawahannya yang ada di pabrik pembuatan komputer itu, menyetujui apa yang telah diucapkan oleh tuannya tersebut
Di dalam hati mereka masing masing, sangat berterima kasih, karena tuannya menghargai jerih payah mereka selama ini
Dalam keheningan itu, Sadewa berkata. "Apakah ada yang ingin disampaikan dalam kunjunganku kali ini?" Tanya Sadewa tiba tiba
"Mohon maaf tuan, menurut pendapatku, apa tidak sebaiknya tuan memasukkan semua potensi kota kita ini, seperti produk buah buahan, hasil laut dan peternakan?" Usul salah seorang petinggi startup itu dengan yakin
"Usul mu cukup bagus, dan bisa diterima. Hanson, apakah usul itu bisa kau masukkan kedalam startup itu sekarang?" Respon Sadewa cepat
"Bisa tuan dan sangat mudah sekali, tapi harus membuat vidio dan gambar nya dulu, baru bisa memasukkan produk produk itu kedalam aplikasi agar kebih menyakinkan ." Jawab Hanson cukup jelas
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu!. Kau tugas kan orang orang terbaikmu, untuk membuat apa yang kau maksud itu." Ucap Sadewa mengerti dan menyudahi kunjungannya