Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Sampai Di Laut


__ADS_3

DUARR !!!


Ledakan terlihat dari gas yang sudah disentuh oleh ekor monster itu. Monster itu terus saja menyerang Han Chen dengan bola api ungu miliknya. Han Chen yang melihat itu segera menghindari serangan dari Magnamalo. Pernah Han Chen menangkis serangan bola api itu dengan pedangnya tetapi saat ditangkis bola itu tiba-tiba saja meledak saat bersentuhan dengan pedang Han Chen.


Panah bulan juga tidak mampu menembus kulit monster itu, karena kulitnya yang kuat dan juga tebal.


"Kenapa monster-monster di dunia ini sulit sekali dikalahkan ?" ucap Han Chen.


Magnamalo adalah monster licik yang menyerang dengan serangan tanpa henti. Ia dapat melakukan serangan dari belakang ke belakang, bahkan menyerang sebelum serangan lain menyusul, yang menyisakan sedikit kesempatan bagi Han Chen untuk bereaksi.


"System apakah kau punya teknik yang mampu membunuh monster itu ?" tanya Han Chen kepada System.


[Shui Jianshu : Merupakan teknik tingkat Dewa. Teknik yang mengkhususkan elemen air untuk menyerang target. Harga : 25.000 Ps]


"Beli itu dan langsung pelajari ke tingkat 100% !" perintah Han Chen kepada System.


[Membeli Shui Jianshu]


[Memotong 25.000 Ps + 2000 Ps]


"Baiklah kali ini aku akan siap membunuhmu !" Han Chen langsung melapisi pedangnya dengan elemen air. Air itu berputar-putar di sekeliling pedang Han Chen.


"Bersiaplah !" Han Chen mulai menyerang Magnamalo dengan sangat agresif.


Magnamalo juga tak kalah agresif dengan Han Chen. Dia juga mengibaskan ekornya yang sudah diselubungi oleh api ungu. Ekor Magnamalo menangkis serangan dari pedang Han Chen.


Han Chen terus menyerangnya hingga ia melihat celah untuk menyerang. Pertarungan menghabiskan waktu yang lumayan lama sampai celah terlihat oleh kedua mata Han Chen. Han Chen mulai membuat pedangnya diselubungi oleh elemen air yang terus berputar semakin kencang. Itu sudah seperti pusaran air yang sangat tipis yang mampu memotong baja dengan sangat mudah.


"Shuǐ jìjìng !"


Serangan yang dilakukan oleh Han Chen langsung memotong kepala Magnamalo. Tebasan itu bagaikan keheningan yang tiada akhirnya. Memotong lawan tanpa dia menyadari bahwa dirinya sudah terkena serangan.

__ADS_1


Kepala Magnamalo langsung jatuh dengan darah terus keluar. Ini adalah kemenangan bagi Han Chen.


"Tebasan tadi memang sangat kuat !" ucap Han Chen.


Han Chen melihat pedang hitamnya yang ia pegang. Pedang hitamnya saat ini sudah mulai terlihat hampir tidak layak untuk dipakai lagi. Terlihat mata pedangnya yang sudah mulai tumpul akibat dipakai oleh Han Chen terus menerus selama hampir enam bulan.


"System apakah pedang ini bisa ditingkatkan ? Pedang ini sudah aku anggap sebagai pedang kesayanganku aku tidak mau membuangnya begitu saja. Apakah kau ada caranya ?" tanya Han Chen kepada System.


[System menyarankan untuk meningkatkan pedang Host menggunakan Moonstone. Jika pedang Host ditingkatkan dengan Moonstone, maka pedang Host akan bersinergi dengan elemen yang Host punya]


"Memang berapa harga batu Moonstone itu ?"


[50.000 Ps]


"Okelah beli batu itu !"


[Memotong 50.000 Ps untuk 1 Moonstone]


[Host hanya perlu menaruh batu itu diatas pedang Host lalu serahkan sisanya kepada System]


Han Chen segera melakukan apa yang system katakan tadi. Terlihat batu itu tengah menyatu dengan pedang hitam milik Han Chen. Proses itu membutuhkan waktu sekitar lima belas menit hingga selesai.


