Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Pertolongan


__ADS_3

Wan Rong sangat tidak tega membiarkan adiknya yang harus menahan rasa sakit. 'Apa tidak ada cara lain ?' Dia menoleh ke arah lain dan melihat pria yang berbicara dengannya tadi. "Adik kau tunggu disini sebentar !" Dia lalu berlari menghampiri Han Chen.


"Tunggu ! Tuan !" teriak Wan Rong.


Han Chen segera menghentikan langkahnya. Dia lalu menoleh ke arah belakang dan melihat wanita yang duduk dan berbicara dengannya tadi.


"Tuan, bisakah Anda memberikan bunga hantu anda ? Berapapun harganya saya pasti akan bayar !" Wan Rong memohon dengan bersungguh-sungguh kepada pria didepannya.


Annchi menjadi kasihan saat melihat kakak didepannya memohon dengan begitu sedih. "Kakak jika bunga ini memang dibutuhkan oleh kakak itu, maka kakak bisa memberikannya". Annchi lalu menyodorkan bunga hantu yang tengah ia genggam kepada Han Chen.


Han Chen kemudian mengambil bunga itu dari Annchi. Dia lalu menoleh ke arah wanita didepannya sambil berkata, " Meskipun aku juga ingin memberikan bunga ini kepadamu, tapi sayangnya khasiat bunga ini sudah tidak kuat seperti baru dipetik" ucap Han Chen sambil memutar-mutar bunga yang ia pegang.


"Lalu... jika itu benar. Apakah aku harus membiarkan adikku tetap seperti itu" Wan Rong melihat adiknya yang tengah batuk darah.


Untuk mendapatkan bunga hantu adiknya harus ikut serta dalam kontes Alkemis. Wan Rong tahu itu akan sia-sia karena adiknya pasti tidak akan mendapat juara pertama.


"Kakak~ tolonglah kakak itu !" ucap Annchi sambil menarik baju Han Chen.


Han Chen tidak punya pilihan lain selain menuruti permintaan adiknya ini. "Bagaimana kalau aku menolong mu ?" Han Chen menawarkan pertolongan kepada Wan Rong, tapi itu terserah Wan Rong yang mau menerimanya atau tidak.


Saat mendengar itu Wan Rong tidak bisa tidak merasa senang. " Benarkah ? Tapi... bagaimana cara tuan menolong kami ? Bunga hantu hanya bisa didapatkan dengan cara ikut kontes Alkemis".


"Hehe... kau tidak perlu merasa pusing, karena aku mempunyai cara sendiri" ucap Han Chen sambil tersenyum.


Meskipun bunga hantu adalah obat herbal yang hanya bisa didapatkan dengan cara ikut kontes. Tapi dia mempunyai mall system yang menyediakan barang apa saja yang dia butuhkan.


Setelah mereka mengambil keputusan akhirnya mereka memutuskan untuk langsung menuju ke rumah Zhu Kai. Tempat dimana semua permasalahan terjadi.


Rumah Zhu Kai kediaman Zhu. Sebenarnya hanyalah sebuah kediaman yang kosong. Dan hanya mereka berdua saja yang tinggal didalam sana. Zhu Kai dan adiknya.


"Apa disini temanmu tinggal ?" tanya Han Chen sambil melihat pekarangan rumah yang tidak terawat.


"Ya, disinilah temanku tinggal" jawab Fan Zhong. Dia lalu mulai mengetuk pintu rumah Zhu Kai.


TOK TOK TOK

__ADS_1


Terdengar suara ketukan dari arah luar. Zhu Kai yang sedang duduk di samping adiknya segera menoleh ke arah pintu. 'Siapa itu ? Perasan tidak ada orang yang akan berkunjung ke kediaman kami' batinnya.


Zhu Kai segera berjalan ke arah pintu dan membuka pintu tersebut. Saat dibuka dan melihat orang yang mengetuk. Dia langsung menjadi marah.


"KAU !! KENAPA KAU DATANG KESINI !!" Karena terpancing oleh emosinya Zhu Kai langsung melancarkan tinjunya ke Fan Zhong.


Melihat itu Han Chen dengan sigap langsung menahan pukulan dari Zhu Kai dengan satu tangannya.


"Siapa kau ??" tanya Zhu Kai. Saat ini tangannya merasa sakit karena dicengkeram dengan kuat oleh pria dihadapannya. Han Chen lalu melepaskan cengkraman tangannya dengan pelan.


"Zhu Kai. Kami kesini hanya ingin menyembuhkan adikmu" ucap Fan Zhong.


Zhu Kai yang mendengar itu dia menjadi tertawa. "Hahaha kalian ingin menyembuhkan adikku ? Jangan bercanda !! Kalian pikir kalian siapa ? Aku sudah mencoba banyak cara dan adikku tetap saja masih belum bangun". Zhu Kai terpuruk sedih mengingat usaha yang telah ia coba dan itu semua sia-sia.


"Jika kamu memang sangat sayang dengan adikmu, maka biarkanlah aku menyembuhkannya" ucap Han Chen sambil menepuk pundak Zhu Kai.


