
Fang An tidak takut kepada Naga itu. Ia berpikir bahwa ia sudah pernah mati satu Kali, jadi ia merasa tidak apa-apa jika ia mati untuk kedua kalinya.
"Ya aku membangunkanmu, Apakah kau keberatan?" Fang An menjawab dengan santai. "Jika kau keberatan tidur saja lagi, jangan memperbesar Hal kecil" Sambung Fang An lagi sambil menatap malas ke arah Naga itu.
"Kau sangat bera-" Naga itu ingin berkata sesuatu kepada Fang An, namun perkataannya dipotong oleh Fang An.
"Lalu kenapa Aku harus takut? Jika aku harus mati sekarang itu berarti takdirku" Ucap Fang An dengan santai.
"Kau salah paham, Aku tertidur karena sebuah kutukan, dan Aku hanya dapat bangun jika Ada seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi Tuanku" Ucap Naga itu dengan pelan, namun masih terdengar menggelegar ditelinga Fang An.
"Ha? Lalu kenapa kau berteriak kepadaku?" Fang An terlihat kesal karena telinganya sakit mendengar suara Milik sang Naga.
"Maafkan aku, suaraku memang seperti ini" Ucap Naga itu sambil berusaha menahan-nahan suaranya agar tidak terlalu menggelegar.
"Ohh begitu" Ucap Fang An sambil menganggukan kepalanya. "Kau yang punya tempat ini Kan? Bolehkab aku mengambil Daun Lidah Api ini?" Sambung Fang An lagi bertanya kepada sang Naga.
"Kau adalah Tuanku, semua yang Ada disini menjadi milikku" Ucap Naga itu.
"Baiklah" Ucap Fang An dengan perasaan senang. Ia berpikir mungkin ia dapat meningkatkan Ilmu Pemurnian Tubuh Api Miliknya disini. Fang An langsung mengambil Daun itu lalu berjalan menjauhi Sang Naga.
"Tuan aku belum memberikan esensi darahku" Sang Naga menahan Fang An yang ingin pergi.
"Kau mau memberikan esensi darahmu?" Fang An terkejut, ia tidak menyangka Naga yang memiliki tingkatan sangat tinggi ingin memberikan esensi darahnya kepada Fang An. Tingkatan Naga ini bahkan lebih tinggi dari Ketiga Singa yang ia Miliki di kehidupan sebelumnya.
__ADS_1
"Kau akan benar-benar menjadi Tuanku ketika aku memberikan esensi darahku" Ucap Naga itu lalu Mengeluarkan esensi darahnya dan memberikannya pada Fang An.
Fang An langsung menyerap Esensi darah dari Naga itu. Tubuh Fang An menjadi sangat panas, matanya menyala seperti api, bahkan disekeliling tubuhnya muncul api yang sangat panas. Setelah 2 jam berlalu akhirnya Fang An sudah menjadi lebih baik, bahkan ia merasa tidak pernah sebaik ini.
"Kenapa aku merasa Aku sudah lebih kuat dari Tingkatan pembentukan Qi Lapisan Ke-15, namun aku belum mencapai Tingkatan Pembangunan Fondasi?" Fang An berbicara sendiri.
"Kau memasuki tingkatan penyempurnaan Qi, Tidak semua orang dapat memasuki tingkatan ini, Orang yang memasuki tingkatan penyempurnaan Qi Fondasinya akan menjadi lebih kuat" Ucap Sang Naga tiba-tiba.
"Penyempurnaan Qi? Aku baru Tau" Fang An bergumam pelan.
"Daun Lidah Api memiliki khasiat yang sangat bagus untuk pelatihan. Dibawah lava ini terdapat banyak Daun Lidah Api yang berusia lebih dari 100 Tahun" Ucap Sang Naga kepada Fang An.
"Setelah ujian ini Aku akan kembali kesini lagi" Ucap Fang An lalu berjalan pergi lagi.
"Aku tidak mungkin membawamu. Ukuranmu terla-" Fang An tiba-tiba berhenti berbicara, Karena ia melihat sang Naga sudah berubah menjadi seperti ular biasa yang berwarna Merah. "Baiklah Aku akan membawamu" Ucap Fang An Lalu membawa Naga itu keluar bersamanya.
–––
Fang An sudah kembali ke tempat awal semua Peserta berkumpul. Sudah Ada Sekitar 30 Peserta yang berada disini. Fang An langsung bergabung bersama mereka.
"Baiklah karena waktu sudah habis maka Kita Akan memulai tahap kedua" Ucap Orang yang berada dihadapan mereka.
Fang An sedikit terkejut, karena jumlah Peserta yang Ada disini sangat sedikit jika dibandingkan dengan semua Peserta yang Ada pada tahap pertama.
__ADS_1
"Tahap kedua Merupakan tahapan terakhir dalam ujian ini, Kalian Harus membuat Pill dari bahan-bahan yang Kalian dapatkan. Kalian memiliki Waktu 1 jam dan dimulai dari sekarang" Ucap Orang itu.
Semua Peserta langsung Mengeluarkan Tungku pembakaran milik mereka. Beberapa dari mereka memiliki Tungku pembakaran tingkat tinggi. Banyak orang yang menonton menjadi kagum Karena mereka melihat kualitas Tungku pembakaran milik Peserta-peserta itu.
Namun tiba-tiba semua orang menjadi terkejut hingga tidak dapat berkata-kata. Bahkan Fang Yun yang sedang menonton Juga terkejut melihat apa yang terjadi.
"Adik Tian, apakah kau mengajari dia membuat Tungku pembakaran menggunakan api Sejati?" Fang Yun bertanya kepada Tetua Agung yang berada disampingnya.
"Aku hanya memberikan dia sebuah buku, dan dalam satu bulan dia sudah bisa menerapkan Hal yang paling susah dalam buku itu" Tetua Agung menjelaskan apa yang terjadi.
"Aku tidak menyangka memiliki cucu sejenius itu" Fang Yun merasa bangga kepada cucunya.
–––
Fang An sedang berkonsentrasi mencampurkan semua bahannya. Ia Mengeluarkan banyak keringat. Setelah Beberapa Menit tiba-tiba didalam Tungku pembakaran Milik Fang An keluar cahaya Keemasan yang terang. Itu Berlangsung Beberapa saat hingga akhirnya Fang An mematikan apinya lalu mengambil sebuah Pill yang memancarkan cahaya Keemasan.
"Tidak Mungkin?!" Kali ini Tetua Agung yang sangat terkejut. "Dia bisa membuat Pill Fajar Keemasan? Bahkan memiliki kualitas baik?" Tetua Agung tidak dapat menahan keterkejutannya.
Semua orang yang Ada disitu terkejut. Bahkan para juri langsung mengatakan Fang An Lolos ujian ini. Mereka semua tidak menyangka Pill tingkat 5 yang Memiliki kesulitan tinggi, mampu dibuat oleh Peserta ujian Ini.
Setelah menunggu Beberapa saat akhirnya Peserta yang lain selesai membuat Pill mereka. Kebanyakan dari mereka Hanya mampu membuat Pill Tingkat 3 dengan kualitas rendah. Namun Ada satu orang yang mampu membuat Pill Tingkat 3 kualitas baik. Dia adalah murid Tan Yuenzhi.
Peserta yang Lolos Mendapatkan Lencana sebagai Alkemis Level 1, tetapi Fang An Mendapatkan Lencana Alkemis Level 3.
__ADS_1