Tampilan pedang Han Chen saat ini terlihat lebih bagus dari pada waktu lalu. Warna yang semula hitam polos digantikan dengan warna hitam kebiruan. Tingkat pedang Han Chen yang semula berada di tingkat Surgawi kini sudah menjadi berada di tingkat Semesta.


"Dengan begini aku sudah tidak perlu khawatir lagi pedangku akan menjadi tumpul !" Setelah itu Han Chen melanjutkan perjalanannya dalam membunuh monster.


Sudah empat jam Han Chen terbang dan akhirnya ia dapat meninggalkan wilayah gurun ini. Didepan ia melihat sebuah laut yang membentang luas didepan sana. "Akhirnya aku bisa melihat sesuatu yang lain selain gurun karena aku sudah muak berada di gurun".


Han Chen langsung turun kepinggir pantai. "Hm... apakah aku harus menyelam atau terbang ?"


Karena ia sekarang melihat sebuah lautan yang sangat luas, berarti ada kemungkinan bahwa sesuatu seperti monster laut ada di dalam lautan yang luas itu.

__ADS_1


"Jika aku ingin menghadapi monster laut maka aku harus menyelam ke dalam lautan. Yah... mau tidak mau aku tetap harus menyelam kan ?" Han Chen langsung terbang dan menyelam kedalam lautan.


Agar Han Chen bisa bernafas saat tengah berada di dalam laut , maka ia menyelimuti seluruh tubuhnya dengan energi. Energi itu sangat tipis namun kuat sehingga membuat Han Chen tidak kesulitan saat bergerak di dalam laut.


Sepanjang ia menyelam ia belum melihat satu monster laut yang bisa ia lawan. Yang Han Chen lihat hanyalah sekelompok ikan yang berenang kesana kemari sepeti ikan biasa yang pernah ia lihat sewaktu masih ada di bumi dulu.


Tiba-tiba Han Chen menyipitkan ke-dua matanya. "Apa itu !?" Dia melihat monster dengan ukuran panjang mencapai seribu enam ratus meter. Monster itu seperti ular yang berbentuk naga. Gigi-gigi monster itu sangat besar dan juga tajam, dia berenang layaknya sang penguasa lautan.


Han Chen mengeluarkan panah bulannya, ia menggunakan elemen es sebagai anak panah yang akan ia lontarkan ke arah monster itu. "Apakah ini akan berhasil ?"


Anak panah itu melaju dengan kencangnya mengarah ke monster itu. Monster itu yang merasakan ada sesuatu yang mendekatinya, ia lantas segera melihat ke arah itu.


Monster itu mengibaskan ekornya untuk menghalau serangan dari Han Chen. Kibasan ekor itu sangat dahsyat hingga mampu membentuk sebuah tornado air.


Han Chen yang melihat itu segera menghindar. Ia berenang menjauh dari tornado air yang di ciptakan oleh monster itu. "Apa-apaan ekornya itu ? Dengan sekali ayunan semua yang ada di depan langsung hancur karena serangan dari ekor monster itu !"


"System tampilkan data dari monster itu !"


[ Nama ; Lagiacrus


Usia : ???


Ranah : ??? ]


"Apa ? Bahkan setelah aku mencapai ranah Immortal King, aku masih belum bisa melihat ranah dari monster itu ?" Han Chen tidak tahu harus mencapai ranah apa agar ia bisa bersaing dengan monster didepannya ini.


Saat ia melawan Black Diablos dulu, Han Chen hanya beruntung karena monster itu sangat ceroboh waktu itu.


"Lebih baik aku pergi mencari monster lain untuk aku bunuh. Aku belum memperhitungkan pasti apakah aku bisa mengalahkan monster itu atau tidak". Han Chen segera pergi untuk mencari monster lain dan meninggalkan Lagiacrus itu di belakangnya.


__ADS_1



__ADS_2