Legenda Penguasa

Legenda Penguasa
Gore Magala


__ADS_3

Tatapan monster itu bagaikan sebuah tatapan dari sosok yang agung. Han Chen sekarang merasa dirinya berhadapan dengan monster yang sudah tertidur sangat lama. Monster itu menatap Han Chen dengan tatapan yang tajam. Kedua mata monster itu menyala dengan cahaya warna merah.


'System periksa data informasi dari monster itu !' perintah Han Chen kepada System.


[Nama : Gore Magala


Usia : ???


Ranah : ???]


"Apakah kau yang telah mengacau di sekitar wilayah ku ?' tanya Gore Magala dengan suara yang berat.


Han Chen sedikit tertegun saat mendengar suara dari monster itu. Dengan keberanian dirinya ia mencoba untuk menjawab. "Jika yang kamu maksud adalah siapa yang membunuh beberapa monster, disini maka memang benar itu adalah aku !"


Gore Magala mengeluarkan auranya yang dapat menekan semua monster yang ada diwilayahnya. Aura dari Gore Magala sangat pekat dan juga kuat. Aura itu bahkan dapat menekan Han Chen sehingga membuatnya hampir berlutut.


Han Chen sebisa mungkin mencoba tetap berdiri meskipun ia berada di bawah tekanan dari Gore Magala. 'Jika situasi ini semakin memburuk aku tidak punya pilihan selain kabur' pikir Han Chen.


"HA HA HA !!" Gore Magala itu tertawa dengan sangat keras sampai suara tawanya di dengar oleh monster yang berada di sekitar tempatnya.


Han Chen merasa bingung dengan sikap dari monster di depannya saat ini. 'Kenapa dia malah tertawa ? Kupikir dia akan marah karena aku telah membuat kekacauan di wilayahnya'.


"Siapa kau ? Aku tidak pernah bertemu mahluk yang serupa denganmu ! Apakah kau sejenis dengan mahkluk Hou ?" tanya Gore Magala.


"Bukan, Meskipun ukuranku sama dengan Hou tapi aku tidak sejenis dengan mereka. Aku adalah mahkluk yang disebut sebagai manusia !" ucap Han Chen dengan keras.


"Manusia ? Aku tidak tahu kalau ada mahkluk yang disebut manusia", ucap Gore Magala. Sejauh dia hidup, dia tidak pernah bertemu mahkluk yang disebut sebagai manusia.

__ADS_1


"Lalu apa alasanmu membuat kekacauan di wilayahku ?" tanya Gore Magala.


'Akhirnya tiba juga pertanyaan itu. Aku harus memikirkan jawaban yang tidak akan mengancam nyawaku' pikir Han Chen.


"Sebenarnya aku datang dari wilayah gurun. Aku sangat tertarik setelah mendengar cerita tentangmu. Jadi aku jauh-jauh datang kesini hanya ingin bertemu denganmu", ucap Han Chen


'Apakah dia akan percaya dengan apa yang aku ucapkan ini' pikir Han Chen.


Gore Magala menatap Han Chen dengan tatapan yang semakin tajam. Han Chen yang merasakan tatapan itu punggungnya mulai mengeluarkan keringat.


"Jadi begitu. Memang benar aku sangat terkenal. Bahkan Naga Es bukanlah lawanku hahaha !" Gore Magala tertawa dengan sangat bangga akan kekuatan dan ketenaran dirinya.


'Apa dia percaya begitu saja !' Han Chen memasang ekspresi kosong di wajahnya.


"Selamat tuan ! Ketenaran anda bahkan bisa mencapai wilayah gurun", ucap monster yang seperti harimau.


'Haish... bahkan sampai pengikutnya juga ikutan bodoh. Tapi ini peluang yang bagus untukku', pikir Han Chen.


"Jadi aku kesini secara khusus ingin menjalin hubungan pertemanan denganmu", ucap Han Chen.


"Hm... ? Apa yang kau maksud dengan hubungan pertemanan ? Dan kenapa aku harus melakukannya ?" tanya Gore Magala.


"Hei hubungan pertemanan ini akan sangat menguntungkan. Bukankah kau merasa sangat bosan karena tidak memiliki lawan yang sebanding denganmu. Jika kamu berteman denganku aku dapat mencarikan mu lawan yang sebanding bahkan yang lebih kuat darimu", ucap Han Chen.


