
...~𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝑹𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈~...
Yana pun tiba-tiba terbangun lagi saat merada pesawat terguncang.
Yana pun langsung membuka ponsel nya. Dan di lihat ada pesan dari suruhan nya.
'Maaf telah menggangu perjalanan Miss. Saya hanya ingin memberitahu jika pesawat yg di naiki Miss ada masalah. Jadi saya sedang menuju ke posisi pesawat Miss bersama dengan rekan-rekan saya.'
'Miss, apa Miss baik-baik saja?'
'Miss??'
'Miss, apa Miss baik-baik saja??'
Yana pun membalas pesan tersebut.
'Saya baik-baik saja. Tadi saya hanya tidur sebentar. Tolong jangan lupa untuk menyelidiki soal pesawat ini, karena tidak mungkin tiba-tiba saja terjadi seperti ini.'
Suruhan Yana yg bernama Sarira pun membalas kembali.
'Syukurlah kalau Miss baik-baik saja. Miss tolong jaga diri. Karena saya sebentar lagi akan sampai ke posisi Miss.'
Yana pun membalas pesan Sarira.
"Tanpa kamu minta, saya pasti akan menjaga diri saya. Kamu tenang saja, Sarira.'
Itu lah pesan Yana.
Tiba-tiba saja Sarira kembali mengirim pesan pada Yana.
'Sebaiknya saya menjadi tangan kanan kamu saja deh, Miss. Biar bisa ikut ke mana saja Miss pergi. Saya khawatir jika terjadi sesuatu pada Miss.'
Yana yg membaca pesan tersebut pun terharu pada suruhan nya. Yana pun membalas kembali pesan pada Sarira.
'Kamu tidak perlu khawatir. Segeralah kemari jika tak ingin terjadi sesuatu pada saya.'
Pesan dari Sarira pun masuk kembali.
'Tentu saja, Miss. Tanpa Miss minta pun saya sudah kemari.'
Itulah pesan dari Sarira.
'Baiklah, saya akan menyampaikan pada pramugari untuk menyampaikan pada semua penumpang agar tetap tenang dan bantuan sudah datang. Terima kasih, Sarira.'
'Sama-sama, Miss.'
Itulah pesan dari Sarira.
Yana pun memberitahu pada salah satu pramugari mengenai perihal pesawat.
Dengan cepat, pramugari tersebut pun memberitahu ke pada semua penumpang.
Yana pun mencari tahu soal perihal pesawat.
Dengan mengandalkan kemampuan nya, hanya butuh sekitar 10 menit ia menemukan nya.
"Agler Abraham? Agam Abraham? Siapa kedua orang ini? Perasaan saya tidak melakukan hal aneh pada kedua orang ini." gumam Yana.
Dulu Yana sering menyebut nama nya sendiri bila sedang berbicara, tapi tidak untuk sekarang. Sekarang, Yana menganti menjadi 'Saya'.
Terlihat sangat sopan, bukan? Yana memang sengaja mengganti nya seperti itu agar penyamaran nya tidak terbongkar.
"Jadi.. ini kah yang di maksud GrandPa di voicenote tadi?" gumam Yana lirih.
Lalu tiba-tiba pesawat pribadi milik Yana datang.
__ADS_1
Pesan dari Sarira pun muncul di notifikasi ponsel milik Yana. Yana pun membuka nya.
'Miss, saya sudah datang dengan pesawat pribadi milik Miss. Sekarang pesawat yg di naiki saya ada di sebelah pesawat yg di naiki Miss tepat di pintu.'
Yana pun mulai mengetik.
'Baik. Terima kasih.'
Itu lah pesan yg di ketik Yana lalu di kirim pada Sarira.
'Sama-sama, Miss. Oh ya, Apa sudah boleh Miss ke sini?'
Tanya Sarira di pesan.
"Penumpang lainnya saja duluan ke sana.'
Jawab Yana lewat pesan.
'Tapi Miss..' (Sarira)
'Tidak apa-apa, Sarira.' (Yana)
'Baiklah, Miss.' (Sarira)
🌱🌱🌱
Sementara di sisi lain..
"Kak, Agam sudah melakukan apa yang di suruh kakak." ucap Agam pada sang kakak.
"Bagaimana hasilnya?" tanya Agler langsung to the point tanpa basa-basi pada Agam, adik nya.
"Sekarang pesawat tersebut masih tetap di udara." jawab Agam.
"Lalu, bagaimana dengan si itu?" tanya Agler pada Agam
"Iya." jawab Agler singkat.
