
Fang An saat ini sedang berlatih bersama murid-murid kelas buangan. Mereka yang sekarang bahkan sudah lebih kuat dari murid-murid kelas normal. Kemampuan bertarung mereka juga meningkat drastis. Setiap hari Fang An akan menantang 2 orang untuk bertarung dengannya. Dari pertarungan-pertarungan itu, murid-murid kelas buangan mendapatkan pengalaman bertarung yang cukup hebat.
“Besok kalian akan menerobos tingkatan selanjutnya, aku ingin setelah ini kalian istirahat dan mempersiapkan diri untuk besok.” Ucap Fang An kepada mereka disela-sela latihan mereka.
“Aku mencari kalian kemana-mana, ternyata kalian berada disini. Sudah menjadi sampah masih saja merepotkan” Tiba-tiba datang seorang pria tua dari belakang Fang An.
Mendengar apa yang dikatakan pria tua itu Fang An menjadi marah. “Aku tidak meminta kau untuk datang. Silahkan pergi dan jangan pernah muncul dihadapanku lagi” Fang An berbicara dengan nada yang sangat dingin.
“Kau hanya seorang sampah dan berani mengusirku?” Pria tua itu ikut marah, ketika mendengar Fang An mengusirnya.
“Gunakan matamu dan lihatlah baik-baik” Fang An mengeluarkan aura pembunuh yang sangat kuat.
“Fang An, maafkan perilaku tetua Mu. Jika kau tidak bisa memaafkannya, aku akan menggantikan dia untuk menerima kemarahanmu” Tiba-tiba master sekte sudah berada dihadapan Fang An.
Melihat kedatangan master sekte, Fang An langsung menarik kembali aura pembunuh miliknya. “Maafkan aku master, tapi jika sekali lagi dia menghina teman-temanku. Aku pastikan dia akan mengalami hal yang lebih mengerikan daripada kematian” Fang An berbicara sambil menatap tajam pria tua itu.
“Aku tidak akan menghalangimu jika dia berbuat seperti itu lagi” Master sekte memberikan tanda agar tetua Mu segera pergi dari situ.
“Apakah master datang kemari hanya untuk menghalangiku?” Fang An bertanya dengan sopan.
“Sebenarnya tetua Mu datang untuk menyampaikan pesan. Namun sepertinya dia telah menyinggungmu, sehingga aku datang untuk menggantikannya. Aku hanya ingin memberitahu bahwa 3 bulan lagi akan diadakan perburuan tahunan.”
“Perburuan ini akan dilakukan di Hutan Iblis. Setiap kelas akan berlomba-lomba mendapatkan inti monster sebanyak-banyaknya. Kelas yang menang akan mendapatkan sumber daya dan beberapa jurus tingkat tinggi.“
”Selama ini kelasmu selalu mendaparkan peringkat terendah, aku harap kau membuat kelas ini mendapatkan peringkat yang lebih tinggi”
Master sekte menjelaskan apa maksudnya datang ke kediaman Fang An.
“Aku akan mencoba semampuku” Fang An menjawab dengan sopan.
---
Keesokan harinya, Fang An beserta murid-murid kelas buangan sudah berada dihalaman di depan rumah Fang An.
__ADS_1
Fang An sudah memasang formasi sihir tingkat tinggi disekitar kediamannya untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Fang An memasang formasi sihir itu, karena ia juga akan mencoba menerobos ke tingkatan selanjutnya.
“Ini merupakan pil yang baru aku ciptakan. Pil ini bernama pil langit dan bumi. Pil ini jauh lebih baik daripada pil kebangkitan” Fang An memberikan masing-masing dari mereka sebuah pil yang terlihat sangat kuat.
Mereka langsung memakan pil itu dan mulai berkultivasi. Ketika mereka mulai berkultivasi, Fang An mengeluarkan dua butir pil berwarna keemas an dan memancarkan aura yang kuat. Pil itu merupakan pil terbaik yang pernah Fang An buat, pil itu bernama pil dewa. Khasiat pil itu jauh lebih kuat dari pil langit dan bumi.
Fang An langsung memakan dua butir pil itu dan langsung berkultivasi.
---
Ruangan Kelas Jenius.
“Aku ingin kalian menghabisi semua murid kelas buangan saat berada di hutan iblis-!” Seorang pria tua terlihat sangat marah.
“Tetua Mu, apa yang membuatmu sangat marah seperti ini?” Seorang pemuda bertanya dengan santai.
