Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.46 Menyerang Keluarga Tan


__ADS_3

Fang An saat ini sedang melatih Chu Hongli, perkembangan Hongli terbilang sangat cepat. Hanya dalam 4 hari ia sudah mencapai Lapisan ke-9 dari Penempaan Tubuh dan sudah bersiap untuk menerobos ke Pembentukan Qi.


"Kau sangat Jenius, kau siap untuk menaikan tingkatan?" Fang An bertanya kepada Hongli.


"Aku selalu siap Guru" Hongli menjawab dengan sangat bersemangat.


Fang An mengeluarkan Pill Kebangkitan, ia ingin mencoba apa yang akan terjadi jika Hongli melakukan terobosan dengan dibantu Pill ini. "Makanlah Pill ini lalu lakukanlah Terobosan" Ucap Fang An lalu memberikan Pill itu.


Hongli Langsung Memakan Pill itu. Setelah Bebrapa saat Hongli merasakan apa yang dirasakan oleh Fang An saat ingin naik ke tingkat Pembangunan Fondasi. Hongli merasakan Panas dan dingin secara bergantian. Fang An langsung menyalurkan Qi miliknya untuk membantu menghilangkan rasa sakit yang dirasakan Hongli.


Setelah seharian penuh tetap berada dalam posisi itu, Akhirnya Fang An dan Chu Hongli membuka Matanya. Fang An kali ini benar-benar yakin Hongli memiliki Bakat Dewa. Hongli saat ini berada pada Lapisan Pertama Penyempurnaan Qi. Ia bahkan langsung melewati Tingkatan Pembentukan Qi. Fang An tau bahwa ini juga merupakan hasil dari bantuan Pill Kebangkitan, namun tetap saja jika orang yang tidak berbakat tidak akan mencapai tahap Penyempurnaan Qi.


"Guru, apakah aku sudah mencapai Tingkatan Pembentukan Qi?" Hongli bertanya kepada Fang An yang ada dihadapannya.


"Kau sudah melewati tingkatan itu, berlatihlah terus, sebentar lagi kita akan melakukan perjalanan yang panjang" Ucap Fang An lalu berdiri meninggalkan Hongli.


---


Keesokan Harinya Fang An bersiap-siap untuk pergi ke kota tempat tinggal Keluarga Tan.

__ADS_1


"Hongli, jaga kakakmu baik-baik" Ucap Fang An lalu ia langsung pergi ke kota tempat keluarga Yan tinggal.


Fang An hanya memerlukan waktu 30 menit untuk sampai ke tempat keluarga Tan berada. Kota ini Bernama Kota Yuenzhi, sesuai namanya Kota ini merupakan wilayah kekuasaan dari Tan Yuenzhi.


Kota ini tidak memiliki penjaga di pintu masuknya. Ketika Fang An masuk ke kota ini, Fang An tidak melihat ada satupun penduduk. Semua pintu dan jendela tertutup semua bangunan yang ada disini tertutup.


Fang An terus berjalan mencari tempat tinggal dari keluarga Tan. Setelah beberapa saat Fang An akhirnya menemukan tempat yang ia cari. Namun Fang An tidak menyangka tempat ini dijaga oleh banyak sekali penjaga. Terlihat bahwa keluarga Tan sangat mewaspadai kedatangan Fang An, Sehingga mereka mengumpulkan semua penjaga kota ditempat ini.


"Keluarga Tan memang sangat menjijikan" Ucap Fang An yang berjalan ke arah penjaga kota berada. "Aku tidak memiliki masalah dengan kalian, pergilah. Jika kalian tidak ingin pergi, aku dapat Memastikan kalian tidak akan dapat kembali kerumah kalian" Ucap Fang An kepada semua penjaga itu.


"Jangan Bodoh, kau hanya sendiri dan kau hanya berada pada tingkatan Pembangunan Fondasi. Tuan Yuenzhi kami telah berada pada tingkatan Jiwa yang baru lahir" Salah satu penjaga berteriak kepada Fang An.


"Baiklah kalau kalian ingin mati, Aku tidak menyangka bahkan sampai diambang kematian kalian masih saja tidak mengetahui kebusukan kakek tidak tau malu itu" Ucap Fang An dengan nada merendahkan. "Seribu Pedang Api" Muncul Banyak Pedang Api disekitar Fang An.


Satu demi satu para penjaga itu tertusuk oleh pedang api Fang An dan langsung berubah menjadi abu. "Tuan Kami mohon biarkan kami pergi" Salah satu penjaga berteriak dengan Putus Asa.


"Sudah terlambat untuk mengatakan itu" Ucap Fang An dingin lalu berjalan memasuki tempat tinggal Keluarga Tan.


Ketika Fang An masuk, ia langsung diserang oleh lima orang kultivator tingkat Pembentukan Inti. Fang An dengan sangat mudah menghindari semua serangan mereka.

__ADS_1


"Dengan kemampuan seperti ini kalian tidak akan mampu membunuhku" Fang An berbicara dengan sangat tenang.


"Kau terlalu meremehkan Lima Pelindung Tan" Salah satu dari mereka berbicara dengan Tegas.


"Serangan Kombinasi : Tapak Penghancur Bumi" Ucap Mereka semua bersamaan.


Muncul sebuah Telapak tangan yang besar di atas Fang An, telapak tangan itu memberikan tekanan yang sangat besar.


"Matilah kau Fang An" Salah satu mereka berteriak dengan bahagia. Karena mereka berpikir Fang An sudah pasti mati setelah terkena serangan itu.


"Bisakah kalian jangan mimpi dipagi hari?" Terdengar suara yang membuat mereka berlima menjadi ketakutan.


"Kalian terlalu meremehkanku" Fang An berjalan mendekati mereka berlima.


"Ka-kau bagaimana bisa?" Mereka semua terkejut melihat Fang An masih hidup, bahkan tidak ada luka sama sekali.


"Aku tau kalian pasti memiliki musuh dimana-mana. tidak baik jika aku langsung menghabisi kalian" Ucap Fang An dengan Nada sangat dingin.


Fang An lalu mengeluarkan api ditangannya dan mengarahkan api itu kepada mereka berlima. Mereka mengira mereka akan terbakar dan menjadi abu. Namun tidak ada yang terjadi pada mereka.

__ADS_1


"Jurus apa yang kau guna-" Salah satu dari mereka ingin mengejek jurus yang digunakan Fang An, namun tiba-tiba mereka berlima memuntahkan darah secara bersamaan.


"Aku tidak membunuh kalian, Aku hanya membuat kalian tidak dapat berkultivasi, sehingga musuh-musuh kalian dapat dengan mudah membunuh kalian" Ucap Fang An sambil tersenyum dingin, lalu berjalan lebih masuk dalam lagi.


__ADS_2