
Fang An kemudian mengarahkan tangannya ke arah Zhenxiang. Tiba-tiba Wu Zhenxiang merasakan ada sesuatu yang menarik dirinya. Zhenxiang tidak dapat melawan tarikan itu. Dengan sangat cepat lehernya sudah berada dalam genggaman tangan Fang An.
Semua yang melihat itu terkejut, mereka tidak tau apa yang terjadi, yang mereka lihat hanyalah Zhenxiang tiba-tiba melayang dan menghampiri tangan Fang An.
"Tarikan Dewa?" Fang Qiuran mengetahui jurus apa itu. Jurus itu merupakan salah satu jurus tingkat tinggi dan hanya sedikit orang yang bisa menggunakan Jurus ini. Fang Qiuran salah satu orang yang menguasai jurus ini.
"Bukankah jurus ini sudah menghilang?" Tetua Agung terkejut mendengar apa yang dikatakan Fang Qiuran.
"Jurus ini tidak menghilang, namun saat ini hanya dua orang yang bisa menggunakan Jurus ini, orang itu adalah Aku dan Ayahmu Jendral Fei Jierui, jurus ini diajarkan oleh guruku yang merupakan Kaisar ke-3" Ucap Fang Qiuran kepada Tetua Agung.
---
Zhenxiang berusaha melepaskan cengkraman tangan Fang An, namun semakin lama cengkraman itu semakin Kuat. "Aku harap kau bisa menahan ini" Fang An bersiap untuk mengeluarkan jurus berikutnya. "Tapak Penghancur Gunung" Fang An memukul Perut Zhenxiang dengan telapak tangannya. Efek yang ditimbulkan serangan Fang An sangat besar. Zhenxiang terlempar hingga membentur dinding yang Ada diluar arena, dinding itu hancur berkeping-keping dan Zhenxiang langsung tidak sadarkan diri.
Melihat Zhenxiang tidak sadarkan diri, Petinggi keluarga Wu menjadi panik, ini semua diluar ekspetasinya. Tiba-tiba seorang Kakek melompat ke arena. "Kau curang! Mana mungkin kau bisa mengalahkan Zhenxiang" Kakek itu berteriak kepada Fang An.
__ADS_1
"Ternyata dari keluarga Wu hanya Zhenxiang yang berperilaku baik, selain dia semuanya memiliki sifat seperti manusia yang tidak memiliki otak, bahkan kepala keluarganya memarahi anak kecil Karena kalah taruhan" Fang An mengejek Kakek yang ada dihadapannya, kakek itu tidak lain adalah kepala keluarga Wu.
"Kau! Aku Akan membunuhmu!" Kakek itu berteriak dan langsung menyerang Fang An. Namun dengan cepat Fang An menggunakan jurus tangan dewa dan seketika leher kakek itu sudah berada dalam cengkraman tangan Fang An.
"Akan kutunjukan perbedaan kekuatan Kita" Fang An berbicara dengan sangat dingin. Fang An menaruh tangan yang satunya dikepala Kakek itu. '9 Jurus Penguasa : Jurus pertama Penyerap Jiwa' Fang An menggunakan satu dari Sembilan jurus Penguasa, ia sengaja mengucapkan jurus itu didalam Hati agar tidak menimbulkan masalah.
Seketika Kakek itu berteriak-teriak kesakitan. Semakin lama badan kakek itu semakin mengecil dan setelah beberapa menit badan kakek itu mengering. "Masih adakah yang ingin melawan?" Fang An Memandang ke arah Petinggi keluarga Terbesar Kekaisaran.
"Pemenangnya adalah Fang An dan sesuai taruhan di awal pertandingan, keluarga Yun akan menggantikan posisi Keluarga Wu dalam Lima keluarga Terbesar Kekaisaran dan semua anggota keluarga Wu akan menjadi budak keluarga Yun" Ucap orang yang menjadi Wasit Pertandingan ini.
Fang An turun dari arena dan mengangkat tubuh Zhenxiang. Ia langsung membawa Zhenxiang untuk diobati.
Dibangku penonton ada seorang kakek yang terlihat tidak senang dengan hasil ini. "Aku tidak menyangka anak itu masih hidup, Aku harus menyingkirkannya secepat mungkin sebelum ia bertambah kuat" Kakek itu berbicara pelan lalu ia pergi dari bangku penonton.
Sementara Tetua Agung dan Fang Qiuran terkejut dengan Apa yang mereka lihat. Mereka sadar Fang An memang kuat, namun mereka tidak menyangka bahkan Fang An mampu membunuh kultivator Lapisan Menengah dari Jiwa yang Baru Lahir.
__ADS_1
"Sepertinya dewa sangat memberkati keluargaku" Fang Qiuran terlihat sangat senang.
"Aku tidak menyangka dalam satu tahun dia sudah sekuat ini" Tetua Agung memuji Fang An.
"Dia memang kuat disini, namun diluar sana banyak orang yang jauh lebih kuat darinya" Fang Qiuran menyadari diluar sana terdapat banyak orang yang sangat kuat.
"Kakek tidak usah khawatir, kakak tampan sangat kuat, ia pasti bisa mengalahkan orang yang kuat diluar sana" Tiba-tiba seorang gadis kecil datang dan langsung memuji Fang An.
"Kau benar Yun Mei, Guru adalah orang yang paling kuat" Hongli juga ikut memuji Fang An.
Mereka semua kemudian kembali ke Kediaman keluarga Fei, untuk bersiap-siap pindah ke kediaman Keluarga Wu yang sudah menjadi milik keluarga Yun.
Yun Xia saat ini sedang duduk ditaman bersama Fang An. "Tuan Fang, aku tidak tau harus membalasmu bagaimana. Kau sudah sangat banyak membantu keluarga Yun kami" Yun Xia tidak enak Hati kepada Fang An Karena tidak dapat memberikan apa-apa kepada Fang An. "Kalau kau berkenan aku bisa members tubu-" Perkataan Yun Xia tiba-tiba dipotong oleh Fang An.
"Aku tidak mengharapkan apapun, aku hanya ingin kalian hidup dengan tenang" Ucap Fang An sambil Tersenyum.
__ADS_1