
Fang An saat ini sedang berada disebuah tempat makan bersama dengan kakak beradik Yun dan Chen Tao.
"Apa yang harus Kita lakukan sekarang? Kita telah menyinggung Keluarga Wu, mereka pasti akan membalaskan perbuatanmu" Yun Xia terlihat sangat gelisah.
"Tenang saja, apakah dikota ini Ada keluarga Fei?" Fang An bertanya kepada Yun Xia.
"Ada, Keluarga Fei merupakan keluarga Kelas 1, namun meskipun begitu kekuatan mereka menyamai keluarga Terbesar Kekaisaran" Jawab Yun Xia.
"Selesai Makan Kita Akan pergi ke Kediaman keluarga Fei" Ucap Fang An lalu lanjut makan.
"Saudara Fang, apa yang akan kau lakukan dengan Keluarga Fei?" Chen Tao bertanya kepada Fang An.
"Bersekutu" Jawab Fang An singkat.
---
Fang An dan yang lainnya sedang berada disebuah pintu masuk yang cukup besar.
"Apakah ini Kediaman keluarga Fei?" Fang An bertanya kepada Penjaga yang Ada didepan pintu masuk.
"Ya kau benar, Ada perlu apa?" Penjaga itu menjawab tanpa Memandang muka Fang An.
"Bisakah kami masuk? Ada yang perlu aku bicarakan dengan Salah satu anggota keluarga Fei" Fang An masih berusaha untuk menahan emosinya.
"Pergi saja, Keluarga Fei tidak mungkin ingin berbicara dengan orang seperti kalian" Penjaga itu membentak Fang An.
"Mulai sekarang kau berhenti bertugas, kembali kerumahmu dan jangan pernah menginjakan kakimu disini" Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang tidak asing ditelinga Fang An.
"Fang An aku merindukanmu" Tiba-tiba Fang An dipeluk oleh seorang gadis.
__ADS_1
"Fei Ruo, sepertinya kau masih ingin membunuhku" Ucap Fang An kepada gadis yang Ada didepannya.
"Tidak apa-apa, kakek sedang mengajari muridmu tentang Alkemis" Ucap Fei Ruo sambil melepaskan pelukannya.
"Muridku?" Fang An tidak mengerti apa yang dikatakan Fei Ruo.
"Nona Yun?" Fei Ruo baru menyadari gadis yang Ada dibelakang Fang An adalah Yun Xia.
"Kau tidak perlu memanggilku seperti itu, Keluargaku sudah bukan Keluarga Terbesar Kekaisaran" Ucap Yun Xia sambil Tersenyum.
"Bagiku Kalian tetaplah Keluarga Terbesar Kekaisaran" Ucap Fei Ruo dan langsung menarik Yun Xia dan Yun Mei untuk masuk.
Fei Ruo membawa Fang An dan yang lainnya ke depan sebuah ruangan. "Kakek Ada didalam, aku Tau Ada Hal penting yang akan kau bicarakan" Fei Ruo mempersilahkan Fang An untuk masuk. Lalu ia membawa Yun Xia dan Yun Mei beserta Chen Tao pergi ke tempat lain.
Fang An membuka pintu ruangan itu perlahan-lahan. Saat pintu itu Terbuka, Fang An melihat Tetua Agung bersama dengan seorang anak kecil.
"Guru kau benar-benar datang" Anak kecil itu Langsung memeluk Fang An.
"Hongli?" Fang An membalas pelukan Hongli.
"Kakek tadi bilang kau akan datang dan ternyata kau benar-benar datang" Ucap Hongli dengan sangat gembira.
"Hongli, Pergilah Cari Kakak Ruo, Aku ingin membicarkan sesuatu dengan gurumu" Ucap Tetua Agung kepada Hongli.
"Baik kek" Hongli langsung pergi keluar.
Saat Hongli keluar, tetua Agung langsung menutup pintu dan tiba-tiba ia menangis. "Aku Kira kau sudah meninggal, aku tidak menyangka kau masih hidup" Tetua Agung memeluk Fang An.
"Terima kasih sudah mengkhawatirkanku" Ucap Fang An sambil tersenyum.
__ADS_1
"Maafkan Aku tidak dapat menyelamatkan Chu Lian" Ucap Tetua Agung sambil menundukan kepalanya.
"Sebenarnya aku masih merindukan dirinya, namun Aku Juga Tau ini sudah ditakdirkan terjadi" Fang An berusaha menahan air matanya.
"Andai saja Aku lebih cepat sampai ditempat itu mungkin tidak akan terjadi Hal seperti ini" Tetua Agung merasa bersalah atas kejadian yang dialami Chu Lian.
"Jangan salahkan dirimu, Kau menyelamatkan Hongli saja itu sudah membuatku senang" Fang An berusaha menenangkan Tetua Agung.
"Baiklah, Lalu kenapa kau kesini?" Tetua Agung bertanya kepada Fang An.
"Aku kesini untuk meminta bantuanmu" Jawab Fang An. "Aku ingin keluargamu bersekutu dengan Keluarga Yun, kau pasti sudah mengetahui yang terjadi kepada keluarga Yun, sebelum kesini Aku telah menyinggung Keluarga Wu dan mereka pasti akan mencariku dan yang diketahui mereka Aku merupakan pengawal keluarga Yun" Ucap Fang An menjelaskan apa yang terjadi.
"Baiklah aku Akan bersekutu dengan Keluarga Yun" Ucap Tetua Agung.
"Bukankah jika ingin bersekutu harus meminta ijin kepala keluarga? mengapa kau yang memutuskan?" Ucap Fang An dengan santai.
"Kau Tau siapa Kepala keluarga Fei? Kepala Keluarga Fei adalah Fei Tian" Ucap Tetua Agung.
"Kalau begitu panggilkan Tuan Fei Tian kesini" Ucap Fang An kepada Tetua Agung.
"Kau memang bodoh, kau lupa Namaku? Fei Tian itu Aku bodoh" Ucap Tetua Agung sambil memukul pelan kepala Fang An.
---
Saat ini Fang An, Yun Xia, dan Yun Mei sedang berada disebuah ruangan bersama dengan Kepala dan Tetua Keluarga Fei.
"Kalian Menyetujui bersekutu dengan kami?" Yun Xia tidak menyangka masih Ada yang ingin bersekutu dengannya.
"Sebenarnya walaupun Fang An tidak datang kepadaku, Aku akan tetap membantu kalian. Ayah kalian adalah Muridku dan Ibu kalian Adalah Murid dari Kakek Fang An, Sudah kewajiban seorang Guru untuk membantu muridnya" Ucap Tetua Agung kepada Yun Xia.
__ADS_1
"Kau memiliki murid? Bukankah semua orang mengetahui kau tidak memiliki murid?" Fang An terkejut mendengar Tetua Agung memiliki murid.
"Bahkan Ayahmu belum bertemu dengan ibumu ketika Aku menjadikan Ayah mereka sebagai Muridku" Ucap Tetua Agung kepada Fang An