Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.60 Binatang Tunggangan Huo Li


__ADS_3

Fang An saat ini sedang berada disebuah tempat makan bersama Pangeran ketujuh, Diablo dan Aelfric.


Mereka menjadi semakin akrab, memang pada awalnya Pangeran ketujuh merasa sedikit takut saat melihat fisik Diablo. Namun Setelah mereka berbincang-bincang, Pangeran ketujuh menyadari Diablo adalah orang baik. Fang An juga mengetahui nama dari Pangeran ketujuh adalah Huo Li.


"Pangeran apa yang kau lakukan dikota perbatasan?" Fang An baru menyadari untuk apa seorang Pangeran pergi ke Kota perbatasan.


"Saat ini umurku sudah sepuluh tahun dan sesuai Tradisi keluarga Aku harus mendapatkan binatang tungganganku sendiri, Pangeran yang lainnya memiliki Harimau biasa sebagai tunggangannya, kecuali Pangeran mahkota, ia memiliki Harimau Angin sebagai tunggangannya" Huo Li menjelaskan kenapa dia berada disini.


"Kalau begitu aku akan membantumu mencari tunggangan yang jauh lebih hebat dari kakakmu" Fang An mengusap kepala Huo Li pelan.


"Benarkah? Terima kasih kakak" Huo Li memeluk Fang An seperti Fang An adalah kakak kandungnya.


---


Kesokan Paginya Fang An dan Huo Li beserta beberapa Prajurit berangkat menuju hutan yang ada diwilayah netral.

__ADS_1


"Kakak, aku sangat penasaran binatang apa yang akan kudapatkan" Huo Li terlihat sangat antusias, wajahnya selalu tersenyum sejak pertama Kali mereka memasuki hutan.


Setelah berjalan beberapa menit mereka tiba-tiba bertemu dengan Seekor Elang Bulu Emas. Elang ini termasuk binatang buas tingkat tinggi. Fang An sangat yakin Huo Li tidak Akan mampu mengalahkan Elang ini sendiri. Namun ia juga tidak boleh membantu secara terang-terangan agar orang-orang yang ikut dengan mereka percaya Huo Li yang mengalahkan Elang ini sendiri.


Fang An mengeluarkan tekanan yang sangat besar kepada Elang itu. Fang An lalu memerintahkan Huo Li untuk menyerang Elang itu.


Sebenarnya serangan Huo Li tidak Ada artinya pada Elang itu. Namun Fang An memberikan pesan telepati kepada Elang itu 'Jika kau tidak berpura-pura kesakitan dan menjadi tunggangannya aku pastikan kau akan mati dengan sangat menyakitkan' Fang An menatap Elang itu dengan tajam.


Mau tidak mau Elang itu berpura-pura kesakitan "Baiklah kau boleh menjadi Tuanku" setelah beberapa menit akhirnya Elang itu menyetujui Huo Li untuk menjadi pemiliknya.


"Kakak lihatlah aku mendapatkan binatang yang sangat kuat" Huo Li terlihat sangat senang melihat Elang Bulu Emas yang menjadi Tunggangannya.


"Kau sangat Hebat, Aku yakin kau Akan menjadi orang kuat dimasa depan" Ucap Fang An sambil tersenyum.


"Bagaimana mungkin anak ini mengalahkan Elang Bulu Emas?" Salah satu prajurit berbisik kepada rekannya.

__ADS_1


"Aku Juga tidak tau, tapi yang kulihat ia memang mengalahkannya sendiri" Rekannya menjawab dengan pelan. "Lalu apa yang akan Kita laporkan pada permaisuri?" Sambung Prajurit itu lagi.


"Kita katakan saja yang Kita lihat" Jawab Rekannya dengan singkat.


Fang An sebenarnya mendengar percakapan prajurit itu, namun ia bertingkah seolah ia tidak mendengar apa-apa. Fang An sebenarnya sudah mengetahui pasti ada anggota keluarga kerajaan yang tidak ingin Huo Li berada diistana dan hidup bahagia. Namun Fang An tidak menyangka ternyata yang melakukan semua ini adalah permaisuri.


Fang An meminta para prajurit untuk pergi kembali ke Kota, selagi Fang An melatih Huo Li untuk menunggangi Sang Elang. Para prajurit langsung pergi meninggalkan Fang An dan Huo Li yang tetap berada di hutan.


Sebenarnya melatih sang Elang hanyalah alasan Fang An agar mereka tidak curiga. Fang An sebenarnya ingin membuat Huo Li menjadi lebih kuat. Pertama-tama Fang An meminta Elang Bulu Emas untuk memberikan esensi darahnya kepada Huo Li. Ketika Elang itu memberikan esensi darahnya, Fang An membantu Huo Li untuk menyerap semua khasiat dari darah itu.


Setelah beberapa menit, akhirnya Huo Li selesai menyerap Esensi darah sang Elang. Berkat darah sang Elang, Huo Li naik tingkatan menjadi Lapisan Ke-7 Pembentukan Qi.


Fang An Lalu memberikan Pil kebangkitan kepada Huo Li. Fang An juga membantu Huo Li menyerap semua khasiat dari Pil Kebangkitan. Setelah menyerap Pil Kebangkitan Huo to sekarang berada pada Lapisan Ke-2 dari penyempurnaan Qi.


"Kau sekarang sudah cukup kuat, Aku yakin Ayahmu akan bangga padamu saat kau kembali ke istana" Fang An mengelus kepala Huo Li pelan. Mereka lalu kembali ke Kota dan bersiap-siap untuk pergi ke ibukota Kekaisaran Api Utara.

__ADS_1


__ADS_2