Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Bertemu Dengan Yang Di Culik


__ADS_3

Pada malam hari sekelompok pembunuh itu mulai beraksi lagi. Mereka terus melakukan rutinitas malamnya yaitu menculik anak.


'Kali ini aku tidak boleh gagal', batin Si Yeri.


Dia mengendap-ngendap untuk menangkap salah satu dari mereka. Su Yeri melihat bahwa ada seseorang yang lagi sendirian dan tidak bersama dengan anggota yang lain.


'Apakah dia adalah ketuanya ? Dia hanya berada diranah Gold Core Lima seharusnya itu mudah bagiku'.


Su Yeri segera muncul di belakang orang itu. Dia langsung mengunci tangan orang itu agar tidak dapat bergerak.


:Menurut informasi yang pemimpin sekte berikan. Akan sangat susah untuk mengorek informasi dari orang-orang ini, karena di lidah mereka sudah ada racun yang mencegah agar informasi tidak bocor'.


"Siapa kamu ? Lepaskan aku !"


Orang itu mencoba memberontak tapi karena tangannya terkunci, dia jadi tidak bisa berbuat apa-apa.


"Cepat katakan siapa yang memerintahkan kamu melakukan penculikan ini !"


"Hehe aku tidak akan pernah mengatakannya".


Orang itu langsung menggigit lidahnya. Racun mulai mengalir ke tenggorokannya. Su Yeri melihat bahwa orang ini sudah menggigit racunnya.


"Sial ! Dia langsung bunuh diri".


Dia langsung memeriksa orang ini apakah ada sesuatu yang ia bawa yang dapat dijadikan petunjuk untuk Yeri.


"Kenapa dia tidak membawa apa-apa ? Apakah dia bukan ketuanya ?"


Saat menyadari ada kehadiran lain yang mendekat Yeri langsung bersembunyi. Dia melihat ada beberapa anggota dari kelompok itu yang tengah datang kesini.


"Ketua bagaimana ini ? Salah satu orang kita telah terbunuh. Apakah kita harus tetap melanjutkan aktivitas kita ?"


"Sebaiknya kita hentikan aktivitas ini !"


"Tapi apakah tuan nanti tidak marah, kalau kita tidak melakukan tugas darinya ?


Salah satu anggota bertanya kepada ketua. Dia takut kalau tuannya nanti akan marah.


"Aku sudah di kasih tuan kalau waktunya sudah tiba, dan anak-anak perempuan yang kita kumpulkan di ruang bawah tanah itu sudah lebih dari cukup".


Ketua itu memberitahu kepada para anggotanya kalau aktivitas ini sudah bisa dihentikan.


"Kita harus segera kembali. Tuan memerintahkan kalau kita tidak boleh lama-lama berada diluar, karena prajurit kerajaan sudah mulai bergerak".


Setelah itu mereka langsung pergi untuk kembali ke markas mereka.


Su Yeri yang dari tadi telah menguping pembicaraan dari mereka segera mengikuti mereka dari belakang. Untuk menghindari agar tidak ketahuan oleh mereka Su Yeri harus menjaga jarak yang cukup jauh.


"Huh ? Kemana mereka pergi ? Mereka langsung menghilang ? Apakah aku sudah ketahuan kalau aku mengikuti mereka ?"

__ADS_1


Saat sudah sampai di tebing. Orang-orang yang Yeri ikuti langsung menghilang begitu saja dan tidak meninggalkan jejak sedikitpun.


Dari belakang tiba-tiba ada orang yang memukul kepala belakang Yeri.


DUK


"Aku sudah sadar kalau wanita ini dari tadi mengikuti kita".


Sang ketua membuat Su Yeri pingsan dengan memukul kepala belakangnya.


"Bawa wanita ini sekalian ! Seharusnya tidak apa-apa jika dia di ikut sertakan".


Salah satu anggota mengangkat dan membawa Yeri.


Mereka kemudian segera masuk ke dalam. Su Yeri langsung di masukkan ke dalam penjara yang penuh dengan anak-anak perempuan.


'Bukankah dia adalah wanita yang pernah aku tolong. Sudah kuduga dengan sifatnya yang begitu dia tidak cocok menjadi mata-mata'.


Han Chen melihat wanita itu dalam keadaan pingsan. Dia segera menghampiri Yeri.


