Legenda Murid Tiga Dewa

Legenda Murid Tiga Dewa
Ch.23 Warisan Penyihir Suci


__ADS_3

Menurut informasi dari Kepala Desa para petugas pajak akan datang besok, Jadi untuk Hari ini Fang An menginap dirumah Kepala Desa.


Kepala Desa memiliki seorang Anak laki-laki yang sudah berkeluarga, dan ternyata gadis yang tadi bertemu Fang An merupakan cucu dari Kepala Desa, yang berarti anak dari anak kepala desa.


Fang An saat ini sedang berada di meja makan bersama keluarga dari Kepala Desa. Fang An merasakan kehangatan seperti keluarga yang sudah lama tidak ia rasakan.


"Nak kau dari tadi belum memperkenalkan namamu, bolehkah kami Tau siapa namamu?" Kepala Desa tiba-tiba bertanya kepada Fang An.


"Ah Aku lupa, Namaku Fang An" Ucap Fang An sambil tersenyum.


"Benar dugaanku, kau berasal dari benua lain Kan?" Ucap kepala desa.


"Kau mengetahui Benua tempat aku tinggal?" Fang An tidak menyangka kepala desa bisa mengetahui tempat asalnya.


"Sebenarnya Ayahku dahulu memiliki teman yang merupakan seorang Penyihir Suci generasi sebelum yang sekarang dan ia berasal dari benua tempat kau tinggal, Ia pernah mengatakan Akan Ada saat dimana orang dari benuanya akan datang ke Desa ini, maka dari itu dia sudah menyiapkan Beberapa barang untuk diberikan kepadamu" Ucap Kepala Desa.

__ADS_1


"Boleh kah aku Tau barang apa itu?" Fang An penasaran dengan benda yang ditinggalkan oleh Penyihir Suci yang dikatakan oleh Kepala Desa.


"Setelah ini ikutlah denganku" Ucap Kepala Desa Lalu melanjutkan makan malam mereka.


–––


"Jadi barang itu Ada disini?" Fang An dan Kepala Desa saat ini berada didepan sebuah Goa yang ditutupi oleh Batu yang besar.


"Ya barang itu berada disini dan dia mengatakan kau pasti bisa membuka Batu ini" Ucap kepala desa. "Aku Akan memberimu waktu sendiri jaga dirimu baik-baik" Sambung Kepala Desa lalu pergi.


"Akhirnya kau datang Juga" Terdengar suara seorang Pria yang Langsung masuk ke dalam pikiran Fang An.


"Kau menungguku?" Fang An bertanya dengan santai.


"Aku akan memberikan kekuatanku, musuhmu yang akan datang mungkin akan sulit ditangani, Buat Pasukanmu sebanyak-banyaknya dan Juga kumpulkan semua orang-orang yang berharga bagimu di Desa Awan Putih, buatlah kerajaanmu sendiri dan kuasai seluruh benua ini" Suara yang sama terdengar dipikirkan Fang An.

__ADS_1


"Kau sebenarnya masih jauh dari kekuatan seorang Dewa, namun tidak Ada manusia di benua ini maupun dibenuamu yang dapat menyaingimu. Namun disebuah benua yang akan kau datangi dimasa depan banyak orang yang memiliki kekuatan seperti dirimu sekarang. Aku akan memberikan kekuatanku dan setelah ini Aku akan menghilang, Jaga dirimu baik-baik Calon penguasa Dunia" Sambung suara itu lagi.


Tiba-tiba Fang An merasakan Ada kekuatan yang mengalir di tubuhnya. Fang An langsung duduk dan berusaha menstabilkan kekuatan yang masuk ke dalam tubuhnya.


Setelah sekian lama akhirnya Fang An berhasil menstabilkan kekuatan yang ia dapatkan. Fang An memikirkan semua Omongan dari suara yang tadi ia dengar dan menurutnya tidak mungkin orang yang memiliki suara itu berbohong kepadanya.


Fang An kemudian berdiri dan berjalan menuju sebuah peti yang Ada didepannya.


"Aura yang sangat kuat" Fang An merasakan aura yangs sangat kuat ketika membuka peti itu. Didalam peti itu terdapat Baju berwarna hitam yang terlihat gagah dan memancarkan aura yang sangat kuat beserta sebuah buku. "Baju ini Mengeluarkan aura yang Lebih kuat dari Panah dan pedangku" Fang An membandingkan aura baju ini dengan Pedang dan Panah Miliknya.


Fang An langsung menggunakan baju dan mengambil buku yang Ada disitu lalu bergegas keluar. Ternyata Hari sudah siang, ia langsung bergegas kembali ke Desa.


Ketika ia sampai di pintu masuk desa ia mendengar suara keributan didalam Desa.


"Sial Aku terlambat" Fang An langsung bergegas berlari kedalam Desa sambil berharap belum terjadi sesuatu yang buruk.

__ADS_1


__ADS_2