Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.24 Pembunuh Berjubah Hitam


__ADS_3

Fang An saat ini berada dibelakang para petugas pajak. Ia melihat Kepala Desa dengan penuh darah berada dibawah Kaki salah satu petugas pajak yang Ada disitu.


Badan Fang An bergemetar, air matanya keluar membasahi pipinya, ia merasakan sakit di dadanya. Aura Pembunuh tiba-tiba keluar dari Diri Fang An, Ia merasakan kebencian yang sangat dalam kepada para petugas pajak yang Ada didepannya.


"Apakah ini Cara kerja kerajaan Hina kalian?" Fang An tiba-tiba bersuara dengan sangat dingin.


"Kau menghina kerajaan kami?" Salah satu petugas berbalik badan dan menatap Fang An dengan tajam.


"Bilang kepada Raja kalian, dalam waktu 1 Tahun aku Akan mendatanginya" Ucap Fang An masih dengan nada yang dingin.


"Kau mencari masalah dengan raja kami? Kau akan mati sekarang" Petugas itu ingin menyerang Fang An. Namun tiba-tiba Fang An sudah berada dibelakangnya dan membunuh semua rekan-rekannya dengan sangat sadis. Tidak Ada bagian tubuh mereka yang masih lengkap.


"Kau bilang kepada Rajamu yang Hina itu, Malaikat Mautnya akan datang dalam waktu satu tahun" Ucap Fang An dengan dingin.


Petugas itu langsung pergi dengan cepat dan langsung menyebarkan Berita bahwa Ada Pembunuh yang menggunakan jubah hitam membunuh petugas pajak yang merupakan Penyihir Tingkat 6 dengan sangat sadis dan Pembunuh itu juga mengatakan bahwa dia akan menjadi malaikat maut raja.

__ADS_1


Fang An menjadi buronan diseluruh kerajaan dan semua orang dikerajaan menyebutnya Pembunuh Berjubah Hitam, semua orang yang berhasil menangkap Fang An akan Mendapatkan imbalan.


Fang An saat ini sedang duduk sendiri di goa tempat Warisan yang ia dapatkan. Fang An merasa sangat sedih dengan kematian Kepala Desa, meskipun Anak dan cucu kepala Desa tidak Ada yang menyalahkan Fang An, namun ia merasa bahwa ini terjadi karena kesalahannya.


"Aku harus menjadi kuat dan melindungi orang yang kusayang" Ucap Fang An dengan tegas kemudian membuka buku yang dia dapatkan bersama dengan baju yang ia gunakan.


–––


3 bulan telah berlalu dan Fang An telah mempelajari banyak jurus yang Ada dibuku itu. Salah satunya adalah Jurus berpindah tempat dengan sekejap Hanya dengan membayangkan tempat itu. Fang An Juga mempelajari jurus yang dapat merubah tubuh menjadi anak kecil atau orang tua.


"Ya Aku kembali" Ucap Fang An sambil tersenyum.


Fang An saat ini berada dirumah Kepala Desa bersama dengan Anak dari Kepala Desa. Fang An masih merasa bersalah atas kematian Kepala Desa, namun Anak kepala desa mengatakan bahwa memang ini sudah ditakdirkan.


"Terima kasih paman mau memaafkanku" Ucap Fang An sambil menundukan kepalanya.

__ADS_1


"Aku bukan memaafkanmu, tapi kau memang tidak membuat kesalahan" Ucap sang paman sambil tersenyum hangat.


"Paman aku akan pergi sebentar, namun aku janji pasti akan kembali dan Aku Akan membuat Desa ini menjadi Sebuah kerajaan" Ucap Fang An dengan penuh keyakinan.


"Baiklah Aku Akan selalu menunggu Kedatanganmu" Ucap sang paman Lalu Mereka masuk ke dalam kamar Masing-Masing


Saat sampai dikamar Fang An langsung menggunakan Jurus perpindahan tempat yang telah ia pelajari.


–––


"Ketua?" Bei weiwei kaget melihat Fang An tiba-tiba berada didepannya.


"Maaf mengagetkanmu" Ucap Fang An sambil tersenyum.


"Ini benar-benar kau?" Bei weiwei masih tidak percaya bahwa yang didepannya adalah Fang An.

__ADS_1


"Terserah kau mau percaya atau tidak" Ucap Fang An lalu meninggalkan Bei weiwei


__ADS_2