Lilyana Putri Amalia

Lilyana Putri Amalia
BAB 62 : CEMBURU


__ADS_3

Happy Reading...


“Apa yang kamu lakukan kepadanya, Alex!“ bentak Kakek Alex alias Matteo.


Davian yang tidak terima karena pipinya ditinju oleh Alex pun menghajar balik Alex. Terjadilah pertarungan sengit di antara mereka berdua. Mereka berdua sama-sama kuat sehingga pertarungan seri.


“Alex, hentikan!“ Kakek Alex menahan tangan Alex yang hendak memukul Davian lagi.


Sedangkan Alvano menahan tangan Davian yang hendak memukul Alex.


Davian dan Alex pun disuruh duduk di sofa oleh Kakek Alex.


“Alex! Kenapa kamu memukulnya?“ tanya Kakek Alex dengan nada datar.


Alex diam. Diam nya Alex membuat Kakek Alex paham dengan diam nya Cucu kandungnya. Diam-diam, Kakek Alex tersenyum melihat Alex yang cemburu karena Davian mengaji Yana untuk rujuk kembali.


Tidak ada yang menyadari apabila Kakek Alex senyum-senyum sendiri.


“Lalu, dengan mu Nak! Mengapa kamu membalas pukulannya?“ tanya Kakek Alex kepada Davian.

__ADS_1


“Jelas saya tidak terima! Siapapun yang memukuli aku duluan, aku akan melawannya balik!“ jawab Davian menatap tajam pada Alex. Alex yang tak mau kalah juga menatap tajam balik kepada Davian. Jadilah natap-menatap tajam di antara Davian dan Alex.


“Kenapa kalian saling tatap-tatapan? Saya tidak menyuruh kalian untuk saling bertatap-tatapan ya!“ Kakek Alex mengatakannya dengan tegas.


Alex dan Davian menghentikan tatapan tajam di keduanya seketika. Mereka menatap Kakek Alex.


“Kalian musuhan karena satu wanita?“ Kakek Alex tidak habis pikir. Cucunya dan anak muda satu ini yang tidak dikenali nya bermusuhan karena satu wanita.


Hening. Baik Alex maupun Davian, mereka berdua sama-sama tak bisa berkutik karena pertanyaan Kakek Alex barusan.


“Grandpa, di mana Dewi?“ tanya Yana memecah kesunyian.


Yana mengangguk paham.


Terjadilah kembali kesunyian di antara mereka semua.


“Yan …“ panggil Davian. Yana hanya sekedar menoleh ke Davian.


“Aku mengajakmu untuk rujuk kembali, apa kamu mau Yan??“ tanya Davian dengan tatapan serius. Yana bisa melihat seberapa jelasnya tatapan yang diberikan Davian kepadanya.

__ADS_1


Alex tegang menunggu jawaban dari Yana. Takut apabila wanitanya memilih rujuk bersama suaminya.


Yana terdiam sesaat.


“Maaf, kak! Aku tidak bisa ….“ jawab Yana tanpa ragu sama sekali di hatinya. Alex yang mendengarnya pun bernafas lega.


“Kenapa, Yan? Kenapa tidak bisa??“ tanya Davian meminta sebuah penjelasan.


“Intinya tidak bisa, kak!“ jawab Yana.


“Baiklah jika itu keputusanmu! Semoga kamu cepat bertemu dengan pria yang lebih baik dibandingkan diriku!“ ucap Davian tersenyum miris. Sedangkan Alex menunjukkan keangkuhanmya menandakan dirinya yang cocok dengan Yana.


Kakek Alex yang melihat tingkah cucunya pun hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia berharap, cucunya tidak mempermainkan hati wanita lagi. Sudah cukup Rina menjadi korban pertamanya dan untuk terakhir kalinya, cucunya melakukan hal tersebut. Jika cucunya melakukan hal tersebut kembali, maka Kakek Alex pun tidak tahu harus bagaimana.


Mereka berbincang-bincang hingga siang hari tiba. Mereka semua segera makan siang. Makanan disiapkan oleh pelayan yang bekerja di mansion tersebut.


To be continued...


Note: Hai kk semua yang baca, Author akan double update ya khusus hari ini. (Double update : dua kali update). Ditunggu saja ya. Jangan lupa dukungannya untuk Author. Pencet jempol kalau suka dengan ceritanya. Terima kasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2