
Fang An dan yang lainnya sudah selesai mempersiapkan diri untuk pergi ke ibukota Kekaisaran Api Utara.
Kali ini Fang An menunggangi Huolong, Huo Li menunggangi Elang Bulu Emas Miliknya, Aelfric menunggangi Pegasus, dan Diablo tetap menunggangi Kirin Miliknya. Mereka memilih melewati udara agar menghemat waktu. Biasanya jarak dari Kota perbatasan untuk sampai ke ibukota adalah 4 Hari, Fang An dan yang lainnya bisa sampai hanya dalam waktu 8 jam.
Huo Li terlihat sangat menikmati pemandangan dari atas sini. Fang An berada dibawah Huo Li dengan tujuan jika Huo Li tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terjatuh, ia bisa menangkap Huo Li dengan cepat.
---
Setelah 8 jam berlalu Akhirnya mereka sampai di Ibukota Kekaisaran Api Utara. Kota ini sangat besar, lebih besar dari ibukota Kekaisaran Langit biru. Mereka mendarat didepan pintu masuk istana. Semua orang yang Ada disitu terkejut melihat Fang An dan yang lainnya. Terlebih lagi mereka tambah terkejut melihat Huo Li yang Langsung berhadapan dengan mereka.
Mereka semua terlihat sangat ketakutan "Sepertinya kalian telah termakan rumor yang beredar" Fang An berbicara dengan pelan, namun ia menggunakan tenaga dalam untuk menyalurkan suaranya. Sehingga semua yang ada disitu dapat dengan jelas mendengarkan suaranya. "Sebenarnya Pangeran ketujuh tidak terlahir dengan kutukan, ada orang yang berniat untuk menghancurkan hidup Pangeran, jadi Kalian tidak perlu takut Sambung Fang An lagi.
"Tidak usah pedulikan mereka kak, lebih baik Kita masuk saja" Huo Li menarik tangan Fang An untuk masuk kedalam istana.
Fang An meminta Huo Li untuk tetap menunggangi elangnya. Fang An berniat untuk membuat seisi istana terkejut Melihat Huo Li menunggangi binatang tingkat tinggi, apalagi Huo Li ditemani oleh Fang An, Aelfric, dan Diablo yang menunggangi binatang-binatang yang kuat.
Ketika mereka memasuki istana, seperti dugaan Fang An seisi istana terkejut melihat Kedatangan Huo Li yang tidak biasa. Para prajurit langsung melaporkan Hal ini kepada Kaisar dari Kekaisaran Api Utara. Tidak lama setelah itu sang Kaisar keluar dari dalam ruangannya.
__ADS_1
"Salam Kepada Kaisar" Fang An, Diablo, dan Aelfric Memberi Salam Kepada Sang Kaisar.
"Salam Kepada ayah" Huo Li juga ikut memberikan salam kepada ayahnya.
"Tuan Diablo, Tuan Aelfric apa yang membuat anda datang kemari" Sang Kaisar bertanya dengan sopan kepada Diablo dan Aelfric.
"Kami tidak memiliki hak untuk menjawab, kami datang hanya menemani Penguasa kami" Diablo menjawab pertanyaan dari sang Kaisar.
"Penguasa? Anak muda yang masih dalam tahap Pembangunan Fondasi?" Sang Kaisar berbicara dengan nada mengejek.
"Saya harap Kaisar lebih menghormati Penguasa kami jika tidak ingin mati mengenaskan" Aelfric berbicara dengan sangat dingin.
"Ba-baiklah maafkan aku" Sang Kaisar langsung meminta maaf. Sang Kaisar bukanlah orang yang lemah, ia sudah berada pada Puncak Jiwa yang Baru Lahir. Namun ia juga menyadari ia pasti mati jika diserang oleh Diablo dan Aelfric apalagi ditambah Heilang dan Huolong.
Diablo dan Aelfric menyarungkan Pedang mereka kembali. Heilang juga berubah menjadi kecil, dan Huolong langsung menurunkan kewaspadaannya. "Maksud saya kesini adalah untuk mencari seseorang" Fang An berbicara langsung kepada intinya.
"Silahkan masuk terlebih dahulu" Sang Kaisar mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruangannya. "Seseorang? bisakah kau memberitahu ciri-cirinya?" Sang Kaisar bertanya dengan sopan kepada Fang An.
__ADS_1
"Orang itu adalah gadis saat ini berusia 17 tahun mungkin saat ia dibawa kesini, ia masih berusia 16 Tahun, memiliki paras yang cantik. Ia dibawa dari Kekaisaran Langit biru" Fang An menjawab pertanyaan sang Kaisar.
"Setahun yang lalu Seseorang yang bernama Tan Yuenzhi mengirim beberapa budak kesini, namun aku tidak Tau jika dia berasal dari Kekaisaran Langit biru" Ucap sang Kaisar kepada Fang An.
Mendengar nama Tan Yuenzhi, Fang An langsung yakin bahwa Chu Lian berada disini. "Bisakah kau memberitahu dimana budak-budak itu berada?" Fang An bertanya dengan bersemangat.
Sang Kaisar lalu Memanggil salah satu Pengawalnya "Kumpulkan budak-budak yang dibawa kesini Tahun Lalu" Ucap sang Kaisar kepada Pengawalnya.
"Baik Yang mulia" Pengawal itu langsung pergi keluar.
Beberapa saat kemudian Pengawal itu kembali dengan membawa Beberapa gadis keruangan itu. Namun Fang An tidak melihat keberadaan Chu Lian diantara gadis-gadis itu. "Apakah sudah semua budak-budak itu kau bawa kesini?" Fang An bertanya kepada Pengawal yang membawa budak-budak ini.
"Masih ada satu budak lagi, namun saat Saya ingin membawanya kesini, Pangeran mahkota lebih dulu membawanya ke kamarnya" Prajurit itu menjawab dengan Sopan.
"Tunjukan Kamar Pangeran mahkota" Fang An menjadi emosi karena ia yakin bahwa budak itu adalah Chu Lian.
"Tunggu dulu Tuan, Kau tidak bisa seenaknya seperti itu" Sang Kaisar menghentikan langkah Fang An.
__ADS_1