
...~𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝑹𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈~...
"Mungkin Dewi penasaran. Jadi Om bakal ceritain sama kalian." ucap Alvano.
"Tapi.. apa Om yakin?" tanya Putri.
"Iya Putri." jawab Alvano.
"Baiklah, terserah om saja. Tapi sebelum itu, aku dan Dewi ingin berkenalan dengan anak om." pinta Putri.
"Oh yaaaa... om sampai lupa jika kalian berdua belum kenalan dengan anak om yg satu ini. Anak nya dingin, datar, yaa kira-kira hampir mirip dengan mu Putri kalau sama orang lain. Tapi anak om ini mau sama siapa pun tetap sama." ucap Alvano.
"PAPA!!" pekik Davian kesal.
"Ya.. cepat kenalan." pinta Alvano cepat.
"Iya-iya deh pa." ucap Davian.
"Davian Ardana Putra. Panggil Davian." ucap Davian dingin.
"Citra Dewi Amalia. Panggil Dewi. Dewi adik dari kak Putri." ucap Dewi.
"Lilyana Putri Amalia. Putri." ucap Putri dengan wajah datar nya dan dengan suara dingin.
"Baru kali ini aku nemu cewek yang sikap nya balik dingin sama aku. Emang sih aku dingin dengan nya, tapi biasanya cewek di luaran sana tidak seperti nya." gumam Davian.
Putri mempunyai kekuatan bisa mendengar suara hati dan isi pikiran orang.
Entah mungkin itu dari keturunan apa gimana Putri juga tak pernah tahu.
__ADS_1
"Parah.. aku di samain dengan wanita penghibur atau pelacur itu!!" ucap Putri kesal.
"Maksud kamu apa, Putri?" tanya Alvano.
"Ehh.. tidak apa-apa om. Hanya saja anak om menyamakan saya dengan wanita penghibur atau pelacur di luaran sana." adu Putri.
"DAVIAN!!" pekik Alvano.
"Ya.. maaf. Sebenarnya di sini anak papa itu Davian apa Putri sih?" ucap Davian.
"Om mau cerita nih. Dengar baik-baik." ucap Alvano lalu menarik nafas nya dan di hembuskan.
"Kalian pasti penasaran siapa istri om. Nama istri om adalah Starla Aletta Queenza. Kalian pasti ingin bertanya kenapa istri om tidak ada di sini. Istri om dulu saat Davian berusia 16 tahun. Putri dan Davian berbeda 5 tahun. Istri om dulu selingkuh dengan pria lain, entah apa karena alasan nya. Ia membawa mobil bersama selingkuhan nya hingga menabrak seorang pria yang tak lain adalah papa dari Putri. Istri om dan selingkuhan nya pun meninggal di tempat dengan papa Putri juga." jelas Alvano panjang lebar.
"Aku merasa ada yang ganjal di cerita yang di ceritakan Om Alvano. Sepertinya nanti aku harus mencari tahu apa yang terjadi sebenernya. Tidak mungkin mendiang istri Om bersama selingkuhan nya menabrak papa." gumam Putri dalam hati.
"Jadi begitu." ucap Alvano.
"Gitu ya om." ucap Putri.
"Ya nak." jawab Alvano.
"Lalu? Kenapaa... Eh tidak jadi deh om." ucap Putri.
"Ya, tidak apa-apa. Om mau pulang dulu. Masih ada urusan soalnya. Bro! Aku pamit pulang duluan ya!" ucap Alvano.
"Ya Vano. Hati-hati!!" ucap Arga.
"Ya bro!" jawab Alvano.
__ADS_1
Tak lama kemudian istri dari Arga dan Gita anak nya pun datang.
"Sayang.. apa kamu masih ingat dengan cucu kita Lily dan Citra?? Ini mereka berdua." ucap Arga.
"Lily? Citra?" tanya Amelia.
"Lily itu Putri. Citra itu Dewi, ma." jawab Gita.
"Oh." ucap Amelia.
Amelia pun langsung memeluk Putri dan juga Dewi dengan erat nya. Saking erat nya, Putri dan Dewi tidak bisa bernafas.
"Maaa.. kasihan itu Putri dan Dewi nya tidak bisa bernafas gara-gara mama peluk nya erat gitu." protes Gita.
"Ahh iya. Putri dan Dewi panggil saya dngan sebutan GrandMa ya!" pinta Amelia.
"Oke, GrandMa!" jawab Putri dan Dewi.
"Hem.. kalau begitu sebutan kakek pada kakek di ganti juga deh jadi GrandPa!" ucap Arga.
"Ck, selalu meniru." sindir Amelia.
"Sayang.. di sini ada Gita, Laura dan juga kedua cucu kita." jawab Arga.
"Ahh.. iya ya." ucap Amelia.
...~𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒃𝒖𝒏𝒈~...
Jangan lupa likenya.
__ADS_1
TerimaKasih.