
Fang An berjalan menyusuri hutan yang menjadi tempat tinggalnya setahun belakangan ini.
Fang An saat ini berada pada Tahap Awal Pembangunan Fondasi seperti satu tahun yang lalu. Namun Ada sesuatu yang berbeda dengan Tahun lalu. Sebelum Menembus Tingkatan Pembangunan Fondasi, Fang An sudah mencapai Lapisan Ke-200 Penyempurnaan Qi, Sehingga bahkan hanya dengan dia berada pada tingkatan Pembangunan Fondasi ia dapat mengalahkan Kultivator Tingkatan Jiwa yang Baru Lahir Tahap Menengah.
Ketika Fang An beristirahat, ia mendengar suara keributan di dekat tempat ia beristirahat. Fang An langsung bergegas pergi ke sumber suara itu berada. Ia berdiri di atas sebuah pohon dan melihat Ada satu orang Pria berbadan Kekar, satu orang perempuan yang masih kecil, dan satu orang gadis yang terlihat berumur 18 tahun.
Disekeliling mereka terdapat banyak Pria yang menggunakan baju Hitam dengan Gambar Harimau dibelakangnya. "Serahkan Pedang Pusaka Legendaris itu atau aku Akan menghabisi Kalian" Salah satu dari mereka mengancam tiga orang yang Ada didepannya.
"Aku tidak peduli jika aku harus mati, namun Aku tidak Akan menyerahkan Pedang milik Keluarga Yun ku" Gadis yang Ada disitu berteriak kepada orang itu.
"Sayang sekali aku harus menghabisi gadis cantik sepertimu disini" Orang itu Mengeluarkan pedangnya, namun tiba-tiba salah satu anak buahnya menahannya.
"Kapten, lebih baik Kita bersenang-senang dengannya lebih dulu baru membunuhnya, seperti yang Kita lakukan pada gadis yang Ada digubuk jelek tahun lalu" Anak buah itu berbicara sambil tersenyum lebar.
Fang An yang mendengar Hal itu menjadi marah, yang Ada dipikirkannya mungkin gadis yang dimaksud orang itu adalah Chu Lian.
Fang An langsung melompat ke tengah-tengah mereka. "Katakan siapa nama gadis yang Kalian temui di gubuk tahun lalu" Fang An berbicara dengan nada sangat dingin.
"Hei kau Cari mati?" Orang yang Ada dihadapan Fang An berbicara sambil tersenyum mengejek.
"Cepat katakan atau nasibmu Akan sama seperti anak buahmu" Ucap Fang An masih dengan nada dingin. Tiba-Tiba dua orang anak buah orang itu telah kehilangan nyawa.
"Ka-kau siapa?" Orang itu menjadi sangat ketakutan, anak buahnya berada pada tingkatan pembentukan inti dan Fang An dapat membunuh mereka dalam sekejap.
"Cepat katakan" Fang An mendekati Orang itu.
__ADS_1
"Ch-Chu Lian nama gadis itu Chu Lian" Orang itu berbicara dengan sangat ketakutan. Anak buah dari orang itu tidak Ada yang berani bergerak.
Mendengar itu Fang An menjadi sangat marah, matanya memerah, badannya Mengeluarkan Api. "Siapa yang menyuruhmu?" Fang An semakin mendekat ke arah orang itu.
"Ta-Tan Yuenzhi" Orang itu sudah tidak dapat bergerak sama sekali.
"Kakek Tua itu, Aku bersumpah Akan membunuhmu dengan tanganku sendiri, dan jika Ada yang membunuhmu selain aku, orang itu Akan kubunuh" Fang An berbicara sambil menangis. Ia menyesal mengikuti amarahnya saat itu, ia menyesal telah meninggalkan Chu Lian saat itu, ia tidak dapat membayangkan apa yang dialami oleh Chu Lian.
"KALIAN SEMUA HARUS MATI!!" Fang An berteriak lalu Mengeluarkan Api yang sangat panas. Api itu langsung membakar semua orang itu tanpa Ada sisa.
Fang An menangis sejadi-jadinya, dalam kepalanya hanya terbayang-bayang wajah Chu Lian. "Maafkan aku.. Maafkan aku" Fang An terus mengulang-ulang Kata-kata itu.
