Lilyana Putri Amalia

Lilyana Putri Amalia
Bab 21 : Putri menghilang.


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


Hingga 1 minggu pun berlalu..


Putri pun masih belum sadar. Hal itu membuat orang - orang semakin sedih.


"Bro." panggil Alvano.


"Kenapa, Van?" tanya Arga.


"Hari ini sudah tepat kan seminggu Putri belum sadar?" tanya Alvano.


Arga pun hanya mengangguk.


"Seandainya aku bakal tahu kalau kayak gini nanti nya semua, aku enggak akan nyuruh Putri untuk menerima perjodohan ini." ucap Alvano.


"Sudah.. penyesalan selalu di akhir. Tak ada guna nya menyesal sekarang." balas Arga sambil menepuk pundak sahabat nya itu.


Alvano pun hanya mengangguk.


🌸🌸🌸


Malam nya pun tiba..


Ruang rawat Putri tidak di jaga ketat. Yg menjaga hanya lah 1 bodyguard.


Di tengah saat satu bodyguard itu tidur, seseorang menculik Putri lewat jendela rumah sakit.


Infus Putri di lepaskan secara paksa, begitu juga dengan alat lainnya.


Setelah itu, Putri pun di bawa orang tersebut.


🌸🌸🌸


Keesokkan harinya..

__ADS_1


"Tu.. Tuan." panggil bodyguard itu gugup.


"Ada apa?" tanya Arga.


"No.. nona Putri... di.. cu.. culik!" jawab bodyguard itu gugup.


"Apaaa???" pekik Arga tak percaya.


Bugh.


Bughh..


Bughhh...


Arga pun memukuli bodyguard itu. Tanpa perlawanan dari bodyguard tersebut.


"Bro, ada apa??" tanya Alvano ketika ia melihat Arga tengah memukuli bodyguard itu.


"Putri di culik." lirih Arga lalu menghentikan aksi nya yg memukuli bodyguard.


"Pa, Grandpa, ada apa?" tanya Davian.


"Istri kamu hilang, Dav." jawab Alvano.


"Putri hilang?" tanya Davian.


"Iya." jawab Arga.


Entah kenapa Davian merasa seperti takut terjadi sesuatu pada Putri. Mungkinkah perasaan ini muncul? Tapi kenapa muncul nya di saat waktu yg tidak tepat sekali?


Davian pun langsung pergi dan meminta seluruh anak buah nya untuk mencari Putri. Bahkan telpon dari Layla pun tak di angkat olehnya.


Davian juga menyuruh asisten pribadi nya, Herry.


Arga dan juga Alvano pun ikut menyuruh anak buah mereka untuk mencari dan melacak lokasi Putri.

__ADS_1


Bahkan Arga dan juga Alvano pun ikut turun tangan. Biasanya jika Arga maupun Alvano turun tangan, maka akan lebih cepat untuk menemukan nya.


Sudah 2 jam di hadapan komputer, namun hasil nya tetap tidak ada. Namun, baik Alvano maupun Arga, mereka tidak putus asa.


"Bro." panggil Alvano.


"Kenapa, Van?" tanya Arga.


"Menurut hasil pelacakan aku, di sini Putri berada di luar kota. Jarak nya dari kota kita sampai ke kota A sekitar 7.200 km. Mungkin untuk dari sini sampai ke sana butuh sekitar 72 jam." jawab Alvano.


(Anggap saja yaa segitu. Author asal-asalan saja. Lagian ini kan dunia halu, hehe.)


"Jauh juga ya, Van. Butuh sekitar 3 harian ini ke sana." seru Arga.


"Iya.. jadi apa kita langsung ke sana saja?" tanya Alvano.


"Jangan." jawab Arga.


"Loh.. kenapa, bro? Apa.. kamu tak khawatir dengan Putri?" tanya Alvano.


"Aku memiliki firasat jika Putri bisa mengatasi nya. Jadi kita kirimkan saja anak buah kita ke sana untuk melihat nya!" jawab Arga.


"Hemm.. terserah kamu saja dehh, bro." ucap Alvano.


Alvano maupun Arga pun mengirimkan anak buah mereka ke kota di mana Putri berada.


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


Maaf ya, cerita nya terlalu berbelit-belit. Bukannya author sengaja biar bab nya banyak.


Tapi.. author baru kedua kali nya nulis novel, jadi maaf kalau terlalu berbelit-belit. Author udah usahain biar tidak terlalu berbelit-belit.


Semoga kalian suka ya dengan cerita kedua author. πŸ€—


πŸ™πŸ»πŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2