Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.20 Benua Langit Barat


__ADS_3

Fang An saat ini sedang berada dalam sebuah ruangan bersama Kaisar.


"Kakek Kau mengatakan jika Aku menang kau akan memberikan petunjuk siapa yang membunuh guruku" Ucap Fang An dengan tenang.


"Baiklah sesuai janjiku Aku Akan memberikan petunjuk siapa yang membunuh gurumu" Ucap Kaisar lalu mulai menjelaskan.


Berdasarkan penjelasan kaisar. Ada terjadi Kekacauan di dunia para Dewa, Beberapa Dewa sudah mengetahui Hal ini akan terjadi, karena itu Beberapa Dewa menjadikan Beberapa anak manusia untuk menjadi murid mereka. Fang An Juga mengetahui pemuda yang terbang di arena tadi adalah salah satu murid Dewa. Semua Murid para Dewa suatu saat akan berkumpul di satu tempat di benua Langit Barat.


Fang An belum pernah mendengar nama Benua Langit Barat. "Apakah benua itu dekat dari sini?" Fang An penasaran dengan letak Benua Langit Barat.


"Benua itu sangat jauh dari sini, namun kau tenang saja guru-gurumu sudha menyiapkan formasi sihir untuk mengantarmu kesana" Ucap Kaisar sambil berdiri dan berjalan ke arah sebuah Pintu.


"Sihir?" Fang An belum pernah mendengar apa Yang dimaksud dengan sihir.


"Kau Akan terbiasa mendengar itu jika kau sudah sampai di Benua Langit Barat" Jawab Kaisar yang baru saja membuka pintu yang Ada didepannya. "Jika kau sudah siap, masuklah ke dalam pintu ini dan kau Akan langsung diantarkan menuju benua Langit Barat" Sambungnya lagi.

__ADS_1


"Aku selalu siap" Ucap Fang An dengan tegas lalu berjalan mendekati pintu itu.


"Kau akan membutuhkan ini" Ucap Kaisar sambil memberikan sebuah Cincin kepada Fang An.


"Terima kasih atas semua bantuanmu kek, jika kau dalam bahaya Aku akan menjadi orang pertama yang membantumu" Ucap Fang An sambil menggunakan Cincin yang diberikan Kaisar lalu berjalan memasuki pintu itu.


Ketika Fang An sampai ditengah-tengah ruangan, tiba-tiba dinding-dinding diruangan itu Mengeluarkan cahaya berwarna Ungu yang sangat terang, Fang An langsung menutup matanya. Setelah Beberapa saat setelah itu Fang An membuka matanya karena merasa cahaya itu sudah tidak Ada.


Ketika Fang An membuka matanya ia sedang berada disebuah Padang Rumput yang luas. "Jadi ini yang dinamakan benua langit Barat" Ucap Fang An yang kagum melihat daratan hijau yang luas didepan matanya.


"Benua Langit Barat tidak sekecil ini ketua" Tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki dibelakang Fang An. Mendengar itu Fang An langsung membalikan badannya.


"Ternyata ingatanmu kuat, Aku Jack murid dari dewi Perang" Ucap Pemuda yang bernama Jack itu sambil mengangkat tangannya berniat untuk bersalaman.


"Namamu aneh, Lalu kenapa kau mengangkat tanganmu?" Fang An merasa asing dengan nama jack. Ia Juga tidak Tau apa yang sedang dilakukan oleh jack.

__ADS_1


"Sebentar lagi kau akan terbiasa mendengar nama-nama yang mirip denganku" Ucap Jack sambil tersenyum. "Dan Juga ini Cara orang-orang di benua ini berkenalan" Sambung Jack lagi sambil memegang tangan Fang An lalu menggoyangkannya pelan.


"Budaya benua ini sangat aneh" Fang An masih belum terbiasa dengan budaya benua Langit Barat. "Apakah kau Tau Fungsi Cincin ini?" Fang An menunjukan Cincin yang diberikan kaisar kepadanya.


"Kau memiliki Cincin Penyimpanan? Cincin ini Hanya dimiki oleh sedikit sekali orang di benua ini, bahkan dibenuamu orang yang memiliki Cincin ini masih bisa dihitung dengan sebelah tangan" Ucap Jack yang terlihat antusias.


"Cincin Penyimpanan? Kau Tau Cara menggunakannya?" Tanya Fang An lagi.


"Aku tidak pernah menggunakannya tapi yang aku Tau kau hanya tinggal meusatkan pikiranmu dalam Cincin ini lalu kau langsung Akan berada disebuah ruangan yang ada banyak barang, lalu kau tinggal memilih baranh apa yang ingin kau ambil" Jelas Jack.


"Meusatkan ya?" Fang An langsung meusatkan pikirannya kepada Cincin itu.


"Ternyata benar apa yang dikatakan Jack" Fang An melihat banyak barang disekitarnya, Ada banyak koin Emas,perak,tembaga dan Juga banyak barang lainnya. Fang An lalu melihat sebuah Panah beserta anak panah yang memancarkan aura yang kuat. "Aku akan mengambil ini" Ucap Fang An lalu memegang barang itu. Seketika Fang An sudah berada dihadapan Jack lagi.


"Maaf aku lama" Ucap Fang An yang merasa dirinya terlalu banyak memilih.

__ADS_1


"Aku lupa mengatakan sesuatu, Jika kau berada di dalam Cincin Penyimpanan, waktu dalam dunia asli Akan melambat, bahkan sangat lambat" Ucap Jack. "Panah itu terlihat bagus" Ucap Jack lagi saat melihat aura yang dipancarkan oleh Panah yang berada di tangan Fang An. "Sepertinya Kita terlalu lama disini. Ikuti aku, Kita Akan pergi ke Kota" Ucap Jack lalu berjalan meninggalkan Fang An.


"Baiklah" Fang An langsung mengejar Jack yang sudah berjalan lebih dulu.


__ADS_2