Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.6 Murid Luar Nomor Satu


__ADS_3

Fang An Mendapatkan informasi bahwa poin yang Akan mereka perebutkan merupakan Mata uang yang Ada di akademi ini. Fang An berniat untuk mengumpulkan sebanyak yang ia bisa.


Ketika tahap kedua dimulai Fang An langsung menggunakan Indra Dewa Miliknya agar dapat mengetahui posisi Peserta lain. Dia langsung bergegas pergi ke Peserta yang paling dekat dengannya dan langsung mengambil poin milik Peserta itu dengan sangat mudah.


Tidak terasa Poin Fang An yang terkumpul sudah sekitar 2000 poin. Dia merasa mungkin ini sudah cukup dan dia berniat untuk langsung pergi ke pintu masuk Akademi. Namun tiba-tiba ia merasakan ada lebih Dari 40 orang yang datang dari arah Akademi. 'Apakah para senior diijinkan merebut poin Kita?' Fang An langsung berpikir bahwa itu sudah pasti para senior mereka.

__ADS_1


"Hei Sampah Berikan poinmu pada kami" Ucap seorang dengan Badan besar dengan nada mengejek. "Hei kau mendengar yang diucapkan Ketua? Cepat Berikan poinmu kalau tidak kau pasti dibunuh ketua" Ucap Salah satu orang yang Ada dibelakangnya. Namun Fang An tetap saja diam. "Kau Tuli? Ketua kami Adalah murid luar nomor satu dia dengan sangat gampang dapat membunuhmu" Ucap seorang yang lainnya.


"Membunuhku?" Ucap Fang An dengan pelan namun dapat didengar oleh semua dari mereka Karena Fang An menggunakan tenaga dalam untuk menyalurkan suaranya. Fang An kemudian Mengeluarkan Pedang Pembelah langit namun tidak melepas sarungnya. "Akan kuperlihatkan sedikit kekuatanku" Ucap Fang An Dan setelah itu dia langsung menghilanh dari pandangan mereka.


Tiba-tiba satu persatu dari mereka tumbang dengan sangat cepat. Sekarang Hanya tersisa 3 orang yang tadi berbicara kepada Fang An. "Karena mereka tidak merendahkanku aku tidak membunuh mereka, namun Sepertinya kalian layak dibunuh" Ucap Fang An lalu membuka sarung Pedangnya. Fang An langsung menyerang orang yang dipanggil ketua itu, namun dia tidak benar-benar ingin membunuhnya.

__ADS_1


Melihat Fang An yang sangat baik membuat mereka semua menjadi yakin untuk melayani Fang An karena menurut mereka Fang An merupakan sosok Pemimpin yang sempurna. Secara tidak langsung insiden ini membuat Fang An menjadi murid luar nomor satu di Akademi ini.


Hanya Ada 84 Peserta yang Lolos pada babak ini dan menjadi murid luar Akademi ini. Fang An berjalan-jalan mengelilingi Akademi bersama dengan Murid Luar Nomor Satu yang sebelumnya. Mereka berjalan-jalan sambil bercerita. Fang An kemudian mengetahui nama orang ini adalah Gu Yan.


Gu Yan tidak pernah melihat ayah dan ibunya, sebelum ke Akademi ia tinggal disebuah Desa bersama seorang Kakek. Namun suatu hari desa itu diserang oleh Sekta Aliran Hitam yang bernama Sekte Gunung Iblis. Gu Yan berhasil Lolos dari penyerangan itu dan mulai saat itu ia berniat untuk menjadi kuat dan meratakan Sekte Gunung Iblis.

__ADS_1


Setelah selesai berkeliling Fang An kemudian sampai disebuah rumah yang cukup besar. "Ini merupakan Markas Kita disni Ada 20 kamar dan Ada 2 kamar yang kosong jadi ketua bisa tinggal disini" Ucap Gu Yan kepada Fang An. "Ah Aku sangat terbantu" Ucap Fang An sambil tersenyum. Fang An kemudian langsung pergi ke kamarnya dan langsung beristirahat.


__ADS_2