Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Pelelangan 1


__ADS_3

"Apa yang terjadi disini ?" ucap Han Chen sambil melihat seorang pemuda yang mulutnya dipenuhi darah.


"Kakak bisakah kita menolong orang itu". Annchi meminta kakaknya untuk menolong Fan Zhong.


"Tidak usah lagian sepertinya ada orang lain yang menolong dia", jawab Han Chen sambil melihat kedatangan beberapa orang yang menolong Fan Zhong.


Terlihat tiga orang yang tengah menolong pemuda itu. Dua orang lain segera memapah dan satu orang hanya melihat keadaan orang yang dipapah. "Dasar kau, sudah aku beritahu untuk tetap di rumah. Kenapa kau malah bersikeras ke pelelangan, dan sekarang keadaanmu menjadi seperti ini", ucap Wan Rong yang merupakan sepupu jauh dari Fan Zhong.


Wan Rong hanya menatap kasihan kepada sepupunya ini. "Cepat bawa dia kembali ke rumah !" ucapnya yang memerintahkan kedua bawahannya untuk membawa sepupunya kembali ke rumah.


Setelah itu Wan Rong memasuki tempat pelelangan untuk mendapatkan barang yang dia inginkan.


Di dalam tempat pelelangan sudah terdapat banyak orang di sana. Annchi melihat orang-orang sedang antusias menunggu lelangnya dibuka. Semua orang telah menyiapkan uang untuk menawar barang yang mereka inginkan.


Dari panggung terlihat seorang pria yang memiliki ranah Gold Core Tujuh. Pria itu berdiri di atas panggung dan menghadap ke arah semua orang.


"Para hadirin sekalian perkenalkan nama saya adalah Chao Lai. Tanpa basa-basi mari kita buka lelangnya", ucapnya kepada semua orang.


Semua orang semangat saat lelang dibuka. Mereka menantikan barang apa yang akan dimiliki tempat lelang ini.


""Barang pertama dari kita adalah teknik latihan tingkat Langit. Teknik latihan ini akan sangat berguna bagi para kultivator yang memiliki elemen bumi. Hanga akan dibuka mulai dari 100 koin emas dengan kenaikan 50 koin emas setiap penawaran", ucap Chao Lai.


Semua orang mulai menawar buku itu.


"150 koin emas".


"200 koin emas".


"300 koin emas".


Buku latihan itu akhirnya dilepas dengan harga 3700 koin emas.


"Baiklah barang yang kedua adalah sebuah senjata menengah tingkat bumi. Harga akan dibuka mulai dari 150 dengan kenaikan penawaran yang sama", ucap Chao Lai.


Seseorang yang berada diruang VIP nomer satu merasa bosan dengan barang yang baru dikeluarkan itu. "Huh... meskipun itu adalah senjata tingkat bumi tapi aku tidak tertarik sedikitpun", ucap Pangeran.


"Sabarlah pangeran. Barang yang bagus pasti akan dikeluarkan di saat-saat yang terakhir", ucap pengikut pangeran yang berada di samping.


Sedangkan di ruang VIP nomer dua sedikit menunjukkan keterkaitan pada senjata itu. "Hm... sepertinya senjata itu akan berguna jika di tanganku. Tapi tujuanku bukan senjata itu melainkan hal yang lain", ucap Wan Rong.

__ADS_1


Di arah lain Han Chen sedang menggendong Annchi sambil melihat ke arah panggung. "Annchi apakah Annchi tertarik dengan barang yang ada didepan ?" tanya Han Chen.


"Aku tidak tertarik. Barang itu terlalu besar untuk Annchi", jawabnya.


"Haha... iya ya. Dengan tubuhmu yang masih kecil maka kamu harus menyeret-nyeretnya jika ingin membawanya", ucap Han Chen.


Senjata itu akhirnya dilepas dengan harga 3250 koin emas.


"Barang yang ketiga ini cukup spesial. Barang ketiga adalah telur best. Kami tidak tahu telur best apa ini tapi kami yakin kalau telur ini adalah telur best tingkat tinggi. Harga akan dibuka mulai 600 koin emas dengan kenaikan penawaran 200 koin emas", ucap Chao Lai.


"800 koin emas"


"1000 koin emas"


"1200 koin emas"


"Tuan kalau boleh saya ingin telur itu sebagai hadiah", ucap pengikut pangeran.