Fang An hanya membunuh orang-orang yang menjadi anak buah orang itu, sedangkan Ketiga orang yang dihadang oleh kelompok itu dibiarkan selamat.
"Kakak, kenapa kau menangis?" Seorang gadis kecil tiba-tiba berada dihadapan Fang An dan mengusap air matanya.
"Tidak masalah, maaf aku terbawa emosi" Fang An berdiri dan menenangkan dirinya, meskipun itu susah namun ia tetap bersikap ramah kepada Ketiga orang yang Ada dihadapannya.
"Namamu Yun Mei? Terima kasih telah menenangkanku" Fang An mengusap kepala Gadis kecil yang bernama Yun Mei itu sambil tersenyum.
"Kakak terlihat sangat tampan jika tersenyum, aku ingin menikahi kakak" Gadis kecil itu memeluk Fang An.
"Kau masih terlalu kecil untuk menikah, jangan memikirkan Hal itu dulu" Fang An berbicara dengan lembut kepada Yun Mei.
"Kalau begitu menikahlah dengan kakakku, dia sudah besar" Ucap Yun Mei sambil menatap kakaknya.
__ADS_1
"Kau sangat lucu" Fang An mencubit pipi Yun Mei pelan.
"Terima kasih Tuan Telah menyelamatkan kami" Kakak dari Yun Mei berterima kasih kepada Fang An.
"Kenapa kalian berada disini?" Fang An bertanya kepada Kakak Yun Mei.
"Aku dan Yun Mei merupakan anak dari Kepala keluarga Yun, Tadi pagi keluarga kami tiba-tiba diserang oleh Keluarga Tan. Mereka ingin menduduki posisi Keluarga Terbesar Kekaisaran dan Juga ingin mengambil Pusaka Legendaris milik keluarga kami" Jelas Gadis itu.
"Kenapa selalu keluarga Tan, sepertinya aku memang harus menghancurkan mereka" Fang An bergumam Pelan, namun masih didengar oleh Yun Mei.
"Kakak bermusuhan dengan keluarga Tan? Apakah Kita bisa bertarung bersama? Kakakku Yun Xia sangat kuat aku yakin kau Akan memerlukan bantuannya" Yun Mei berbicara panjang lebar.
"Namamu Yun Xia? Nama yang bagus" Fang An memuji nama Yun Xia. "Aku memang Akan menghancurkan Keluarga Tan, namun ia memiliki bantuan dari Sekte Awan, sehingga mustahil mengalahkannya saat ini" Ucap Fang An kepada mereka semua.
"Sekte Awan? Keluarga Tan ternyata memiliki pendukung yang kuat, belum lagi keluarga Kekaisaran memihak mereka" Pria berbadan Kekar yang Ada dibelakang Yun Xia akhirnya buka suara. "Ah, aku lupa memperkenalkan diri, Namaku Chen Tao, Aku adalah penjaga Nona Xia dan Nona Mei" Sambung Orang itu lagi.
"Bisakah Kalian menjelaskan apa itu Keluarga Terbesar Kekaisaran? Aku baru pertama Kali mendengarnya" Fang An belum pernah mendengar tentang Hal ini.
"Keluarga Terbesar Kekaisaran adalah Keluarga yang memiliki pengaruh Terbesar dalam Kekaisaran. Setiap keluarga memiliki kekuatan Tempur yang lebih kuat dari suatu kerajaan, namun kelima Keluarga Terbesar tidak pernah akur, mereka selalu saling menjatuhkan. Keluarga-keluarga ini adalah, Keluarga Yun, Tang, Xiao, Bai, Wu. Namun Kali ini keluarga Yun telah digamtikan oleh Keluarga Tan" Yun Xia menjelaskan apa itu Keluarga Terbesar Kekaisaran dengan Wajah yang murung.
"Mungkin ini Akan merepotkan, tapi aku Akan membantu keluargamu Mendapatkan posisinya lagi" Ucap Fang An sambil tersenyum.
"Sepertinya itu tidak mungkin, hanya aku dan Yun Mei yang tersisa dari semua anggota keluarga" Yun Xia tiba-tiba Mengeluarkan air Mata.
"Tenang saja aku pasti bisa melakukannya" Ucap Fang An sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ya, aku Juga percaya kakak tampan bisa melakukannya" Ucap Yun Mei sambil Tersenyum.