'Sepertinya dia dipukul di bagian belakang kepala'.


Han Chen melihat kalau Yeri sedikit demi sedikit mulai sadar dan membuka mata. Yeri bangun sambil memegang kepalanya karena habis dipukul di bagian belakang kepala oleh orang-orang yang ia kejar.


"Dimana ini ?"


Yeri kaget ketika melihat ada anak kecil disampingnya. Terlebih dia juga semakin terkejut saat melihat situasi di sekitarnya.


"Ini... apakah mereka adalah anak-anak perempuan yang diculik ?"


Su Yeri segera melihat ke anak yang ada disampingnya. Ekspresi anak itu terlihat biasa saja beda dengan anak-anak lain.


"Nak sudah berapa lama kamu berada disini ?".


"Kalau tidak salah aku sudah tiga hari disini", jawab Han Chen.


'Anak ini terlihat pasrah. Apakah dia sudah tidak mempunyai keinginan untuk keluar dari sini ?' batin Su Yeri.


"Nak percayalah padaku. Aku berjanji akan membebaskan kalian dan kalian semua bisa keluar dari sini".


Melihat kondisi anak-anak Su Yeri tidak bisa tinggal diam. Ia sebagai seorang kultivator berjanji akan mengeluarkan semua anak-anak perempuan yang tengah dikurung ini.


"Apakah kakak berjanji akan membantu kami melarikan diri ?"


Salah satu anak perempuan bertanya kepada Su Yeri.


"Tentu karena aku tidak suka ada orang yang memperlakukan kalian seperti ini !"


"Tapi bagaimana cara kakak mengeluarkan kami ? Mengingat kakak juga ada di dalam sel bersama kami".

__ADS_1


"Ee... ?"


"Ffffth... hahaha maaf aku tidak bisa menahan tawaku".


Su Yeri melihat anak disebelahnya menertawainya. Meskipun ia kesal, tetapi dia juga merasa senang karena meskipun anak itu juga bernasib sama seperti anak-anak lain tetapi ia masih bisa tertawa.


Tiba-tiba ada salah satu anak yang meminta maaf kepadanya.


"Maaf kak... Aku minta maaf".


Su Yeri merasa aneh dengan tingkah anak yang meminta maaf kepadanya.


"Kenapa kamu minta maaf ? Perasaan aku tidak pernah bertemu denganmu".


Meskipun begitu anak itu masih saja menunduk dan meminta maaf.


"Nak apakah kamu tahu kenapa anak ini meminta maaf kepadaku ?"


Han Chen memalingkan mukanya dan tidak ingin menjawab. Karena seharusnya pertanyaan itu dia tanyakan langsung kepada Cu Fei.


Melihat anak disebelahnya tidak ingin menjawab. Ia kemudian berinisiatif untuk bertanya langsung ke anak itu.


"Nak kenapa kamu meminta maaf ?"


Anak itu masih saja diam dan menunduk.


"Aku akan menjadikanmu tapi bisakah kamu memberitahuku kenapa kamu meminta maaf ?"


"Maaf.. karena ayahku telah menangkap kakak. Tolong maafkan aku".


Su Yeri menjadi bingung karena perkataan anak didepannya.


"Memangnya siapa ayahmu ?"


"Ayahnya adalah penguasa kota ini ! Ayah anak itu menangkap kami semua dan mengurung kami di dalam sel ini !"


Salah satu anak perempuan menjawab pertanyaan dari Su Yeri dengan nada marah.


'Kalau ayah anak ini yang melakukannya lalu kenapa dia juga mengurung anaknya disini ?' batin Su Yeri.


"Maafkan aku kak. Tolong maafkan aku".


Su Yeri memegang kedua bahu Cu Fei dan berkata.


"Semua ini bukanlah salahmu. Yang seharusnya minta maaf bukan kamu, melainkan ayahmu. Kamu tidak bersalah".


Cu Fei masih menundukkan kepalanya karena ia tetap merasa bersalah kepada kakak di depannya dan kepada semua anak-anak perempuan yang ada di sel ini.


Han Chen hanya melihat adegan didepannya dengan sikap tenang. Ia masih menunggu waktu yang tepat untuk bertindak.

__ADS_1


__ADS_2