"Oh.. dia nama nya Yana." ucap Agam.
"Ya.. aku tahu." jawab Agler
"Jika kakak tahu, kenapa kakak menyebutnya dengan si 'itu'?" tanya Agam yg tak ingin jika cucu dari musuh kakek buyut nya di sebut tanpa nama. Entahlah kenapa.
"Terserah aku. Lalu, kenapa kamu mempeributkan soal itu?" jawab Agler sekaligus tanya Agler kembali pada Agam.
"Entahlah.. aku hanya merasa marah jika kamu menyebutnya dengan sebutan itu." jawab Agam.
"Apa kamu jatuh cinta pada nya?" tanya Agler penuh selidik pada Agam.
"Eittss... tidak. Tidak mungkin aku jatuh cinta pada nya." jawab Agam.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan pada nya?" tanya Agam pada Agler.
Agler pun menjelaskan soal rencana nya untuk membunuh nya.
"Rencana kamu bagus juga, kak. Tapi.. apa kakak tidak tega untuk membunuh nya?" tanya Agam pada Agler.
"Tidak." jawab Agler, padahal di dalam lubuk hatinya ada terasa tega. Tidak seperti biasanya.
🌱🌱🌱
Sementara di pesawat.
Sudah banyak penumpang yg di pesawat pindah ke pesawat pribadi.
__ADS_1
Bahkan termasuk pilot dan pramugari.
Hanya Yana yg belum pindah, karena ia memindahkan barang-barang penumpang ke pesawat pribadi nya.
Walaupun sebagian besar penumpang lebih menyayangi nyawa nya, dan kata nya meskipun barang mereka tak selamat tidak apa-apa. Karena yg penting nyawa mereka selamat.
Namun, ada juga beberapa penumpang yg menyayangi barang mereka dan juga nyawa mereka. Mengapa? Alasan nya karena barang yg mereka beli sangat lah mahal.
Jadi Yana pun mengambil barang-barang serta koper-koper penumpang. Hingga semua tak tersisa, barulah ia pindah.
Namun..
Baru saja Yana mau melangkahkan kaki nya di pesawat pribadi milik nya, Tiba-tiba dari dalam seperti ada yg melemparkan pisau tepat ke perut Yana.
Jlebb.. (Mungkin begitu ya suara nya, author kurang tahu soal penulisan nya, hehe.. kalau salah, tolong beritahu author ya biar author ganti nanti.)
Yana tidak sempat menghindar, mengapa? Karena Yana sendri baru melangkahkan kaki nya, jadi bila ia langsung menghindar, kemungkinan besar Yana akan jatuh.
"Akhhh.." pekik Yana saat perut nya tertancap pisau.
Ia ingin mencabut pisau tersebut, tapi.. jika ia mencabut, sama saja bukan ia melebar luka nya?
Beruntung tangan Yana langsung di tarik Sarira. Jadi Yana tidak jatuh.
"Miss!!" pekik Sarira tak percaya lalu menarik tangan Yana dengan cepat sebelum Yana jatuh.
Akibat hal ini, mau tak mau perjalanan harus di tunda.
🌱🌱🌱
Sementara orang yg melemparkan pisau ke arah tepat ke perut Yana, langsung memberitahu sang bos.
Ia pun mengirimkan foto serta pesan.
'(Foto di mana tepat pisau tersebut tertancap di perut Yana. Lalu terlihat ada darah yg unik yg di mana hanya di miliki satu keluarga di dunia ini)'
'Saya sudah selesai menyelesaikan misi nya, bos. Jangan lupa untuk bayaran nya.'
(Haduh.. ini orang malah inget nya soal bayaran nya🙈.)
Bos orang tersebut yg tak lain adalah Agler pun membalas pesan pada orang suruhan nya.
'Baik.'
Hanya pesan singkat itu saja yg di kirim Agler. Karena Agler masih fokus soal foto, di mana warna darah unik tersebut..
...~𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒃𝒖𝒏𝒈~...
Author up nya kelamaan gak sih?
Kalau lama.. maaf yaa.
Author akan usahakan minimal up satu kali dalam sehari. Kalau pun dalam sehari, pasti kata nya author banyakin.
Maaf yaa kalau misalnya terasa lama.
Author mikir ide nya agak sulit. Karena author harus stop nulis lalu mulai berpikir ide nya.
Setelah ide nya muncul, barulah author menulis lagi.
Maaf kalau lama..
Jangan lupa like nya yaa..
Terima kasih.
__ADS_1
🙏🏻💞