Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Annchi


__ADS_3

Di penginapan saat ini Annchi tengah tertidur. Han Chen memandang wajah Annchi dan dia jadi teringat saat dia menyelamatkannya tiga bulan lalu.


Velkhana segera turun di tempat yang tidak ada orangnya atas perintah dari tuannya. Han Chen lalu turun dari punggung Velkhana sambil menggendong seorang anak yang ia tolong.


'System bagaimana caranya agar aku bisa menolong anak ini ?' tanya Han Chen kepada System.


[Anak yang Host selamatkan sudah dikurung selama satu tahun lebih. Kemungkinan untuk menyelamatkan anak itu sangat kecil. Apakah Host tetap ingin menyelamatkannya ?]


Han Chen menatap anak yang sedang dipangkunya. 'Ya. Aku ingin menyelamatkan anak ini. Aku sudah membuat keputusan tetap. Tolong bantu aku system'.


Sedangkan Velkhana, dia hanya bisa diam saja ketika melihat tuannya mengkhawatirkan kondisi dari anak yang telah disematkan oleh tuannya.


[Host, sebenarnya anak yang Host selamatkan adalah inkarnasi dari Heavenly Sovereign. Heavenly Sovereign adalah penguasa Surgawi atau Fu Xi. Heavenly Sovereign memiliki dua belas kepala dan memerintah selama delapan belas ribu tahun lamanya. Dia juga memiliki dua belas putra yang membantunya memerintah dunia; mereka membagi umat manusia ke dalam berbagai suku, untuk membuat mereka tetap terorganisasi]


Han Chen terkejut setelah mendengar penjelasan dari System. 'Anak ini adalah inkarnasi dari Heavenly Sovereign ? Jika itu benar maka bagaimana dia bisa berakhir seperti ini ?'


[Heavenly Sovereign mati karena dia dibunuh oleh putra-putranya sendiri]


Han Chen tidak sampai pikir mengapa mereka tega membunuh ibu mereka sendiri. 'Lalu bagaimana caraku untuk menyelamatkannya ?' tanya Han Chen kepada System.


Setelah itu System pun memberitahu Han Chen bagaimana cara menyelamatkan anak kecil itu.


Pertama-tama Han Chen harus menjadi seorang master formasi. Han Chen mempelajari semua teknik formasi yang sudah ia beli tadi di shop System-nya. Setelah itu Han Chen membeli biji pohon dunia dan embun air dewa. Kedua benda itu akan membantu dalam proses penyembuhan anak itu.


Sedangkan Velkhana terkejut karena melihat tuannya mengeluarkan sesuatu yang kaya akan energi kehidupan. 'Apakah benda yang dipegang tuan itu untuk menyembuhkan anak ini ? Huh... itu sungguh disayangkan', batin Velkhana.


Han Chen dengan segera membuat formasi tiga tanda. "Formasi tiga tanda !" ucap Han Chen. Dia lalu menempatkan anak itu di tengah lingkaran formasi. Setelah itu kedua benda yang tadi Han Chen beli langsung ditempatkan di dua tanda sedangkan satu tanda yang tersisa ditempati oleh Han Chen sendiri.


"Aktifkan !"

__ADS_1


Kedua benda yang Han Chen beli langsung menyalurkan energinya ke anak yang ada ditengah formasi. Han Chen juga menyalurkan energi dewanya ke anak itu. Semua proses telah dilakukan dan membutuhkan waktu lumayan lama agar anak itu kembali sadar dan pulih.


Kembali ke penginapan. "Hah aku tidak mengira kalau anak yang kurus kering dulu sekarang sudah menjadi anak kecil pada umumnya", ucap Han Chen sambil mengelus kepala Annchi.


Annchi terbangun dan membuka matanya karena merasakan kepalanya di elus-elus. "Kakak, apakah kakak tidak tidur ?" tanya Annchi kepada kakaknya.


"Baiklah baiklah mari kita tidur", jawab Han Chen.


Keesokan harinya Han Chen dan adiknya sedang berjalan-jalan di kota. Suasana di kota itu terlihat seperti biasanya.


"Kakak hari ini kita akan pergi kemana ?" tanya Annchi. Tangannya digandeng oleh kakaknya agar Annchi tidak tertinggal saat berjalan dengan sang Kakak.


"Um... hari ini kakak akan membawa Annchi untuk pergi ke tempat pelelangan", jawab Han Chen sambil tersenyum.


"Pelelangan ?" Annchi tidak tahu apa yang dimaksud dengan pelelangan itu.