“Pangeran ke-2, aku ingin kau membunuh murid yang bernama Fang An dari kelas buangan” Tetua Mu berbicara dengan penuh kemarahan.
“Fang An? Murid baru yang dikatakan jenius itu?” Salah satu pemuda yang ada dikelas itu tiba-tiba bersuara.
“Aku percaya pada kalian. Kalian harus membunuh murid-murid kelas buangan-!” Tetua Mu terlihat sangat bersemangat saat melihat murid-murid yang ada dihadapannya.
---
3 bulan kemudian, dihalaman utama Sekte Pilar Naga.
“Hari ini kita akan melaksanakan perburuan tahunan Sekte Pilar Naga, aku harap kalian bisa melakukan yang terbaik dalam perburuan kali ini. Berhubung semua sudah berada disini, aku akan membuka portal menuju hutan iblis” Tetua Mu berbicara dengan penuh wibawa dihadapan semua murid.
“Apakah kau melupakan kami?” Tiba-tiba datang segerombolan pemuda yang berjumlah sekitar 26 orang.
Masing-masing dari mereka sudah berada pada puncak jiwa yang baru lahir. Bahkan ada satu dari mereka yang sudah mencapai tingkat transformasi jiwa.
“Siapa mereka?”
__ADS_1
“Mereka terlihat sangat kuat”
“Apakah mereka murid dari sekte lain?”
Banyak murid yang tidak dapat mengenali segerombolan pemuda yang ada dihadapan mereka.
“Kalian berpikiran terlalu jauh, mereka adalah murid sekte kita. Mereka adalah murid kelas buangan” Tiba-tiba master sekte membuka suara dan membuat semua murid menjadi diam.
“Mohon maaf atas keterlambatan kami” Fang An meminta maaf kepada master sekte.
“Silahkan berbaris dan tunggu giliran kalian untuk masuk ke portal” Master sekte mepersilahkan mereka untuk bergabung dengan murid yang lainnya.
Banyak murid yang menatap mereka dengan tatapan kagum, tapi banyak juga yang menatap mereka dengan tatapan tidak senang. Contohnya adalah murid-murid dari kelas jenius. Mereka terus menatap tajam ke arah Fang An dan teman-temannya.
---
Hutan Iblis.
Fang An dan murid-murid kelas buangan saat ini sedang berjalan-jalan dihutan iblis. Mereka dari tadi tidak menemukan satupun monster yang mendekat kea rah mereka.
“Ketua, kemana kita akan pergi? Kita tidak menemukan satupun monster, jika seperti ini kita tidak akan menang” Salah satu dari murid kelas buangan bertanya dengan sopan.
“Kita akan mencari monster tingkat 7 dan mengambil intinya untuk berkultivasi” Fang An menjawab dengan santai. Ia tidak menyadari kalau yang dia katakana membuat semua teman-temannya terkejut.
Monster di wilayah kuno dibagi menjadi 9 tingkat. Monster tingkat 1 sampai 3 masih tergolong mudah ditangani. Monster tingkat 4 sampai 6 sudah cukup sulit untuk ditangani. Dan untuk monster tingkat 7 sampai 9 sudah tergolong sangat sulit untuk dikalahkan.
Setelah berjalan beberapa menit, akhirnya mereka menemukan sebuah goa yang mengeluarkan aura yang kuat. “Aku merasakan ada banyak monster tingkat 7 disini, kalian duduklah dulu” Ucap Fang An dan meminta teman-temannya untuk berhenti dan duduk ditempat.
Fang An masuk kedalam goa itu dengan perlahan-lahan. “Sudah sangat lama tidak ada manusia yang berani masuk ke sarangku” Tiba-tiba terdengar suara dari bagian dalam goa itu.
“Lalu mengapa aku harus takut? Aku tau kau adalah monster tingkat 9 dan kau memiliki lebih dari 20 anak buah yang merupakan monster tingkat 7” Fang An berbicara dengan santai, sambil tetap berjalan masuk kedalam goa itu.
Fang An lalu menemukan lebih dari 20 ular yang cukup besar, namun ada seekor ular yang memiliki tubuh jauh lebih besar dari ular-ular lainnya.
__ADS_1
“Terima kasih sudah mengantar nyawamu kesini” Ular yang paling besar berbicara dengan nada merendahkan.
“Kau salah sangka, seharusnya aku yang berterima kasih karena kau akan menyumbangkan intimu padaku” Fang An berbicara dengan nada dingin dan langsung mengeluarkan aura pembunuh yang sangat kuat.