"Hei manusia jaga bicara itu ! Tidak ada makhluk yang lebih kuat dari tuan kita ! Kau pasti hanya berbohong !" ucap monster yang seperti badak. Monster itu marah karena manusia itu mengatakan bahwa ada makhluk yang lebih kuat dari tuan mereka.


"Hei hei mana mungkin aku berbohong. Yang aku katakan tadi adalah sebuah kebenaran !" ucap Han Chen.

__ADS_1


"Sudah sudah, kau bilang kau dapat mencarikan aku lawan yang bahkan lebih kuat dariku ?" tanya Gore Magala.


"Ya aku tidak berbohong. Aku dapat menemukan lawan yang kuat untukmu", ucap Han Chen dengan percaya diri.


Gore Magala menatap Han Chen dengan sangat tajam. "Baiklah aku percaya denganmu ! Lagian aku juga bosan karena terus-menerus tidur disini", ucap Gore Magala.


"Kalau begitu mari kita lakukan perjanjian pertemanan. Aku hanya perlu meneteskan darahku di atas kepalamu, dengan begitu pertemanan kita akan abadi selamanya !" ucap Han Chen sambil tersenyum.


"Mhm... lakukanlah !" ucap Gore Magala yang memberi persetujuan. Para bawahan dari Gore Magala merasa tidak senang dengan apa yang dilakukan manusia itu kepada tuan mereka.


"Baiklah akan segera ku lakukan !" Han Chen segera terbang ke atas kepala dari monster besar yang bernama Gore Magala. Ia mulai menggigit ibu jarinya dan meneteskan darahnya di atas kepala Gore Magala sambil membaca mantra.


Seketika tubuh Gore Magala mengeluarkan cahaya yang menandakan bahwa kontrak selesai dibuat. Gore Magala merasa tubuhnya hangat dan merasa nyaman dengan cahaya yang baru keluar tadi. Dia seperti merasakan kalau jiwanya terhubung dengan jiwa dari manusia itu.


"Bagaimana ini adalah hubungan pertemanan yang ada di tempatku. Bukankah rasanya sangat nyaman ?" ucap Han Chen.


"Kau benar aku merasa sangat nyaman sampai mulai mengira kalau ada sesuatu yang aneh terjadi dengan tubuhku", ucap Gore Magala.


"Hahaha.... mungkin itu hanya perasaanmu saja. Kalau begitu aku akan pergi dulu. Aku akan memanggilmu saat aku menemukan makhluk yang kuat untuk jadi lawanmu". Han Chen segera terbang menjauh dari kawasan Gore Magala.


"Tuan apakah tuan baik-baik saja ?" ucap monster yang seperti harimau. Monster itu mengkhawatirkan tuannya karena melihat sebuah cahaya yang keluar dari tubuh tuannya.


"Aku tidak papa. Kalian pergilah aku mau melanjutkan tidurku !" ucap Gore Magala yang sudah dalam posisi tidurnya.


Disisi lain. Sekarang Han Chen tengah terbang untuk menuju kawasan lain. "Fiuh... untung saja aku bisa selamat dari monster yang berukuran besar tadi. Itu adalah monster terbesar yang pernah aku temui sejauh ini. Hm... Dia bilang bahkan Naga Es bukanlah tandingannya ? Memang seberapa kuat Naga Es itu ?" ucap Han Chen.


Kali ini Han Chen menuju wilayah Velkhana atau bisa disebut naga es yang berlokasi di selatan. Dari informasi yang sudah ia kumpulkan wilayah itu dipenuhi oleh salju yang membuat kawasan disana sangat dingin bagi monster yang hidup di wilayah hutan.

__ADS_1


Sedangkan untuk wilayah lain yang merupakan kebalikan dari wilayah dingin, itu adalah kawasan yang di penuhi oleh api. Kawasan disana dipenuhi oleh monster-monster yang mempunyai elemen api ditubuh mereka. Sedangkan untuk penguasa wilayah itu bernama Alatreon. Dia tinggal di wilayah vulkanik sehingga ketahanannya terhadap api sangat tinggi.


__ADS_2