Legend Of System

Legend Of System
Pelelangan


__ADS_3

Delapan hari kemudian


Saat yang ditunggu tunggu pun tiba. Hari ini adalah hari dimana akan diadakannya pelelangan benda langka serta ajaib, yaitu cincin ruang, yang adanya hanya di dunia fantasi atau cerita saja


Maka berbondong bondong lah peserta lelang, yang berminat ingin memiliki cincin tersebut, datang ke kota naga


Ada yang menggunakan kapal laut, ada yang menggunakan pesawat terbang. bahkan banyak pula yang datang dengan menggunakan mesin ruang dan waktu yang mereka miliki itu


Tidak tanggung tanggung, pemimpin sebuah negara juga datang, Jika dihitung ada sekitar 9 kepala negara yang datang, dikawal oleh para pengawal terbaik mereka


Karena peminat lelang terlalu banyak, Dion terpaksa harus menambah kapasitas bangunan yang dibangun berkat bantuan sistem


Gedung yang akan digunakan sebagai tempat pelelangan itu, mampu menampung sekitar ,5000 orang peserta. Yang didalamnya tersedia ruang ruang VIP kelas pertama, kedua dan ketiga


Ruang VIP tingkat pertama, menempati lantai dua. Sedangkan VIP tingkat dua dan tiga, menempati lantai tiga


Posisi itu sengaja disusun agar pengunjung lelang dari perwakilan kepala negara, atau orang orang penting, dapat dengan mudah mengakses jalannya pelelangan, karena tidak terlalu tinggi, dan mudah melihat ke arena lelang


Sadewa sebagai tuan rumah. saat ini telah memasuki ruang pelelangan, didampingi oleh Bima dan kedua orang tuanya, serta puluhan pengawal bawahan Bima yang lain


"Saudara saudara sekalian, juga perwakilan negara sahabat. serta perwakilan negara ini. Mohon maaf jika terlalu lama menunggu."


"Karena waktu yang ditentukan sudah sampai. Maka lelang barang langka dan ajaib, saat ini juga aku buka!"


"Untuk memimpin jalannya lelang, akan dipandu oleh Reksa. Komandan kedua pasukan pengawal kota naga, dan akan dilakukan secara bergantian oleh pemandu lain."


"Untuk membuka lelang pertama. Aku akan memimpin sendiri."


Tik!


Sadewa menjentikkan tangannya ke udara, dengan kecepatan tinggi, seperti sedang memperagakan suatu sulap mata pada para penontonnya


Tiba tiba ditangan Sadewa, muncul tiga buah cincin ruang berlainan warna, juga berlainan bentuk


Sadewa meletakkan cincin itu diatas tempat khusus, yang sudah disiapkan sebelumnya


"Di dalam wadah ini!, ada tiga jenis cincin ruang yang berbeda bentuk dan ukurannya, juga berbeda luas isi dalamnya."


"Ini bukan khayalan semata tapi benar benar nyata adanya."


"Di wadah berwarna biru ini, terdapat sebuah cincin ruang, seluas 250 meter persegi. Bisa menyimpan banyak barang yang ingin dibawa atau disimpan."


"Harga awal adalah 3 milyar, dan setiap kenaikannya tidak boleh dibawah 100 juta."


"Kegunaan benda ini, seperti yang aku sebutkan tadi adalah, untuk menyimpan atau membawa benda benda mati, alias tidak bernyawa.". Seperti yang akan aku peragakan ini." Ucap Sadewa cukup lancar sekali


Kemudian dia mengambil dan memakai cincin tersebut di jari tengahnya, sedetik kemudian, diarahkan ke meja dan kursi besar, yang terletak di tengah tengah ruangan


Dalam sekejap, benda benda tersebut hilang, dan masuk kedalam cincin tersebut. Tak lama kemudian. sadewa mengarahkan kembali cincin itu ketengah ruangan. dan tiba tiba, meja dan kursi yang tadi hilang, kembali muncul didepan mereka