Zhu Kai melihat kalau pria yang menepuk pundaknya jujur dan mengatakan dengan tulus. Zhu Kai lalu mengijinkan mereka untuk melihat kondisi adiknya yang tengah terbaring diatas kasur.


Sentak saat masuk keruangan hawa dingin mereka rasakan. Itu berasal dari tubuh adik Zhu Kai.


"Apa ? Bagaimana kondisinya bisa seperti ini ?" Wan Rong terkejut melihat tubuh yang dingin dan pucat itu. Selayaknya sebuah patung es yang membeku.


[Host bisa menggunakan akar pohon tail untuk menyembuhkan anak itu. Akar pohon tail mengandung esensi yang bisa melawan aura es yang tertanam di tubuhnya. Anak itu sudah terkena benang jarum es sehingga membuat dia mati secara perlahan-lahan]


[Untuk hasil yang maksimal Host perlu mempelajari profesi tabib dulu]


Benang jarum es merupakan sebuah teknik yang dapat menggerogoti nyawa musuh yang diincar. Untuk mempelajarinya seseorang harus hidup di wilayah es yang dingin sambil melatih teknik tersebut.


'Jadi begitu' batin Han Chen setelah mendengar penjelasan dari System.


"Kakak apakah kakak bisa menyembuhkannya ?" tanya Annchi.


"Tentu saja kakakmu ini akan menyembuhkan anak yang terbaring di kasur itu. Percayalah pada kakak" ucap Han Chen sambil mengelus kepala adiknya.


Mendengar itu semua yang ada disana merasa senang. Jika memang bisa maka perselisihan antara Fan Zhong dan Zhu Kai bisa diselesaikan.

__ADS_1


"Benarkah apa yang anda katakan itu ? Kalau bisa saya akan berlutut agar anda mau menyembuhkan adik saya" ucap Zhu Kai.


Saat dia ingin berlutut Han Chen segera menghentikannya. Ini tidak benar, memang Han Chen ingin menolong tapi tidak harus merendahkan orang lain.


"Kau tidak perlu berlutut. Kau hanya perlu menyelesaikan masalahmu dengannya" Han Chen lalu memandang Fan Zhong.


Fan Zhong yang menyadari dia langsung menepuk pundak Zhu Kai. "Zhu Kai aku adalah temanmu. Aku tidak mungkin menyakiti adikmu. Percayalah pada ku !"


Fan Zhong sudah menjadi teman lama dengan Zhu Kai. Semenjak itu dia menjadi sahabat karib bagi Zhu Kai. 'Jika memang Fan Zhong pelakunya tidak mungkin dia akan membawa orang ini untuk menyembuhkan adikku' batin Zhu Kai.


Sebenarnya Zhu Kai sudah merasa aneh bahwa ada seseorang yang sedang memainkan catur dibalik layar. Dan sengaja membuat perselisihan antara Zhu Kai dan Fan Zhong.


"Jika kau memang masih belum yakin, maka tanyakanlah kepada adikmu ketika dia sudah sembuh. Dengan begitu kau akan tahu siapa yang salah disini" ucap Han Chen.


Zhu Kai merasa itu ada benarnya. "Baiklah kali aku akan mempercayai Fan Zhong" ucap Zhu Kai.


Han Chen segera menyuruh mereka untuk keluar termasuk Annchi, karena pengobatan ini tidak boleh diganggu oleh siapapun. Han Chen sudah menjelaskan bahwa ini akan memakan waktu paling tidak dua hari sampai pengobatan selesai.


Mereka semua menuruti perkataan dari Han Chen dan segera keluar. Sekarang didalam ruangan Hanya ada Han Chen dan adik Zhu Kai.


"Baiklah haruskah kita mulai ?"


"System beli profesi tabib. Tingkatkan sampai tahapan Surgawi !"


[Membeli profesi tabib Memotong 500 Ps]


[Meningkatkan ke tahapan Surgawi. Memotong 50000 Ps]


Semua pengetahuan langsung di transfer ke otak Han Chen. Han Chen mulai mencerna setiap informasi tentang tabib yang ada di otaknya. Dan setelah proses pemahaman selesai dia akhirnya akan memulai proses penyembuhan.


"Beli akar pohon tail, dan jimat penyelaras !"


[Membeli akar pohon tail dan jimat penyelaras. Memotong 31500 Ps]


Han Chen segera membuat penghalang yang memblok agar vitalitas akar tidak menyebar sampai keluar dan hanya berkumpul di dalam ruangan.

__ADS_1


Jimat segera Han Chen aktifkan untuk menyelaraskan aura yang ada didalam. Akar bodi ia hubungan energinya agar tersalur ka tubuh adik Zhu Kai. Seperti sebuah benang hijau yang terhubung. Semua ruangan akhirnya dipenuhi dengan aura berwarna hijau dari akar pohon tail.


Tubuh adik Zhu Kai menjadi bercahaya dengan warna hijau yang keluar. Pembuluh darahnya mengalir menyerap setiap esensi dari akar pohon tail. Proses ini memerlukan waktu sampai tubuhnya benar-benar pulih.


__ADS_2