
"Yu Long, aku ingin meminta obat penawarku."
Yu Long pun memberikan sebuah botol berisi obat penawar kepada Xiao Chuan.
"Dan aku ingin menagih janjimu padaku," imbuh Xiao Chuan sambil menatap tajam ke arah Yu Long.
"Xiao Chuan, kau tenang saja. Untuk apa begitu terburu-buru?" tanya Yu Long sambil tersenyum licik.
"Aku tidak punya waktu untuk basa-basi denganmu."
Xiao Chuan langsung membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju ke arah pintu keluar.
"Tapi kau punya waktu untuk menyelamatkan adik tersayangmu. Kalau kau tidak punya waktu untuk menyelamatkannya, aku bisa membantumu untuk membunuhnya sekarang," sahut Yu Long sambil tersenyum licik.
"Lepaskan dia!" seru Xiao Chuan dengan kemarahan yang meluap-luap.
Xiao Chuan mulai mengepalkan kedua tangannya, rahangnya mengeras, dan ia menatap kedua mata Yu Long dengan tatapan tajamnya.
"Aku tidak mau melepaskan adikmu sekarang, kecuali kau mau melakukan satu hal lagi untukku."
"Apa itu?" tanya Xiao Chuan kesal.
"Buat darah Iblis yang ada di dalam tubuh Yang Fei bangkit."
"Apa maksudmu? Yang Fei adalah keturunan dari suku Iblis?" tanya Xiao Chuan tidak percaya.
"Tentu saja. Kalau tidak, untuk apa aku membawanya hidup-hidup ke sini?" sahut Yu Long sambil tersenyum licik.
"Bagaimana aku bisa membangkitkan darah Iblis di dalam tubuhnya? Aku hanya seorang manusia biasa."
"Aku punya cara. Kau hanya perlu membantuku untuk melakukan sesuatu yang akan kuperintahkan kepadamu," jawab Yu Long sambil tersenyum licik.
...****************...
"Yang Fei, ayo kita pergi dari sini. Aku sudah mencuri kunci pintu ruangan ini dari Yu Long," ucap Xiao Chuan sembari menunjukkan sebuah kunci pintu kepada Yang Fei.
__ADS_1
"Yu Long sudah memberikan obat penawar kepadamu?" tanya Yang Fei penasaran.
"Sudah," jawab Xiao Chuan sambil mengangguk.
"Bagaimana dengan hal yang dia janjikan kepadamu? Apa dia juga sudah menepatinya?" sahut Yang Fei memastikan.
"Kau tidak perlu memikirkan itu. Sekarang kita hanya perlu kabur dari sini," jawab Xiao Chuan sambil membantu Yang Fei berdiri.
"Tapi obat penawarmu hanya akan bertahan selama 3 hari."
"Itu tidak masalah, aku sudah mencuri batu kristal ini dari Yu Long," kata Xiao Chuan sembari mengeluarkan sebuah batu kristal dari kantung bajunya.
"Baiklah, ayo kita pergi dari sini," sahut Yang Fei sembari bangkit berdiri.
Xiao Chuan langsung membuka pintu ruangan senjata itu. Namun, Yu Long sudah berdiri di depan pintu ruang senjata sambil tertawa.
"Hahaha. Kalian pikir kalian bisa pergi dari tempat ini? Sekalipun kau berhasil mencuri kunci ruangan ini untuk membebaskan Yang Fei, tapi adikmu-"
"Hari ini adalah hari kematianmu," timpal Yang Fei sambil mengerahkan seluruh tenaga dalamnya untuk mengendalikan golok terkuat yang ada di dalam ruang senjata itu.
"Tunggu dan lihat saja," jawab Yang Fei sembari memegang golok itu dengan kedua tangannya dan mengarahkan benda tajam itu ke leher Yu Long.
"Baiklah, aku tidak akan macam-macam lagi. Lepaskanlah nyawaku, maka aku juga akan melepaskanmu dari tempat ini."
"Atas dasar apa aku harus melepaskanmu?" tanya Yang Fei kesal.
