Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.16 Turnamen Kekaisaran Angin


__ADS_3

Beberapa saat setelah Fang An selesai berbicara datang Seorang laki-laki yang jika dilihat seumuran dengan Fang An bersama degan Seorang perempuan yang Juga seumuran dengannya beserta 5 pengawal dibelakangnya.


"Aku yang memesan tempat ini, apakah kau keberatan?" Ucap Lelaki yang diketahui merupakan anak bangsawan nomor satu di kota ini.


"Kalau aku keberatan kau dapat berbuat apa?" Ucap Fang An dengan nada dingin.


"Kau menanyakan aku dapat berbuat apa? Aku akan menghilangkan seluruh keluargamu dari benua ini" Ucap Lelaki itu dengan nada sombong.


"Apakah kau yakin? Bahkan kau tidak dapat memotong rambutku" Ucap Fang An dengan nada mengejek.


"Apa kau bilang?!" Lelaki itu termakan emosi, namun terlihat Salah satu pengawalnya menahan tangannya.

__ADS_1


"Tuan muda jangan berbuat kekacauan, lebih baik Kita bicarakan dirumahmu" bisik pengawal itu, namun karena pendengaran Fang An sangat tajam jadi ia dapat mendengarnya.


"Tidak perlu membawaku ke rumahmu, Cukup bertarunglah denganku" Ucap Fang An yang membuat mereka terkejut. Semua orang dikota itu Tau bahwa Lelaki yang Ada di depan Fang An saat ini merupakan pemuda yang paling berbakat dikota ini. Mereka tidak menyangka Ada yang berani menentangnya.


"Hanya Kaisar Petarung Bintang 5 dan kau berpikir kau yang terkuat? Cukup siapkan arena Kita untuk bertarung" sambung Fang An lagi.


"Ah kau sangat meremehkanku, Minggu depan akan diadakan Turnamen di ibu kota Kekaisaran, jika kau kuat kau Akan berhadapan denganku dalam Turnamen itu" Ucap Lelaki itu lalu pergi dari situ.


Menurut penjelasan sang kakek, Turnamen ini diadakan 5 tahun sekali dan yang dapat mengikuti Turnamen ini hanya orang yang berumur dibawah 20 tahun. Kakek itu Juga memyebutkan bahwa Pada Turnamen itu banyak anak bangsawan yang hanya mengandalkan Pusaka-pusaka milik mereka.


Mendengar Hal itu Fang An Mengeluarkan Pedang Pembelah langit Miliknya "Apakah Pedang ini dapat bersaing dengan Pusaka milik mereka?" Fang An bertanya kepada sang kakek.

__ADS_1


"Pedang Pembelah langit? Ternyata perasaanku benar, kau adalah murid dari Sahabat-sahabatku" Ucap Kakek itu dengan nada senang.


"Kau mengenal guruku?" Fang An tidak menyangka kakek yang Ada didepannya ini kenal dengan guru-gurunya.


"Ya mereka Sahabat-sahabatku, namun sesuatu yang buruk terjadi sehingga mereka kehilangan nyawa" Ucap Kakek itu. "Sepertinya tidak perlu menutupi identitasku, Aku adalah Kaisar dari Kekaisaran ini" Sambung kakek itu dengan santai.


"Kaisar? Kau Kaisar? Lalu kenapa kau tidak melawan bangsawan tadi?" Fang An terkejut mendengar kakek yang Ada dihadapannya adalah Kaisar dari Kekaisaran Angin.


"Ceritanya panjang mengapa Aku menyamar seperti ini" Ucap Kakek itu dengan tersenyum. "Kau harus ikut Turnamen Kekaisaran Angin dan jika kau menang aku akan memberikan petunjuk siapa yang membunuh gurumu, dan Juga kau harus bertambah kuat, Jika kau tetap di tingkatan Petarung Bumi kau tidak akan bisa membalaskan dendam gurumu" Sambungnya lagi.


'Ah dia tidak bisa melihat tingkat praktikku yang sebenarnya' Fang An merasa lebih Aman jika tidak Ada yang mengetahui tingkat Praktik Miliknya. "Baiklah Kaisar aku Akan mengikuti Turnamen itu" Ucap Fang An sambil Memberi hormat.

__ADS_1


"Panggil saja aku kakek, mulai sekarang kau adalah cucuku" Ucap sang kakek sambil tersenyum.


__ADS_2