Legenda Pendekar Seruling

Legenda Pendekar Seruling
Pesta Perjamuan (2)


__ADS_3

"Kau tidak perlu repot-repot, Adipati Qin. Aku yang akan mengurus pernikahanku sendiri," sahut Qin Yang sambil mengepalkan kedua tangannya.


"Dan aku tidak akan menikah tahun ini. Aku akan menjadi Raja Kota Chang An untuk waktu yang sangat lama. Jadi aku tidak akan menikah dulu," imbuh Qin Yang dengan tegas.


"Yang Mulia Qin Yang benar. Anda pasti bisa memimpin Kota Chang An untuk waktu yang sangat lama. Adipati Qin Ming, bisakah kau jangan terus menyuruhnya untuk segera menikah?" tanya Kasim Huang dengan wajah sinis. Ia memang tidak terlalu menyukai Adipati Qin Ming yang arogan.


"Lagipula Yang Mulia Qin Yang juga sehat dan mampu memimpin Kota Chang An dengan baik. Kami tidak butuh Raja ataupun Putra Mahkota yang baru sekarang karena sudah ada Yang Mulia Qin Jun, bukankah begitu?" imbuh Kasim Huang yang sengaja bertanya untuk mendapatkan dukungan dari kasim lain.


"Benar, untuk apa buru-buru menikah?" sahut Kasim Wang sambil menggelengkan kepala. Qin Jun pun bangkit berdiri dari tempat duduknya.


"Semuanya, terima kasih atas kepercayaan kalian kepadaku selama ini, tapi aku tidak akan meneruskan takhta sebagai Raja," ucap Qin Jun secara tiba-tiba.


"Ada apa, Yang Mulia Qin Jun? Apa aku salah bicara barusan?" tanya kasim Huang bingung.


"Tidak, Kasim Huang. Aku selalu berambisius untuk menjadi Raja selama bertahun-tahun. Namun, aku sadar bahwa aku tidak pernah benar-benar menginginkan posisi tersebut," jawab Qin Jun sambil menghela napas panjang.

__ADS_1


"Qin Jun, apa katamu barusan? Kau tidak menginginkannya? Sejak kecil kau berlatih setiap hari supaya kau bisa menjadi seorang Raja yang baik di masa depan," ucap Qin Ming dengan tegas.


"Itu memang benar, Ayah. Namun, aku yakin kalian semua tahu aku paling mencintai kebebasan. Kalau aku menjadi seorang Raja, aku tidak akan pernah bisa bebas. Bahkan sebagai Putra Mahkota yang kompeten di mata kalian semua, aku tidak memiliki kebebasan apa pun."


Saat ini Qin Jun dapat melihat sorot mata semua tamu mulai kecewa terhadap pernyataannya barusan.


"Ada apa ini? Kenapa Yang Mulia Qin Jun mendadak tidak ingin menjadi Raja lagi?" bisik Kasim Huang kepada Kasim Wang.


"Apa itu berarti Yang Mulia Qin Jun ingin mengundurkan diri dari posisinya saat ini?" tanya Kasim Wang penasaran.


"Semuanya, aku tidak akan menjadi Raja di masa depan. Namun, aku tidak akan mengundurkan diri dari posisiku sekarang sampai Yang Mulia Qin Yang menikah dan memiliki seorang putra," kata Qin Jun dengan tegas.


"Yang Mulia Qin Jun begitu bijak, sayang sekali dia tidak ingin menjadi seorang Raja."


"Apa yang dikatakan oleh Yang Mulia Qin Jun masuk akal. Dia tidak bisa mengundurkan diri dari jabatannya sampai dia digantikan oleh Putra Mahkota yang baru."

__ADS_1


Begitulah komentar yang dilontarkan oleh para tamu undangan.


"Para tamu undangan yang terhormat, aku percaya kalian semua ingin yang terbaik untuk kerajaan ini, 'kan? Maka seharusnya kalian akan memberi restu supaya Yang Mulia Qin Yang menikahi wanita yang dicintainya, 'kan?" tanya Qin Jun sambil menatap ke arah Qin Yang.


"Tentu saja, Yang Mulia Qin Jun," jawab para tamu dengan serentak.


"Bagus. Aku tumbuh besar bersama dengan Kakak di Istana ini. Aku tahu dia sangat mencintai Su Jiang, tapi Kakakku tidak ingin terjadi konflik apapun," sahut Qin Jun sambil menghela napas panjang.


"Selama ini, Kakakku tidak ingin menikah karena ia memendam perasaannya terhadap Pemangku Pedangnya. Apa kalian tega membiarkan Kakakku untuk tidak menikah seumur hidupnya?" tanya Qin Jun lirih.


"Tentu saja tidak. Yang Mulia Qin Yang harus segera menikah dengan seorang wanita yang layak menjadi Permaisuri," jawab Kasim Huang.


"Itulah maksudku. Aku tahu Su Jiang tidak berasal dari keluarga kerajaan sehingga kalian mungkin meragukannya. Tapi dia sudah sangat membantu kita selama ini. Dialah sosok yang membantu Kakakku untuk memberi uluran tangan kepada kalian selama 5 tahun terakhir," ucap Qin Jun sembari menatap ke arah Su Jiang. Ternyata Su Jiang sudah menatap tajam ke arahnya sejak tadi.


"Semuanya, apa pun yang dikatakan oleh Yang Mulia Qin Jun barusan itu tidaklah benar. Yang Mulia Qin Yang belum menikah karena memang Beliau belum menemukan calon Permaisuri yang tepat untuknya," kata Su Jiang yang langsung angkat bicara.

__ADS_1


Bersambung......


Halo semuanya, Author ucapkan terima kasih banyak sudah mampir ke sini. Mohon dukungan kalian untuk memberikan like, comment, dan vote karya Author yang satu ini supaya Author bisa lebih sering update dan mencari inspirasi yang lebih banyak lagi untuk membuat novel ini menjadi lebih baik. Jika kalian punya saran untuk novel ini, silakan disampaikan di comment ya. Terima kasih ️😊


__ADS_2