
Saat langit sudah gelap, banyak sekali asap hitam yang berkeliaran di langit. Begitu asap itu sampai di depan gerbang Istana, asap itu kemudian berubah menjadi prajurit suku Iblis yang berpakaian hitam dari ujung kepala ke ujung kaki.
"Lapor!" teriak salah seorang prajurit Istana sambil berlari ke aula Istana Yu Qing. Kebetulan, Qin Yang dan Qin Jun sedang berada di dalamnya untuk memeriksa dokumen-dokumen penting.
"Apa yang terjadi sampai kau terlihat begitu panik?" tanya Qin Yang penasaran. Ia langsung menutup dokumen yang sedang ia baca.
"Yang Mulia, suku Iblis menyerang Kota Chang'An. Mereka sudah membunuh beberapa prajurit Istana dan mengganggu para warga," jawab prajurit Istana itu.
"Apa?" tanya Qin Yang terkejut. Seketika itu juga, Qin Yang langsung bangkit berdiri dan memberi kode kepada Kepala Prajuritnya untuk mempersiapkan perang.
"Apa? Bukankah suku Iblis sudah hilang dari dunia ini selama ribuan tahun?" tanya Qin Jun heran.
"Kita harus pergi berperang melawan mereka, ayo!" seru Qin Yang kepada Kepala Prajurit di Istana.
"Ayo kalahkan suku Iblis!" teriak Kepala Prajurit itu.
Semua orang mulai berperang melawan suku Iblis, termasuk Adipati Qin Ming yang sedang berusaha untuk melindungi Istananya sendiri dengan pedang sakti di tangan kanannya dari serangan ribuan prajurit suku Iblis.
"Yang Fei, akhirnya aku menemukanmu," ucap Pria Bertopeng Besi itu sambil tertawa pelan.
"Kau begitu merindukanku, ya?" sahut Yang Fei sembari tersenyum. Kemudian, ia segera memainkan Seruling Hei Tian untuk membuat Pria Bertopeng Besi itu pusing.
Untuk sesaat, nada dari seruling itu mampu membuat suku Iblis berhenti menyerang Istana. Namun, hal itu tidak bertahan lama. Setelah mereka sadar, mereka kembali menyerang Istana dengan kejam.
__ADS_1
Yang Fei tidak lagi memainkan seruling itu, melainkan ia memakainya sebagai senjata seperti pedang. Ketika Pria Bertopeng Besi itu ingin mencakar pundak kirinya, Yang Fei menahan dan mendorong kedua tangan lawannya dengan Seruling Hei Tian.
Tidak berhasil melukai tubuh Yang Fei, Pria Bertopeng Besi itu langsung melemparkan senjata rahasia yang paling mematikan milik suku Iblis, Paku 7 Penderitaan, tepat di jantung Yang Fei.
"Yang Fei, awas!" teriak Qin Jun dengan wajah cemas. Yang Fei pun segera menghindar dari senjata rahasia yang dilemparkan oleh Pria Bertopeng Besi itu.
"Terima kasih," sahut Yang Fei sambil tersenyum senang. Ia pun memutarkan seruling di tangan kanannya dengan sangat cepat dan memukul wajah Pria Bertopeng Besi itu tanpa ragu-ragu.
"Sialan! Baik di Alam Langit, Alam Iblis, maupun Alam Manusia, kau selalu saja menghancurkan rencanaku!" seru Pria Bertopeng Besi itu dengan sangat marah.
Pria itu tahu bahwa ia tidak akan bisa membunuh Yang Fei hari ini, jadi ia segera menyerang Hua Xiang karena Hua Xiang tidak begitu mahir bela diri.
Xiao Feng yang melihat Pria Bertopeng Besi itu ingin melukai Hua Xiang dengan racun Iblis segera menutupi tubuh Hua Xiang dengan tubuhnya sehingga akhirnya Xiao Feng yang terkena racun Iblis.
"Xiao Feng, apa yang kau lakukan? Kenapa kau menahan racun Iblis itu di tubuhmu?" tanya Hua Xiang panik. Xiao Feng sudah memuntahkan banyak darah dari mulutnya saat ini.
"Hentikan!" seru Yang Fei sembari menatap tajam ke arah Pria Bertopeng Besi itu. Yang Fei sangat marah karena pria itu sudah berani melukai sahabatnya.
Pria Bertopeng Besi itu segera mundur perlahan karena mengingat bahwa di masa lalu ia pernah terluka karena tatapan tajam Yang Fei yang sedang dikuasai oleh amarah.
"Kau hanya menginginkan nyawaku. Jangan sakiti orang-orang di Kota Chang An," ucap Yang Fei dengan amarah yang meluap-luap.
"Kenapa aku harus mendengarkanmu?" tanya Pria Bertopeng Besi itu sambil tersenyum licik.
__ADS_1
"Jika kau sampai melukai satu orang lagi di depan mataku saat ini, aku pasti akan membuatmu merasakan akibatnya!" seru Yang Fei sambil mengarahkan serulingnya ke leher Pria Bertopeng Besi itu.
"Jadi apa yang akan kau lakukan supaya aku tidak menyakiti mereka lagi?" sahut Pria Bertopeng Besi itu sambil mengangkat kedua alisnya.
"Aku bersedia ikut denganmu." Yang Fei pun menaruh serulingnya di dalam jubahnya dan menyerahkan dirinya sendiri kepada si Pria Bertopeng Besi.
"Bagus. Pengawal, bawa dia sekarang!" perintah sang Pria Bertopeng Besi.
"Yang Fei, jangan pergi! Kau tidak boleh pergi dengannya!" seru Guo Lin Xu sambil menangis dengan keras.
"Lin Xu, jangan khawatir. Aku janji padamu bahwa aku akan baik-baik saja," ucap Yang Fei sambil memeluk gadis di hadapannya saat ini selama beberapa detik. Kemudian, Yang Fei segera melepaskan pelukannya.
"Sebelum itu, berikan penawar racunmu kepada Xiao Feng," ucap Yang Fei sambil mengepalkan kedua tangannya. Pria Bertopeng Besi itu langsung melemparkan obat penawarnya kepada Xiao Feng.
"Tapi aku ada satu permintaan lagi," ucap Yang Fei pelan.
"Apa itu? Katakan."
"Bawa Xiao Chuan bersamaku," pinta Yang Fei lirih.
"Baiklah. Pengawal, bawa Xiao Chuan juga!" perintah Pria Bertopeng Besi itu.
Setelah menangkap Yang Fei dan Xiao Chuan, Pria Bertopeng Besi dan semua suku Iblis di Kota Chang An menghilang begitu saja di balik asap hitam.
__ADS_1
Bersambung......
Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ️😊