
"Hei," panggil Guo Lin Xu.
"Lin Xu?" tanya Yang Fei.
"Kamu abis dari mana?" sahut Guo Lin Xu.
"Puncak gunung," jawab Yang Fei.
"Ngapain aja kamu di sana?" tanya Guo Lin Xu.
"Guru menyuruhku belajar mengendalikan seruling ini," jawab Yang Fei sambil memperlihatkan Seruling Hei Tian yang ada di genggaman tangan kanannya.
"Lalu? Apa kamu sudah bisa mengendalikannya?" tanya Guo Lin Xu.
"Aku sudah bisa mengendalikannya," sahut Yang Fei.
"Baguslah, selamat, ya," kata Guo Lin Xu sambil menepuk bahu Yang Fei dengan keras. Ia masih sedikit mabuk karena meminum arak kemarin malam.
"Terima kasih, Lin Xu," sahut Yang Fei.
"Sama-sama," balas Guo Lin Xu.
...****************...
Pagi hari di Gunung Xuan Zheng
"Yang Fei, kali ini, aku mau kamu memperhatikan semua langkah yang akan aku ajarkan kepadamu," kata Hua Xiang.
"Baik," sahut Yang Fei.
Hua Xiang mulai mempraktekkan langkah-langkah untuk menyeimbangkan gerakan pedang dengan langkah kaki. Ia sudah memperagakan tujuh jurus yang selama ini ia pakai untuk menyerang lawannya.
__ADS_1
"Yang Fei, apa kamu sudah mengerti?" tanya Hua Xiang sambil menatap wajah Yang Fei.
"Sudah, terima kasih, Hua Xiang," jawab Yang Fei.
"Sama-sama," sahut Hua Xiang.
"Sekarang, coba kamu praktekkin semua jurus yang sudah aku ajarkan kepadamu tadi," kata Hua Xiang.
"Oke," balas Yang Fei yang sudah bersiap untuk memulai jurusnya.
"Hua Xiang, Yang Fei, apa kalian melihat Lin Xu?" tanya Xiao Feng yang tiba-tiba berlari ke arah mereka dengan nada panik.
"Tidak, memangnya ada masalah apa?" sahut Hua Xiang sambil mengernyitkan keningnya.
"Lin Xu menghilang!" teriak Xiao Feng.
"Apa?!" tanya Hua Xiang yang langsung terkejut.
"Untuk apa aku berbohong pada kalian?" tanya Xiao Feng yang terlihat sangat gelisah.
"Kamu sudah mencari ke seluruh tempat?" tanya Hua Xiang memastikan.
"Sudah!" seru Xiao Feng.
"Sebaiknya kita lapor dulu pada Guru," kata Hua Xiang yang langsung berlari menuju ke aula utama.
"Oke," sahut Xiao Feng. Ia dan Yang Fei juga menyusul langkah Hua Xiang ke aula utama.
...****************...
Aula Utama Gunung Xuan Zheng
__ADS_1
"Guru," panggil Hua Xiang.
"Ada apa?" tanya Guru Besar Duan Xing.
"Kami mau meminta izin Guru untuk turun gunung. Lin Xu menghilang, kami ingin mencarinya," jawab Xiao Feng.
"Kalian sebenarnya belum siap untuk turun gunung sekarang. Tapi karena kalian mau mencari Lin Xu, maka Guru juga tidak bisa menghalangi kalian lagi. Guru harap kalian kembali dengan selamat," kata Guru Besar Duan Xing.
"Terima kasih, Guru," sahut Hua Xiang dan Xiao Feng yang memberi hormat secara bersamaan.
"Yang Fei," panggil Guru Besar Duan Xing.
"Aku di sini, Guru," sahut Yang Fei.
"Bisakah kamu tetap tinggal di sini? Kamu memang sudah bisa mengendalikan serulingmu. Tapi bagaimanapun juga, kultivasimu masih belum cukup untuk turun gunung," kata Guru Besar Duan Xing.
"Guru, aku..." sahut Yang Fei yang masih ragu untuk menjawab pertanyaan dari Gurunya.
"Yang Fei, kamu tidak perlu khawatir. Aku dan Hua Xiang akan menyelamatkan Lin Xu. Kami juga akan terus memberi kabar kepadamu jika sudah ada jejak dari Lin Xu. Kamu bisa berlatih dulu bersama Guru di sini," kata Xiao Feng.
"Yang Fei, Guru mengerti kegelisahan hatimu, tapi kamu bisa menyusul mereka berdua untuk mencari Lin Xu saat kultivasimu sudah meningkat," timpal Guru Besar Duan Xing.
"Baik, Guru. Yang Fei akan tetap tinggal di sini," sahut Yang Fei.
"Kalau begitu, Guru, Yang Fei, kami pamit," kata Xiao Feng.
"Iya, pergilah dan kembali setelah kalian sudah menyelesaikan misi kalian," balas Guru Besar Duan Xing.
Bersambung......
Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ☺️
__ADS_1