Legenda Pendekar Seruling

Legenda Pendekar Seruling
Turun Gunung Untuk Mencari Yang Jin


__ADS_3

"Guru," panggil Yang Fei.


"Ada apa?" tanya Guru Besar Duan Xing sambil menatap ke arah Yang Fei.


"Aku mau minta izin Guru untuk turun gunung besok pagi. Aku seharusnya mencari Kakakku sebelum aku datang ke sini. Jadi, besok pagi aku mau turun gunung untuk mencarinya," jawab Yang Fei.


"Baiklah, kau bisa pergi. Jangan lupa untuk ingat pesan Guru, jadilah orang yang bisa memberkati hidup orang lain dan bantulah orang-orang yang membutuhkan bantuanmu," sahut Guru Besar Duan Xing sambil menepuk pundak Yang Fei.


"Terima kasih, Guru. Aku pasti akan terus mengingat pesan Guru," balas Yang Fei sambil memberi hormat.


"Guru, aku juga mau minta izin untuk ikut menemani Yang Fei turun gunung," kata Xiao Feng.


"Guru, aku juga mau ikut!" seru Hua Xiang. Guru Besar Duan Xing tidak langsung menjawab kedua muridnya itu. Namun, Guru Besar Duan Xing mengalihkan tatapannya pada Guo Lin Xu yang diam saja.


"Lin Xu, apa kau tidak mau ikut pergi dengan mereka?" tanya Guru Besar Duan Xing.


"Tidak perlu, Guru. Aku akan menjagamu di sini," jawab Guo Lin Xu sambil tersenyum lebar.


"Lin Xu, kau tidak bisa menjagaku seorang diri," sahut Guru Besar Duan Xing sambil membalas senyuman Guo Lin Xu.

__ADS_1


"Tapi-" balas Guo Lin Xu.


"Pergilah dengan mereka," pungkas Guru Besar Duan Xing.


"Oke, Guru," sahut Guo Lin Xu.


"Baiklah. Kalian semua bisa pergi besok pagi. Sekarang kalian berkemas saja," kata Guru Besar Duan Xing.


"Terima kasih, Guru," kata Yang Fei, Xiao Feng, Hua Xiang, dan Guo Lin Xu secara bersamaan.


...****************...


"Jaga diri kalian, ya. Maaf karena Guru tidak bisa ikut pergi bersama dengan kalian," kata Guru Besar Duan Xing sambil tersenyum.


"Iya," balas Guru Besar Duan Xing sambil memeluk keempat muridnya itu. Setelah berpamitan kepada Guru Besar Duan Xing, mereka berempat pergi untuk turun gunung.


"Yang Fei, kau mau mencari Kakakmu ke arah mana?" tanya Xiao Feng.


"Ibuku pernah bilang kalau Kakakku dibawa pergi ke arah Barat. Mungkin sampai hari ini ia masih ada di sana," jawab Yang Fei.

__ADS_1


"Baiklah, ayo kita pergi ke sana!" seru Hua Xiang sambil memimpin perjalanan mereka ke arah Barat. Mereka pun sampai di bagian Barat saat siang hari.


"Permisi, Paman. Apa kau pernah melihat orang ini?" tanya Yang Fei kepada salah satu warga di sana.


"Tidak, aku tidak pernah melihatnya," jawab orang itu.


"Permisi, Bibi. Apa kau pernah melihat orang yang ada di lukisan ini?" tanya Yang Fei.


"Tidak," jawab Bibi itu sambil berlalu pergi.


"Kenapa tidak ada orang di sekitar sini yang pernah melihat Kakakku?" tanya Yang Fei dengan raut wajahnya yang kecewa.


"Tidak apa-apa, Yang Fei. Jika orang biasa tidak mengenali Kakakmu, maka orang-orang di dunia persilatan pasti mengenalinya. Aku dengar lusa akan ada festival yang diadakan untuk mengetahui siapa orang yang akan menjadi nomor satu di dunia persilatan. Kita bisa mengikuti festival itu untuk menemui orang-orang di dunia persilatan dan bertanya kepada mereka apakah mereka pernah melihat Kakakmu," kata Guo Lin Xu.


"Benarkah? Terima kasih, Lin Xu," sahut Yang Fei yang langsung tersenyum.


"Sama-sama," balas Guo Lin Xu.


"Semuanya, cepat beri hormat!" seru salah satu warga.

__ADS_1


Bersambung......


Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ☺️


__ADS_2