
Fang An masuk ke dalam sebuah ruangan bersama Jack.
"Selama datang ketua" Ucap 2 orang lain yang Ada di ruangan ini sambil Memberi hormat.
"Kalian sedang apa? dan kenapa kalia semua memanggilku ketua?" Fang An baru menyadari dari awal Jack Juga memanggilnya ketua.
"Kau belum menceritakan kepada ketua?" Salah satu orang yang Ada disitu sambil menatap Jack dengan tajam.
"Eh Aku lupa" Ucap Jack sambil bertingkah sok polos.
"Kau memang yang terlemah dan tidak berguna, Biar Aku saja yang menjelaskan" Ucap Salah seorang yang lain lalu mempersilahkan Fang An duduk. "Namaku Ray Aku merupakan murid dari Dewa Laut dan dia adalah Nathan Murid dari Dewa Angin dan Aku yakin kau sudah mengenal manusia yang tidak berguna itu" Ucap pemuda yang bernama Ray itu.
"Jadi kenapa kalian memanggilku ketua?" Tanya Fang An.
"Guru kami mengatakan bahwa mereka semua dapat mempersiapkan diri untuk Kekacauan di dunia para Dewa karena bantuan dari Dewa Kegelapan, jadi mereka sudah memutuskan siapapun yang menjadi murid Dewa Kegelapan Akan menjadi Ketua dari semua Murid Dewa" Ucap Nathan yang tiba-tiba membuka suara.
__ADS_1
"Masih Ada yang tidak Aku mengerti, Mengapa Jack mengatakan aku merupakan Penyihir Tingkat Penghancur ke-4?" Fang An bertanya sekali lagi.
"Jadi di benua ini banyak orang yang menjadi Penyihir, dan untuk membedakan kekuatan mereka dibuatlah tingkatan-tingkatan Penyihir. Yang paling lemah merupakan Penyihir Tingkat 1 dan yang paling kuat tingkat 9. Namun Ada Beberapa Penyihir yang mampu melewati tingkat 9 dan mereka merupakan Penyihir Suci Hanya Ada 10 Orang di benua ini yang menjadi Penyihir suci" Yang menjawab Kali ini adalah Jack. "Tingkatan Penghancur merupakan tingkatan di atas Tingkatan Penyihir Suci" Sambungnya lagi.
"Baiklah Aku mengerti, Jadi kenapa Aku harus masuk ke dalam Asosiasi Penyihir?" Tanya Fang An lagi.
"Supaya kau mendapat kesibukan hingga saat yang diramalkan tiba" Ucap Ray sambil tersenyum. "Baiklah ini misi pertama untukmu" Sambung Nathan Sambil memberikan selembaran kertas.
"Membantu Desa Awan Putih" Ucap Fang An membaca selembaran kertas itu.
–––
"Apakah Ini Desa Awan Putih?" Fang An bertanya kepada seorang Gadis yang sedang berjalan di depannya.
"Iya kau benar, Apakah kau dari Asosiasi Penyihir?" Ucap Gadis itu dengan sopan.
__ADS_1
"Ya kau benar, dalam misiku tertulis untuk membantu Desa ini, lalu apa yang bisa ku Bantu?" Ucap Fang An kepada gadis itu.
"Mungkin kepala desa mengetahui lebih jelas, Lebih baik Kita ke balai desa" Ucap Gadis itu lalu berjalan ke arah Balai Desa.
"Terima kasih karena anda bersedia datang tuan" Ucap kepala desa yang terlihat cukup berumur itu dengan sopan.
"Tidak perlu formal seperti itu Kepala Desa, Aku hanya ingin menanyakan apa yang perlu aku Bantu" Ucap Fang An dengan sopan.
"Kami belum membayar pajak Kepada kerajaan selama 6 bulan dan setiap bulannya mereka datang untuk meminta pajak tersebut namun jika kami tidak memberikan pajak mereka akan membawa satu gadis dari Desa ini" Ucap Kepala Desa dengan muka yang terlihat murung. "Desa kami tidak memiliki penghasilan tetap, sehingga kami tidak Tau kapan kami bisa membayar dan Kali ini kami tidak memiliki uang" Sambung Kepala Desa lagi.
"Baiklah aku sudah mengetahui permasalahannya" Ucap Fang An sambil tersenyum. "Aku akan berusaha menghentikan mereka" Sambung Fang An lagi.
"Tapi bagaimana kau menghentikan mereka? Rata-rata setiap orang yang mengambil pajak adalah Penyihir Tingkat 5" Ucap Kepala Desa kepada Fang An.
"Kalau aku bilang Aku Penyihir Tingkat Penghancur apakah kau akan percaya Aku bisa menghentikan mereka?" Ucap Fang An sambil tersenyum.
__ADS_1
Kepala Desa bersama orang-orang yang Ada disitu tidak dapat menahan keterkejutan mereka. "Mohon maaf aku telah meragukanmu" Ucap kepala desa yang bersujud di depan Fang An.
"Jangan seperti itu, kau mengatakan itu Karena kau peduli padaku" Ucap Fang An dengan tersenyum sambil mengangkat kepala desa yang sedang bersujud.