
Hari ini merupakan hari dimana akan diadakan ujian untuk menjadi Alkemis.
Fang An dan Tetua Agung saat ini sudah berada di tempat akan dilaksanakannya ujian Alkemis. Disekelilingnya banyak sekali Peserta yang ingin mengikuti ujian ini.
"Fei Tian, Apakah kau sudah gila? Kau membawa anak Kecil ini untuk ikut ujian Alkemis?" Tiba-Tiba datang seorang Kakek bersama seorang pemuda yang jika dilihat berumur 18 tahun.
"Ahh Tan Yuenzhi Lama tidak berjumpa" Ucap Tetua Agung sambil Tersenyum. "Dan jangan Meremehkan Muridku" Tiba-tiba Sifat Tetua Agung menjadi berbeda, Ia Mengeluarkan aura yang sangat kuat.
"Kau masih sama seperti yang dulu, Jangan terlalu cepat marah, Kau harus menyimpan amarahmu Hingga muridku menyingkirkan muridmu dalam ujian ini" Ucap Kakek yang bernama Tan Yuenzhi itu dengan senyuman mengejek.
"Maafkan kelancanganku, tetapi laki-laki dinilai berdasarkan perbuatannya bukan perkataannya" Tiba-tiba Fang An membuka suara.
"Kau anak kecil berani berkata seperti itu?" Tan Yuenzhi menjadi geram, karena ia merasa Harga dirinya jatuh jika membiarkan anak kecil berbicara seperti itu. Ia Lalu Mengeluarkan aura yang kuat, meskipun tidak sekuat milik tetua Agung.
"Jika kau maju satu langkah akan kupastikan kau kehilangan kepalamu" Ucap Tetua Agung dengan sangat dingin.
Mereka berempat menjadi pusat perhatian semua orang yang Ada disekitar situ, Semua orang mengetahui bahwa yang ada dihadapan mereka merupakan Dua dari tiga Alkemis Terhebat didataran ini.
"Aku yakin kau tidak berani melakukan itu" Tan Yuenzhi tersenyum percaya diri.
__ADS_1
"Mungkin aku akan ragu melakukan itu, tapi kakek dari muridku tidak Akan ragu untuk membunuhmu" Ucap Tetua Agung masih dengan nada dingin.
"Tidak Ada manusia yang aku takuti kecuali Fa-" Perkataan Tan Yuenzhi terpotong Karena tiba-tiba terdengar suara yang tidak asing ditelinganya.
"Kecuali Aku?" Dari belakang Tan Yuenzhi muncul seorang Pria Tua.
"Kakek? Mengapa kau kesini?" Fang An langsung menghampiri Pria tua itu yang tidak lain adalah kakeknya.
"Di-dia cucumu?" Tan Yuenzhi menjadi berkeringat dingin, yang Ada dihadapannya merupakan satu-satunya orang yang dapat mengalahkannya bahkan hampir membunuhnya.
"Sudah kukatakan jika kau maju, kau Akan kehilangan kepalamu" Tetua Agung berjalan ke arah Fang An berada sambil Tersenyum. "Lama tidak berjumpa Fang Yun" Tetua Agung memberi hormat kepada kakek Fang An.
"Ya sudah lama Kita tidak berkumpul seperti ini" Ucap Kakek Fang An yang diketahui bernama Yun sambil Tersenyum. "Yuenzhi, jika kau berani menyentuh cucuku, akan kupastikan kau akan Mendapatkan sesuatu yang lebih parah dari 20 tahun lalu" Ucap Fang Yun sambil menatap tajam ke arah Yuenzhi berada.
"Fang An, lakukan yang terbaik, jika kau gagal Kali ini kau masih dapat mencoba tahun depan. Perjalananmu masih panjang" Ucap Fang Yun kepada Fang An, karena ia merasa ujian ini masih terlalu cepat bagi Fang An.
"Aku akan berusaha menjadi nomor satu" Ucap Fang An dengan penuh keyakinan.
"Baiklah, Aku selalu mendukungmu. Sekarang berkumpulah bersama Peserta yang lain" Fang Yun meminta Fang An untuk berkumpul bersama Peserta yang lainnya.
__ADS_1
Fang An langsung berkumpul bersama Peserta yang lainnya.
"Ujian Alkemis Kali ini akan Kita mulai, Tahap pertama ujian ini adalah mencari Bahan-bahan membuat Pil Tingkat 3. Kalian dapat mencari bahan-bahan itu di hutan yang Ada dibelakangku" Ucap Seseorang yang berada dihadapan mereka semua. "Ujian Tahap Pertama Dimulai" Sambung orang itu lagi.
Semua Murid langsung berlari ke dalam hutan dan mencari bahan-bahan untuk pil yang akan mereka buat.
Fang An berjalan santai sambil memikirkan Pil apa yang akan ia buat. Setelah Beberapa saat akhirnya ia sudah memutuskan akan membuat Pill apa. Ia memutuskan akan membuat Pill Fajar Keemasan.
Pill Fajar Keemasan merupakan Pill Tingkat 5 yang Memiliki tingkat kesulitan pembuatan yang sangat tinggi. Fang An Juga belum pernah membuat Pill ini. Namun Ia berpikir, jika ingin menjadi nomor satu ia harus melakukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan oleh Peserta lainnya.
Bahan-bahan dari Pill Fajar Keemasan sebenarnya tidak terlalu susah didapatkan, namun Ada satu bahan yang sangat susah didapatkan, yaitu Daun Lidah Api. Daun ini Hanya dapat tumbuh ditempat yang memiliki suhu sangat tinggi. Sehingga membuat banyak orang akan sulit Mendapatkannya.
–––
Fang An sekarang berada didepan sebuah Goa yang Mengeluarkan Hawa panas. Sebelum kesini Fang An telah mengumpulkan semua bahan untuk membuat Pill Fajar Keemasan, kecuali Daun Lidah Api.
Fang An memasuki goa itu secara perlahan. Semakin dalam udara di goa itu menjadi semakin panas. Setelah 20 menit berjalan didalam goa ini, akhirnya Fang An dapat melihat Daun Lidah Api.
Daun itu berada disebuah Batu yang disekeliling terdapat Lava yang sangat panas. Ada satu jembatan dari Batu yang menghubungkan Tempat Fang An berdiri dengan Tempat Daun Lidah Api berada.
__ADS_1
Fang An berjalan melewati jembatan itu. Ketika sampai di tempat Daun Lidah Api berada, Tiba-tiba Goa itu bergetar hebat. Fang An berusaha keras untuk Menjaga keseimbangannya.
Tiba-Tiba muncul Seekor Naga yang sangat besar, Sisik Naga itu bagaikan api yang menyala-nyala. Naga itu menatap tajam ke arah Fang An. "Kau yang membangunkan tidurku?" Naga itu berkata dengan suara yang menggelegar.