
Fang An sedang berada didepan sebuah gubuk.
"Tuan Maaf jika rumahku terlalu tidak layak untukmu" Anak Kecil yang sedang bersama Fang An merasa bahwa Fang An tidak akan mau makan dengan mereka.
"Apa yang kau bicarakan? Rumahmu sudah cukup untuk kita makan" Ucap Fang An sambil mengelus kepala anak itu. "Dari tadi kau belum memberitahukan namamu" Sambung Fang An lagi.
"Maafkan aku Tuan, Aku bernama Chu Hongli, dan kakakku bernama Chu Lian" Ucap Anak itu.
"Baiklah ayo kita makan" Ucap Fang An kepada Chu Hongli.
Chu Hongli membuka pintu rumahnya lalu mempersilahkan Fang An masuk. Fang An melihat di atas kasur terbaring seorang Gadis Cantik. jika dilihat Gadis itu berumur sekitar 16 tahun.
"Bolehkah Aku memeriksa kakakmu?" Fang An bertanya kepada Chu Hongli.
"Apakah Tuan dapat menyembuhkan kakak? Apakah Tuan seorang dokter?" Chu Hongli menjadi bersemangat ketika Fang An berkata ingin memeriksa kakaknya.
Fang An mendekati Chu Lian lalu ia memegang tangan Chu Lian untuk memeriksa nadinya. Setelah beberapa saat Fang An mengeluarkan sebuah Pill yang memancarkan Cahaya keemasan.
"Nona Chu bisakah anda memakan Pill ini?" Fang An membangunkan Chu Lian.
Chu Lian terkejut melihat ada orang yang tidak dikenal berada disampingnya, ia langsung menatap Hongli dengan tatapan bertanya. Hongli hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Tenang saja Nona Chu aku tidak akan meracunimu" Ucap Fang An yang melihat Chu Lian kebingungan.
"Maafkan ketidaksopananku, Aku akan memakan Pill itu" Ucap Chu Lian.
Pill yang diberikan Fang An adalah Pill Fajar keemasan. Pada saat Chu Lian menelan Pill itu, ia merasakan panas disekujur tubuhnya. Melihat Chu Lian seperti itu Fang An membantu Chu Lian untuk menyerap Khasiat Pill Itu. Setelah 10 menit berlalu akhirnya Chu Lian sudah menyerap semua Khasiat dari Pill Fajar keemasan.
Chu Lian merasakan bahwa badannya sudah tidak sakit lagi, bahkan ia merasa tidak pernah sebaik ini. "Terima Kasih Tuan, aku akan melayanimu hingga aku mati" Chu Lian merasa sangat senang.
"Makanlah dulu, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan" Ucap Fang An lalu mengambil makanan.
---
"Bagaimana Chu Lian? Menikahlah denganku maka akan kusembuhkan racun itu" Muncul seorang pemuda yang dari penampilannya bisa dibilang dari keluarga kaya.
"Kau terlambat, Chu Lian sudah menjadi Tunanganku" Fang An berdiri lalu menatap tajam pemuda itu.
Pemuda itu memperhatikan Fang An dari ujung Rambut Sampai ujung kaki. "Hanya Orang rendahan dan kau berani merebut calon istriku? Kau tau aku siapa?" Pemuda itu merasa Fang An tidak memiliki latar belakang yang kuat, Sehingga ia merendahkan Fang An.
"Siapa Kau? Kau adalaha seorang anak manja yang melamar perempuan menggunakan kekerasan dan membanggakan kekayaan keluarga" Ucap Fang An dengan nada mengejek.
"Kau berani menghinaku? Aku Tan Yin Cucu dari Tan Yuenzhi satu dari tiga alkemis terhebat" Ucap Pemuda yang diketahui bernama Tan Yin itu.
__ADS_1
"Tan Yuenzhi? Ahh kakek tidak tau malu itu?" Fang An mengingat ia pernah bertemu dengan seorang kakek yang bernama Tan Yuenzhi.
"Kau berani menghina kakekku? kakekku Akan menghabisi keluargamu" Tan Yin menjadi sangat marah.
Fang An melempar sebuah lencana kepada Tan Yin "Bilang kepada kakekmu untuk datang ke istana Seribu Pedang, dan ingat yang memiliki kakek bukan hanya kau, Bilang kepada Kakekmu Cucu dari Fang Yun akan mengunjungi rumahmu satu minggu lagi" Ucap Fang An sambil tersenyum.
"Ka-kau Pangeran Fang An? Jenius yang diperebutkan Lima Sekte Terbesar?" Tan Yin menjadi sangat takut setelah mengetahui latar belakang Fang An.
"Sudah terlambat jika kau ingin minta maaf" Ucap Fang An dengan nada dingin sambil mendekat ke arah Tan Yin. "Aku akan memberikan sedikit hadiah kepada kakekmu" Fang An tersenyum lalu mengayunkan tangannya.
Tiba-tiba tangan Tan Yin terlepas dari badannya. Tan Yin berteriak Kesakitan yang menyebabkan pengawalnya yang berada diluar langsung masuk ke dalam.
"Sebenarnya aku ingin membiarkan kalian pulang tanpa hadiah, Tapi berhubung kalian sudah disini aku akan memberikan sedikit hadiah" Fang An dengan Sekejap telah memotong tangan kanan dari lima pengawal yang dibawa Tan Yin. "Cepat Pulang, dan jangan lupa bawa Tangan kalian" Ucap Fang An dengan nada dingin.
Mereka semua langsung pergi dengan cepat, mereka juga tidak lupa membawa tangan mereka yang telah dipotong oleh Fang An.
Fang An baru menyadari dibelakangnya ada anak kecil yang sedang melihatnya. "Hongli kau Ti-" Tiba-tiba perkataan Fang An dipotong oleh Chu Hongli.
"Tuan Anda sangat keren, kau membuatnya marah lalu kau memukulnya seperti ini lalu.." Chu Hongli dengan semangat memperagakan apa yang dilakukan oleh Fang An tadi.
"Sepertinya aku tidak perlu mengkhawatirkannya" Gumam Fang An pelan sambil Tersenyum. Fang An kagum dengan mental Hongli
__ADS_1