"Anggap saja kau melakukannya demi teman-teman dan Kerajaan Chang An yang saat ini sedang ditawan oleh anak buahku."
"Jika kau mati, anak buahmu juga akan mati di tanganku."
"Kau boleh membunuhku, tapi kau tetap tidak akan pernah lolos dari takdirmu sebagai Raja Iblis," sahut Yu Long sambil tersenyum licik.
"Apa maksudmu?" tanya Yang Fei sembari menggenggam golok itu dengan erat.
"Kau mungkin tidak pernah tahu, tapi kau adalah putra tunggal dari pasangan Dewi Perang Chen Fei dan Raja Iblis Li Zhen. Kau memiliki dua darah yang saling bertentangan di dalam tubuhmu."
__ADS_1
"Kau masih bisa berbohong saat nyawamu sudah berada di ujung tanduk?" tanya Yang Fei dengan nada mengancam.
"Saat kau lahir, Kaisar Langit berusaha keras untuk menutupi aura Iblismu. Tapi tetap saja ia tidak bisa menghilangkan identitasmu sebagai keturunan suku Iblis."
"Sejak awal, kau seharusnya mengabdi pada Alam Iblis untuk menjadi Raja Iblis. Bukan menjadi Dewa Perang bagi Alam Langit yang hanya tahu bagaimana caranya membunuh suku Iblis," imbuh Yu Long sambil tersenyum licik.
"Aku bukan Dewa Perang atau putra tunggal dari pasangan Dewi Perang dan Raja Iblis. Aku adalah Yang Fei," sahut Yang Fei dengan nada tegas.
"Mo Zhun adalah Raja Iblis yang menggantikan posisimu, tapi dia adalah orang yang sangat keterlaluan. Betapa bagusnya jika orang sepertimu yang menjadi Raja Iblis, Yang Fei."
"Kau benar-benar sudah gila," balas Yang Fei sembari menggelengkan kepala.
"Karena kau memiliki darah suku Iblis, maka kau dapat membuka Sumur Iblis di Nan Ding. Selain itu, kau dapat menguasai tiga Alam jika kau mau menjadi Raja Iblis."
"Aku tidak mau menjadi Raja Iblis," ucap Yang Fei dengan nada tegas.
"Aku sudah mengatakan semua yang seharusnya kukatakan. Jika kau tidak mau menjadi Raja Iblis, maka bersiaplah untuk melihat tiga alam hancur di tangan Mo Zhun."
Yang Fei pun langsung menusukkan golok di tangan kanannya ke leher Yu Long. Yu Long langsung meninggal dan menghilang menjadi abu setelah ditusuk oleh golok itu.
Yang Fei dan Xiao Chuan memutuskan untuk segera pergi ke dapur dan mencari Mo Ling untuk membuka pintu rahasia di dapur.
"Mo Ling, bisakah kau memberikan batu giok itu kepada Yang Fei? Dia bisa mengendalikan Seruling Hei Tian, maka dia pasti bisa membuka pintu rahasia ini," pinta Xiao Chuan.
"Seruling Hei Tian memilihmu sebagai Tuannya? Kekuatan magismu pasti sangat hebat," puji Mo Ling.
"Tidak juga. Aku juga tidak tahu mengapa Seruling Hei Tian memilihku sebagai Tuannya."
"Ini. Cobalah tuangkan sedikit darahmu ke atas giok ini dan arahkan Giok Yuan Zheng ke depan pintu rahasia," sahut Mo Ling sembari memberikan Giok Yuan Zheng kepada Yang Fei.
"Baik, terima kasih, Mo Ling."
Yang Fei pun meminjam pedang Xiao Chuan untuk menggores jari telunjuknya. Darah yang bercucuran keluar dari jari itu Yang Fei tempelkan ke atas Giok Yuan Zheng. Setelah itu, ia mengarahkan giok itu ke depan pintu rahasia. Dan sebuah keajaiban terjadi. Pintu itu langsung terbuka dengan sendirinya.
Bersambung......
__ADS_1
Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ️😊