Kejadian tersebut, sontak membuat peserta lelang menjadi heboh. Banyak diantara mereka yang belum percaya, bahwa benda tersebut memang benda ajaib


Menyadari keraguan mereka, sadewa kembali memperagakan tentang penggunaan cincin itu, dan tak lama kemudian, barang barang yang mereka bawa, hilang dalam sekejap, dan masuk kedalam cincin tersebut


"Dimana handphone ku?" Teriak salah seorang pengunjung lelang dengan ekspresi cemas


"Siapa yang telah mengambil barang bawaan ku?" Ucap yang lainnya


"Siapa yang telah mencuri dompetku?" Sahut pengunjung lelang yang lainnya lagi


Tak mau larut dalam keributan itu. Sadewa mengibaskan tangannya kearah depan, dan ajaib, semua barang barang yang tadi diributkan telah hilang, kini telah kembali kepada pemiliknya

__ADS_1


"Itu adalah contoh kemampuan dari cincin ruang ini. bisa memasukkan benda apa saja, yang penting tidak bernyawa kedalamnya!"


"Jika anda masih belum percaya, silakan maju kedepan dan peragakan sendiri akan kemampuan cincin ini!" Ucap Sadewa lantang


Satu detik, tiga detik dan sampai 10 detik. Tidak ada yang mau maju. Semuanya bungkam dan malu sendiri, karena tadi sempat meragukan keaslian cincin ruang itu


Sadewa yang melihat itu tersenyum tipis, kemudian berkata dengan suara lantangnya.


"Baiklah!. Karena tidak ada yang mau maju. maka ku anggap kalian telah percaya dengan cincin ruang ini."


"Maka lelang sudah bisa dimulai!. Tawaran pertama 3 milyar segera dibuka!" Ucap Sadewa tegas. Kemudian menyerahkan pemandu acara pada anak buahnya


"Tiga milyar seratus!" Ucap seorang pedagang kaya, dari kursi bagian depan ruang biasa


"Tiga setengah milyar!" Terdengar sebuah suara dari lantai tiga


"Empat milyar!"


"Empat milyar dua ratus lima puluh juta!"


"Lima milyar!" Terdengar sebuah suara dari lantai dua


"Sepuluh milyar!"


"Dua puluh lima milyar!" Sambung seseorang dari lantai dua lagi


"Tiga puluh lima milyar!"


"Lima puluh milyar!" Teriak seseorang dari lantai tiga


Semua orang tercenung ketika mendengar tawaran orang itu, yang mereka anggap sebagai sebuah pemborosan.


Jika dibelikan kenderaan pengangkut, mungkin sudah bisa membeli belasan moda transportasi berbagai model dan jenis yang banyak dijual dipasaran


"Lima puluh milyar pertama!.


"Lima pulu milyar kedua!"


"Lima puluh milyar ketiga!"


"Selamat!. Cincin ruang pertama, dimenangkan oleh peserta dari ruang 11 lantai tiga!" Ucap pemandu acara dengan tegasnya


"Selanjutnya, satu buah cincin ruang berukuran sedang, dengan luas penyimpanan didalamnya seluas 500 meter persegi, dengan harga dasar 6 milyar rupiah."


"Setiap kenaikan, tidak boleh kurang dari 200 juta!"


"Enam milyar dua ratus lima puluh juta!" Teriak seseorang dari kursi bagian belakang


"Tuan pemimpin, apakah sebaiknya kita tawar cincin itu?" Tanya seorang ajudan mengingatkan majikannya tersebut


"Aku rasa belum perlu, karena masih ada satu cincin lagi yang aku inginkan. Berapapun harganya akan aku bayar!" Jawabnya enteng


"Baik!" Jawab ajudannya itu patuh


"Enam milyar tiga ratus!"


"Sepuluh milyar!"


"Dua puluh milyar!"


"Lima puluh milyar!"