"Kalau begitu maka akan aku dapatkan telur itu sebagai hadiahmu. Kamu sudah bekerja keras dalam memberantas monster di wilayah gunung Baek Hin waktu itu. Jika telur itu yang kamu inginkan maka aku akan mendapatkannya untukmu", ucap pangeran.


"Terimakasih tuan". Pengikut itu merasa senang mendengar tuannya mengabulkan permintaannya.


"2000 koin emas", ucap pangeran.


"Apakah tadi suara dari pangeran ?"


"Sepertinya begitu".


"Haish... sepertinya kita tidak akan bisa menawar".


Sedangkan di bawah terlihat seorang wanita yang menunjukkan ketertarikan dengan telur itu. Wanita itu adalah Xu Fei dia tidak tahu kalau orang yang berada di ruang VIP nomer satu adalah pangeran kerajaan Tudi.


"2600 koin emas" ucap Xu Fei.


Semua orang terkejut mendengar ada seseorang yang berani menawar lagi setelah pangeran.


"Siapa wanita itu ? Apakah dia tidak tahu orang yang berada di ruangan VIP nomer satu ?"


"Habislah sudah. Wanita itu tidak akan selamat".

__ADS_1


Sedangkan diruang VIP nomer satu. Si pangeran hanya tersenyum saja saat mendengar ada orang yang berani menawar lagi. "2800 koin emas", ucap pangeran.


"3000 koin emas", ucap Xu Fei yang menawar lagi.


Sedangkan Han Chen juga menunjukkan ketertarikan dengan telur itu. 'Sepertinya telur itu akan bagus jika dijadikan hewan kontrak Annchi' batin Han Chen.


Han Chen pun mulai ikut untuk menawar telur best itu. "5000 koin emas" ucapnya.


Xu Fei mengalihkan perhatiannya kepada orang yang langsung menawar dengan harga tinggi. 'Bukankah dia orang yang kemarin ?' batinnya.


Sedangkan di ruangan VIP nomer satu. "Siapa berandalan apakah dia tidak tahu kalau aku adalah seorang pangeran". Pangeran itu marah sambil memukul pegangan kursinya.


"Pangeran anda harus mendapatkan telur itu", ucap pengikut pangeran.


"Tentu. Aku pasti akan mendapatkan telur itu untuk mu". Si pangeran mulai menawar lagi. "6000 koin emas".


"15.000 koin emas", ucap Han Chen.


Semua orang tercengang saat mendengar Han Chen langsung menawar dengan harga tinggi. Sedangkan si pangeran menjadi marah karena uang yang ada di dalam cincinnya hanya sampai 14500 koin emas.


"Sepertinya aku tidak bisa mendapatkan telur itu untukmu", ucap pangeran.


"Jangan khawatir pangeran aku punya rencana yang lebih baik". Si pengikut pangeran segera membisikan rencananya ke telinga pangeran.


Akhirnya telur itu di dapatkan Han Chen dengan harga 15000 koin emas.


"Baiklah sekarang kita akan melihat barang yang ke empat. Barang keempat ini adalah sebuah tanaman herbal langka yang didapat di pedalaman gunung. Namanya adalah bunga hantu. Bunga ini tumbuh di tanah yang di penuhi oleh mayat. Harga akan dibuka mulai dari 800 koin emas dengan kenaikan penawaran 100 koin emas", ucap Chao Lai.


"900 koin emas"


"1000 koin emas"


"1200 koin emas"


Di ruang VIP nomer dua. "Itu dia bunga hantu. Akhirnya barang yang sudah aku tunggu-tunggu akhirnya keluar juga". Wan Rong mulai melakukan penawaran untuk mendapatkan bunga hantu itu.


"2000 koin emas", ucap Wan Rong.


"2500 koin emas", ucap salah satu orang yang ada di bawah. Orang itu adalah Xu Ling paman dari Xu Fei.

__ADS_1


"Paman membutuhkan bunga itu untuk apa ?" tanya Xu Fei yang penasaran.


"Bunga itu sangat langka dan sulit untuk ditemukan. Dan bunga itu merupakan bahan untuk membuat berbagai jenis obat tingkat tinggi, jadi paman ingin menyimpannya sewaktu-waktu kalau paman membutuhkan untuk membuat obat", ucap Xu Ling.


__ADS_2