
Yu Long menuju ke sebuah aula. Ternyata ia sedang menemui setengah jiwa Raja Iblis.
"Yu Long memberi hormat kepada Raja Iblis." Yu Long langsung menundukkan kepala.
"Bagaimana?" tanya Raja Iblis sambil tersenyum licik.
"Yang Fei sudah ditangkap dan ditahan di ruang senjata bawah tanah. Dia tidak akan bisa lolos dariku," jawab Yu Long sambil tersenyum senang.
"Aku tidak ingin tahu di mana dia dikurung saat ini," sahut Raja Iblis dengan tatapan mata geram.
"Raja Iblis tenang saja, Yang Fei akan segera melaksanakan perintah Anda untuk membuka batas Sumur Iblis di Kota Nan Ding," ucap Yu Long dengan yakin. Raja Iblis pun tersenyum mendengar pernyataan Yu Long barusan.
"Bagus. Buat dia mau melakukan itu dengan cara apapun," perintah Raja Iblis dengan nada tegas.
"Aku akan membuatnya merasakan 7 penderitaan yang dirasakan oleh manusia," kata Yu Long sambil tersenyum licik.
"Jangan lakukan itu! Meski sekarang Yang Fei bertubuh manusia, darah Dewi Perang Chen Fei tetap mengalir di dalam tubuhnya."
"Meski ia bisa merasakan penderitaan yang dialami oleh manusia, tapi hal itu dapat membuat kekuatan Dewa Perang yang ada di dalam tubuhnya bangkit lebih cepat," sahut Raja Iblis mengingatkan.
"Jadi menurut Raja Iblis, apa yang harus kulakukan untuk membuat Yang Fei menderita sampai ia bersedia untuk membuka batas Sumur Iblis?" tanya Yu Long meminta petunjuk.
"Pastikan kau menaruh ini di dalam tubuhnya," jawab Raja Iblis sambil memberikan sebuah pil kepada Yu Long.
"Baik, Raja Iblis," sahut Yu Long sambil mengangguk.
...****************...
"Makanlah!" perintah Yu Long sambil meletakkan nampan itu di samping Yang Fei. Namun, Yang Fei sama sekali tidak merespon kedatangan dan perintah dari Yu Long.
__ADS_1
"Kenapa? Kau takut aku menaruh racun di dalam makananmu?" tanya Yu Long sinis.
"Untuk apa aku takut diracuni olehmu kalau aku benar-benar reinkarnasi dari Dewa Perang?" tanya Yang Fei sambil tersenyum licik untuk menakuti Yu Long.
Tubuh Yu Long pun gemetaran mendengar kalimat Yang Fei barusan.
"Kalau begitu, makanlah," sahut Yu Long sambil tersenyum getir.
"Aku tidak lapar," ucap Yang Fei sambil menghela napas panjang.
"Tapi kau pasti haus. Minumlah air ini," balas Yu Long sambil mengambilkan segelas air dari atas nampan untuk Yang Fei.
Yang Fei pun menolak dengan halus sambil berkata, "Aku belum merasa haus."
"Kenapa kau begitu keras kepala? Aku tidak mau tanggung jawab jika nanti kau mati kelaparan di sini."
"Bukankah bagus jika aku mati kelaparan di Benteng Pertahanan Yu milikmu ini?" tanya Yang Fei sambil mengangkat kedua alisnya.
"Maka aku akan semakin yakin bahwa kau menaruh racun di dalam makanan dan minuman yang kau berikan padaku itu," sahut Yang Fei sambil menatap tajam kedua mata Yu Long.
"Yang Fei, apa kau begitu takut dengan kematian?" tanya Yu Long penasaran.
"Bahkan meski aku mati setelah memakan makananmu itu, aku juga akan kembali lagi ke Alam Langit sebagai Dewa Perang. Sementara itu, jika kau mati, kau akan kembali ke Alam Iblis sebagai bidak catur Raja Iblis."
Yang Fei memberikan jawaban yang cerdas untuk pertanyaan yang diajukan oleh Yu Long barusan.
"Kau jangan terlalu sombong! Kau juga hanya Dewa mainan dari Kaisar Langit yang tidak berbelas kasih," balas Yu Long dengan wajah tidak terima.
"Tapi setidaknya statusku begitu dihormati di Tiga Alam. Tidak sepertimu, kau hanya seorang menteri kecil di Alam Iblis yang dibenci oleh Tiga Alam," sahur Yang Fei mengingatkan.
__ADS_1
"Kau!" seru Yu Long dengan amarah yang meluap-luap.
"Kau apa? Apa kau sudah sadar akan posisimu sekarang?" tanya Yang Fei sambil tersenyum senang.
"Terserah kau saja jika tidak mau makan! Dasar keras kepala!" bentak Yu Long sambil berlalu pergi dari sana.
"Kau memberikan makanan dan minuman yang enak untukku, bagaimana dengan Yang Fei?" tanya Xiao Chuan saat Yu Long melewati penjaranya.
"Berhenti menanyakan keadaan Yang Fei kepadaku! Bocah itu sangat keras kepala. Ia bahkan tidak ingin makan dan minum karena takut diracuni," sahut Yu Long yang masih diselimuti oleh emosi.
Xiao Chuan tersenyum mendengarnya. Ia pun berkata, "Kalau begitu, biar aku saja yang menyuruhnya untuk makan dan minum."
"Terserah kau saja, tapi kau harus pastikan Yang Fei mau makan dan minum sampai habis," ucap Yu Long mengingatkan.
"Baiklah, kau lepaskan aku dulu dari penjara ini dan segera antarkan aku ke ruang senjatamu itu."
Yu Long pun membuka kunci penjara itu hanya dengan satu rumus Alam Iblis kuno yang dikuasainya, yaitu Api Abadi.
"Ikuti aku," ucap Yu Long dengan nada tegas. Ia segera mengantarkan Xiao Chuan ke ruang senjata itu.
"Masuklah, pastikan Yang Fei menghabiskan makanan dan minuman yang kuberikan untuknya," kata Yu Long sebelum pergi dari situ. Kemudian, Yu Long kembali menutup pintu ruang senjata yang gelap itu.
Xiao Chuan sempat kebingungan mencari Yang Fei di dalam ruang senjata yang luas dan gelap itu. Kemudian, Xiao Chuan akhirnya melihat Yang Fei sedang duduk di ujung kanan ruangan itu.
"Yang Fei, ini aku. Xiao Chuan," ucap Xiao Chuan sambil berjalan mendekat ke arah Yang Fei.
"Xiao Chuan?" tanya Yang Fei sambil bangkit berdiri.
Bersambung......
__ADS_1
Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ️😊