
...~π―ππππ πΉπππ πππ~...
Nama perusahaan Putri adalah Lily Company. Sedangkan nama perusahaan untuk Dewi adalah Citra company. Namun, perusahaan Dewi belum di pegang oleh Dewi.
Karena Putri masih menunggu saat nya ia memberikan j
perusahaan itu untuk Dewi. Apalagi dengan umur Dewi masih 13 tahun. Yg artinya Dewi baru SMP 2.
"Nama yang bagus." ucap Lili dan juga Dita.
"Putri, Dita." panggil Lili.
"Hem?" tanya Putri dan juga Dita.
"Ini.. kata mama Lili. Mama Lili menyuruh Lili untuk mengantar sepupu Lili ke bandara. Apa kalian berdua mau menemani Lili?" tanya Lili.
"Tentu saja, Ayo siap-siap!" ucap Putri.
Mereka pun ber siap-siap untuk berganti baju.
Pakaian Dita.
Pakaian Lili. (rok denim, atasan menerawang warna biru, dan topi baret hitam).
Pakaian Putri. (rok mini hitam dengan potongan diagonal dipadu knit sweater biru sebagai atasannya. Ia juga terlihat membawa tas motif coklat).
πΈπΈπΈ
Mereka bertiga pun keluar.
"Wahh.. cucu Grandpa sama teman-teman nya mau pergi ke mana?" tanya Arga.
__ADS_1
"Mau temanin Lili mengantar sepupu nya ke bandara." jawab Putri.
"Ohh.. hati-hati ya cucu grandpa. Grandpa mau pergi ke kantor juga sekalian." ucap Arga.
"Iya, grandpa! Grandpa mau naik mobil sendiri atau sama kami?" tanya Putri.
"Sendiri saja. Kan arah nya beda. Mana jauh banget lagi. Ya sudah grandpa pamit dulu, byee semua nya!!" ucap Arga.
"Bye grandpa, kak Putri!!" ucap Dewi.
Arga, Putri, Lili, dan juga Dita pun pergi.
"Lili, sepupu kamu itu laki-laki atau perempuan?" tanya Putri.
"Laki-laki." jawab Lili.
"Ohh." jawab Putri.
"Jadi.. kita kemana dulu nih Li?" tanya Dita.
"Ke rumah mama Lili. Sepupu Lili di sana." jawab Lili.
Lili dan juga Putri pun menggunakan sabuk pengaman juga.
πΈπΈπΈ
Di dalam mobil Arga.
Di mobil yg di naiki Arga, sopir yg menyetir.
Arga pun terlihat sedang menghubungi seseorang.
"Halo Tuan?" ucap bawahan Arga.
"Halo.. apaa kamu bisa mengawasi cucu saya dan juga teman-teman nya dari jauh?" tanya Arga.
"Tentu saja Tuan." jawab bawahan nya.
__ADS_1
"Baiklah, jika terjadi sesuatu pada cucu saya dan juga teman-teman nya. Awas saja kamu!!!" ancam Arga bukan main.
"Baik Tuan!" ucap bawahan nya dengan cepat.
Arga pun menutup telpon nya setelah bawahan nya menjawab.
"Tuan, kita mau kemana??" tanya sopir.
"Kita.. kita ke perusahaan saja ya pak!" jawab Arga.
"Baik, Tuan!" seru sopir.
πΈπΈπΈ
Di mobil yg di naiki Putri, Lili dan juga Dita.
"Jauh bener ya rumah kamu Li dari mansion." seru Putri.
"Iya ya, bahkan sampai membutuhkan 2 jam perjalanan. Apa tidak bisa pakai cara yang bisa cepat gitu ya?" tanya Lili.
"Tapi jalanan itu sepi loh, Li." jawab Dita.
"Sepi? Tidak apa-apa lah, yang penting kan sampai. Terus kalau dari rumah sampai ke bandara juga jauh. Mungkin kita akan menggunakan jalan itu saja agar cepat sampai nya!" ucap Lili.
"Tapi Li, kalau di jalanan sepi. Biasanya risiko kejahatan itu 100%." seru Dita.
"Iya juga sih. Tapi masalah nya kita harus cepat. Mana tiket yang di beli sepupu aku itu 1 jam lagi. Belum lagi sampai, sudah telat. Nanti aku di marahi mama." ucap Lili.
"Terus harus gimana nih dong?" tanya Putri.
"Mending pakai jalan sepi saja lah! Berdoa saja agar tidak ada kejahatan!" jawab Lili.
"Oke Li." jawab Dita.
Karena Dita yg menyetir, jadi yg berdoa hanyalah Putri dan juga Lili sesuai agama dan kepercayaan nya masing-masing.
...~π©πππππππππ~...
__ADS_1
Jangan lupa like nya.