
Setelah Yang Fei dan yang lainnya meninggalkan Istana, mereka melewati sebuah hutan yang lebat sehingga mereka tersesat di tengah-tengah hutan itu.
"Sepertinya kita tersesat," kata Guo Lin Xu.
"Apa? Kita tersesat di sini?" sahut Li Xing Mi dengan wajah cemas.
"Tuan Putri, jangan panik. Akan selalu ada jalan keluar di setiap masalah. Kita akan bisa melihat jalan keluar jika kita mencarinya," balas Hua Xiang sembari menelusuri apa saja yang ada di dalam hutan ini. Kemudian, ia menemukan aliran air sungai yang masih mengalir.
"Ayo kita ikuti aliran air sungai ini! Mungkin saja kita bisa menemukan pemukiman penduduk di sekitar sini," ajak Hua Xiang sambil memegang lengan kanan Li Xing Mi.
"Kau benar, ayo pergi!" seru Xiao Feng sembari menggenggam tangan kanan Hua Xiang dan berjalan mengikuti aliran air sungai itu. Sementara itu, Guo Lin Xu masih tersenyum melihat Xiao Feng yang inisiatif memegang tangan kanan Hua Xiang.
"Lin Xu, ada apa?" tanya Yang Fei bingung.
"Tidak ada apa-apa," jawab Guo Lin Xu sambil tersenyum, "aku hanya merasa mereka berdua lucu." Yang Fei tidak bergeming, yang ia lakukan hanya menatap wajah gadis yang berdiri di hadapannya saat ini.
"Ayo pergi," ajak Guo Lin Xu. Yang Fei dan Guo Lin Xu pun menyusul langkah teman-temannya.
Setelah beberapa waktu, mereka berlima sampai di ujung aliran sungai tersebut. Mereka hanya melihat seseorang berpakaian hitam dari topi, baju, hingga sepatunya. Orang itu terlihat sedang duduk santai di atas perahu bambunya.
"Permisi, Tuan. Apa Anda tahu jalan menuju ke Kota Chang'An dari sini?" tanya Yang Fei dengan sopan.
"Pendekar-pendekar muda, perjalanan dari sini ke Kota Chang'An masih sangat jauh. Begini saja, aku akan mengantar kalian ke sana," kata pria itu sambil tersenyum.
"Terima kasih, Tuan. Boleh saya tahu nama Anda?" tanya Yang Fei.
__ADS_1
"Nama saya..." pria misterius itu mengalihkan wajahnya dari pandangan Yang Fei,
"Xiao Chuan."
"Terima kasih banyak, Tuan Xiao Chuan," kata Yang Fei sembari tersenyum.
"Tidak masalah. Dari sini kita hanya perlu pergi ke arah perbatasan antara Empat Lautan dan menyebranginya," jelas Xiao Chuan.
...****************...
Xiao Chuan sudah membawa mereka semua sampai ke perbatasan antara Empat Lautan.
"Sekarang kita masih berada di perbatasan lautan kerajaan Barat, nanti kita akan menyebrangi keempat perbatasan lautan ini untuk menuju ke Kota Chang'An," kata Xiao Chuan sembari terus mendayung perahu bambunya.
"Baik," sahut Yang Fei.
"Nama saya Yang Fei. Sahabat saya yang cowo bernama Xiao Feng. Wanita yang duduk di sebelahnya adalah Hua Xiang. Wanita satu lagi yang berdiri bernama Guo Lin Xu. Wanita yang lainnya-"
"Nama saya Li Xing Mi. Senang bertemu dengan Anda," timpal Li Xing Mi.
"Marga Anda Li? Apa Anda berasal dari keluarga kerajaan?" tanya Xiao Chuan.
"Benar." Li Xing Mi tersenyum.
"Tapi Anda seorang perempuan, jadi apa Anda adalah Tuan Putri?" sahut Xiao Chuan.
__ADS_1
"Tepat sekali, bagaimana Anda bisa begitu hebat?" tanya Li Xing Mi dengan kedua matanya yang berbinar-binar.
"Saya seorang pengelana. Selama mengelilingi dunia ini, saya juga sekaligus mencari informasi," jawab Xiao Chuan sambil tersenyum.
"Tuan, Anda tinggal di mana? Kenapa Anda mau mengantarkan kami ke Kota Chang'An yang jauh?" tanya Li Xing Mi penasaran.
"Saya tinggal di mana itu sama sekali tidak penting. Saya ingin mengantarkan kalian karena saya sekalian ingin mencari teman perjalanan ke sana," jawab Xiao Chuan.
"Oh, begitu." Li Xing Mi menganggukkan kepalanya.
"Betul. Mulai sekarang, kalian semua tidak perlu berbicara dengan bahasa yang formal denganku. Kalian bisa memanggilku Xiao Chuan," sahut Xiao Chuan.
"Baiklah, Xiao Chuan," balas Li Xing Mi.
Tidak terasa mereka semua sudah tiba di Kota Chang'An.
"Terima kasih, Xiao Chuan," kata Yang Fei.
"Xiao Chuan, aku akan mengingat budimu hari ini," tukas Xiao Feng.
"Apa aku boleh mengikuti kalian di Kota Chang'An ini? Lagipula, aku tidak mau berjalan-jalan sendirian di sini," kata Xiao Chuan meminta izin. Yang Fei dan Xiao Feng saling menatap tanpa berbicara. Beberapa detik kemudian, mereka berdua mengangguk.
"Baik, kau boleh ikut dengan kami," kata Yang Fei.
"Terima kasih." Xiao Chuan tersenyum senang.
__ADS_1
Bersambung......
Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ️😊