__ADS_1


"Seratus milyar!" Ucap seseorang dari lantai dua, dengan suara lantang, walau menggunakan pengeras suara


Kembali kejadian seperti tadi terulang di acara lelang itu. Para peserta lelang. rata rata tak habis pikir, dengan tawaran yang sangat tinggi itu


Menurut pandangan mereka, itu lebih dari sekedar pemborosan. tapi sudah dalam usaha pem bangkrutan


Tapi orang tersebut tepat bersikukuh untuk mendapatkan cincin itu, maka tekadnya akhirnya terkabul


Pihak panitia mengumumkan, bahwa cincin tersebut, resmi menjadi milik si penawar dengan harga tertinggi


"Kini masuk ke sesi ketiga. dimana ada sebuah cincin yang fungsinya sama, dengan ruang penyimpanan lebih luas dari dua cincin sebelumnya."


"Yaitu sebuah cincin dengan luas penyimpanannya sekitar seribu meter persegi, atau satu kilometer."


"Harga awalnya adalah 25 milyar. setiap penawaran tidak boleh kurang dari 500 juta." Ucap pemandu acara tegas


"Sekarang!" Perintah seorang pemimpin dari sebuah negara, memberi perintah pada pengawalnya


"Lima ratus milyar!" Teriak ajudan tersebut cepat, dan langsung menawar dengan harga tinggi


"Gila!. Ada orang yang menawar setinggi itu. Siapa orangnya?" Ujar setiap orang yang merasa tidak mempunyai kesempatan, atau mampu bersaing dengan orang orang berduit itu


"Satu triliun!" Sambung seorang pengawal dari kamar nomor satu lantai dua


"Apa!" Teriak rata rata orang yang ada diruang lelang itu semakin terkejut


"Benar benar gila dan tak waras!"


"Tak mungkin kita bisa bersaing dengan mereka. kalau uang yang kita bawa saja tidak lebih dari 100 juta!" Ucap seorang peserta lelang dengan ekspresi lemah


"Dua triliun!". Terdengar lagi suara kuat dari kamar nomor tiga lantai dua


"Lima triliun!"


"Sepuluh triliun!"


Bam!


Semua peserta lelang tercekat diam, tidak bisa berkata lagi, ketika mendengar ada orang yang berani menawar cincin ruang itu dengan harga setinggi langit


"Benar benar orang kaya!" Batin mereka dalam hati, terutama dari peserta lelang diruang biasa


Ditunggu sampai sepuluh detik, tidak ada yang menawar lagi, maka cincin tersebut jatuh pada peserta dalam kamar nomor kamar lima


Setelah sesi pertama selesai. Sadewa kembali maju ke depan, dan berkata.


"Ditangan ku masih ada beberapa cincin ruang. tapi jenisnya berbeda beda. tapi kegunaannya sama ,kemampuannya pun sama. namun harganya yang luar biasa."


"Jika kalian berkenan!. Maka aku akan menjualnya langsung, sama seperti tadi, harga disamakan dengan penawaran pertama"


"Yaitu 50 milyar. seratus milyar dan 10 triliun!"


Setelah di umumkan itu, hampir serentak mereka mengangkat bendera kecil ke atas kepalanya, pertanda mereka mau membeli cincin itu


Melihat antusias dari peserta lelang, Sadewa menerapkan strategi penunjukan langsung. Karena jika tidak, jumlah cincin ruang yang tinggal tersisa 7 buah itu, tidak akan cukup buat mereka


Dengan strategi itu, terpilihlah tujuh orang dari berbagai kalangan, yang berhak memiliki cincin tersebut, walau masih banyak peserta yang merasa kurang puas atas keputusan itu


"Satu bulan kedepan, akan dibuka lagi pelelangan cincin ruang, yang berada pada level 1 sampai level 7."


"Kemampuan dan kapasitas ruang penyimpanannya lebih besar dan luas walau fungsinya sama."

__ADS_1


"Oleh karena Itu, silakan daftarkan diri anda untuk mengikuti lelang tersebut, yang akan diadakan 30 hari lagi dari sekarang!"" Ucap Sadewa tegas


__ADS_2