"Ya. Pelelangan adalah sebuah tempat yang melelang benda-benda yang menarik. Di sana akan ada orang-orang yang menawar harga untuk mendapatkan barang yang mereka mau. Bagaimana bukankah itu menarik ?" ucap Han Chen sambil memandang adiknya.


"Haha... baiklah kakak juga ingin cepat-cepat sampai kesana", jawab Han Chen.


Sedangkan di depan luar pelelangan terjadi kericuhan yang disebabkan oleh dua orang pemuda.


"Zhu Kai ! Sudah aku bilang, kalau aku bukan orang yang membuat adikmu seperti itu". Fan Zhong membantah perkataan dari Zhu Kai yang menuduh dirinya adalah orang yang telah menyakiti adik Zhu Kai


"Aku tidak percaya dengan ucapanmu itu !" Zhu Kai tetap menyerang Fan Zhong dengan sangat ganas. Serangan yang Zhu Kai lancarkan membuat Fan Zhong terpental jauh ke belakang.


BOOM !


Tubuh Fan Zhong menghantam tembok tempat pelelangan dan membuat temboknya menjadi berlubang.

__ADS_1


"Ugh" Fan Zhong memuntahkan sejumlah darah dari mulutnya.


Dari arah depan terlihat Zhu Kai yang mulai berjalan mendekati Fan Zhong yang tergeletak di tanah.


"Sekarang apa ada yang ingin kau katakan lagi ?" tanya Zhu Kai sambil memandang rendah Fan Zhong.


Dengan perlahan Fan Zhong mencoba berbicara kepada Zhu Kai. "Kau apakah kau tidak mempercayaiku meskipun kita sudah berteman cukup lama. Aku bukanlah orang yang membuat adikmu seperti itu" ucapnya yang sekali lagi mencoba menyakinkan temannya.


"Diam !! Semua orang juga sudah tahu kalau kau adalah orang yang mencelakainya !" Zhu Kai tidak mempercayai perkataan dari temannya itu dan lebih memilih percaya kepada perkataan semua orang.


"Hehe... jadi kamu tetap memilih tidak mempercayaiku ? Ugh.." Fan Zhong mengeluarkan beberapa darah lagi dari mulutnya. Karena pukulan keras dari Zhu Kai membuat organ dalam Fan Zhong hancur.


"Sebagai seorang teman akan kuperingatkan kau. Berhati-hatilah terhadap Li Fan" ucap Fan Zhong yang memberi peringatan ke temannya itu.


"Akan ku ingat kata-kata mu", ucap Zhu Kau.


Saat Zhu Kai ingin mengakhiri hidup orang yang ada di hadapannya. Tiba-tiba terdengar suara orang yang menghentikan tindakan dari Zhu Kai


"Berhenti !"


Pemilik tempat lelang menghentikan niat Zhu Kai yang ingin membunuh Fan Zhong.


"Jika kamu ingin melakukan pembunuhan maka jangan maka jangan lakukan di depan tempat lelangku !" Wu Ji memarahi anak dari keluarga Zhu. Dia tidak ingin tempat bisnisnya menjadi kacau' karena ulah anak keluarga Zhu.


Zhu Kai yang menerima peringatan dari pemilik tempat lelang, ia langsung menarik aura membunuhnya. Dia lalu menatap ke arah Fan Zhong. "Ingatlah ini belum berakhir ! Camkan itu !" Zhu Kai lalu segera pergi meninggalkan tempat lelang. Meskipun dirinya masih marah tapi dia tidak bisa berhadapan dengan pemilik tempat lelang karena ranahnya yang masih rendah.


Fan Zhong lalu menatap ke arah orang yang telah menyelesaikannya. "Terimakasih Tuan Ji karena telah menolongku", ucapnya sambil merintih kesakitan.


"Kau tidak perlu berterimakasih. Aku hanya tidak suka saja dengan sifat anak itu", jawab Wu Ji. Ia lalu segera kembali lagi masuk ke tempat lelangnya.

__ADS_1


Disisi lain Han Chen menjadi bingung dengan apa yang baru saja dia lihat. "Apa yang terjadi disini ?" ucap Han Chen.


Beberapa orang ada yang tidak mengerti dengan situasi saat ini tapi ada juga beberapa orang yang mengerti dengan kejadian yang baru saja mereka saksikan. Orang-orang yang mengerti adalah orang yang telah menuduh Fan Zhong.


__ADS_2