Lilyana Putri Amalia

Lilyana Putri Amalia
Bab 29 : Dia..??


__ADS_3

Semangat membaca nya dan jangan lupa memberikan dukungan setelah membaca untuk author agar author semakin semangat untuk menulis nya.. 🙏🏻😊


Terima kasih.


...~𝑯𝒂𝒑𝒑𝒚 𝑹𝒆𝒂𝒅𝒊𝒏𝒈~...


Yana pun di ambil tindakan oleh beberapa dokter yg cukup profesional dalam bidang operasi.


Sarira pun duduk di kursi yg memang di sediakan pihak rumah sakit di luar ruangan IGD.


Tiba-tiba saja Sarira di hampiri oleh dua orang pria.


"Siapa kamu?" tanya Sarira pada kedua orang pria.


"Aku? Aku adalah anak dari pemilik rumah sakit. Nama ku Agam Abraham, sedangkan dia? Dia kakak ku, nama nya Agler Abraham." jawab pria satu nya yg bernama Agam Abraham yg merupakan anak dari pemilik rumah sakit ini.


"Oh." ujar Sarira.


"Kamu siapa?" tanya Agam balik pada Sarira.


"Saya? Saya adalah Sarira Herlani. Saya adalah bawahan paling penting di hidup Miss Yana." jawab Sarira.


"Ada keperluan apa kamu kemari?" tanya Sarira pada Agam dan juga Agler.


"Hem, saya hanya ingin meminta sedikit sampel darah Miss kamu." jawab Agler.


"Untuk apa?" tanya Sarira penuh selidik pada Agam dan juga Agler.


"Untuk Tes DNA." jawab Agler dengan santai, berbeda dengan Agam yg sudah gugup.


"Apa kamu memiliki hubungan dengan Miss?" tanya Sarira menatap tajam pada Agler dan juga Agam.

__ADS_1


"Tentu." jawab Agler.


Sarira yg benar-benar malas untuk berdebat dan bertanya banyak hal , ia pun memilih mencari tahu hubungan kedua orang ini di ponselnya.


Dan saat ia tengah mencari, ia dikejutkan dengan dokter.


"Maaf, Nona Sarira." ucap Dokter tersebut.


"Hem, baiklah. Tidak apa-apa. Apa yang ingin di katakan?" tanya Sarira pada dokter tersebut.


"Nona Yana, Miss Anda, membutuhkan 1 kantong darah AB minus. Tapi warna darah kali ini berbeda." jawab dokter.


"Berbeda?? Apa maksud Anda, dok?" tanya Sarira pada Dokter.


"Warna darah ini terkesan unik, dan warna darah ini yang menjadi ciri khas di suatu keluarga." jawab dokter.


"Hah? Tapi selama ini saya selalu menemani Miss saya kemana saja, dan saat terluka. Warna darah nya hanya bewarna merah seperti manusia umumnya." ujar Sarira.


"Baiklah, sayang sekali dengan warna nya. Golongan nya sama, tapi hanya berbeda warna." gumam Sarira.


"Apa maksud Anda, dok? Apa warna darah tersebut?" tanya Agam pada dokter.


"Merah muda. Tapi bukan pink." jawab dokter jujur.


"Apa?? Kalau begitu, tolong ambil darah saya." ujar Agam.


"Hei, bagaimana bisa kamu mendonorkan darah kamu ke orang asing??" tanya Agler pada Agam.


"Kak, tapi warna darah wanita ini sama dengan kita. Kemungkinan wanita ini termasuk di keluarga kita." jawab Agam.


"Itu harus di buktikan terlebih dahulu." ujar Agler.

__ADS_1


Mereka berdua pun terus berdebat hingga salah satu dokter keluar dari ruangan IGD.


"Maaf, dok. Pendonoran darah harus di lakukan cepat atau nyawa nona ini akan melayang." seru dokter tersebut.


"Apaa?? Tolong segera ambil darah saya!!" jawab Agam tanpa mempedulikan sang kakak.


"Baiklah, ikuti saya." ujar dokter yg barusan keluar lalu mengajak Agam ke suatu ruangan.


"Dok, tolong ambil darah wanita tersebut sedikit untuk di tes DNA dengan darah papa saya. Secepatnya ya, dok." seru Agler pada dokter yg sedari tadi keluar.


"Baik." jawab dokter tersebut.


Setelah beberapa lama menit menunggu, akhirnya Agam pun sudah selesai mendonorkan darah nya sekitar 1 kantong darah.


Dan dokter pun melanjutkan operasi. Dan ada juga dokter yg melakukan tes DNA antara Yana dan juga papa nya Agam & Agler yaitu Abraham.


Hingga akhirnya hasil pun keluar. Agler pun di beri surat. Agam meminta Agler, sang kakak, untuk membacakan nya karena ia sedang makan.


Yaa, memang benar jika Agam kini sedang makan. Karena perut nya yg kosong, cacing di perut nya di minta makanan. Membuat Agam mau tak mau harus makan. Dan tadi juga sempat di marahi Agler karena tidak mau makan.


Agler pun mulai membaca surat tersebut dengan perasaan gugup.


"Dia..??"


...~𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒃𝒖𝒏𝒈~...


Hehehe, parah banget ya author gantungin cerita nya.. 🙈


Sabar dan sabar ya, ini setelah up ini bakal ter-up lagi yg satu lagi biar tidak merasa tergantung.


Jangan lupa like nya yaa..

__ADS_1


Terima kasih. 🙏🏻💞


__ADS_2