Lilyana Putri Amalia

Lilyana Putri Amalia
Bab 12 : Firasat Tak Enak


__ADS_3

...~π‘―π’‚π’‘π’‘π’š π‘Ήπ’†π’‚π’…π’Šπ’π’ˆ~...


🌸🌸🌸


Di mansion..


2 jam kemudian..


"Ma, kenapa firasat Laura tidak enak ya?" tanya Laura pada Amelia.


Ternyata Amelia datang saat Putri dan teman-temannya serta Arga pergi. Tidak sempat ketemuan deh..


"Firasat mana juga tidak enak, Laura. Tapi mama bingung, apa yang akan terjadi? Pada Putri dan juga teman-temannya atau suami mama. Itu yang bikin mama bingung." jawab Amelia.


"Firasat Gita juga sama, ma." ucap Gita.


"Bagaimana kamu, Dewi? Firasat kamu?" tanya Amelia.


"Firasat Dewi juga tidak enak, Grandma!" jawab Dewi.


"Hadueh." ucap Amelia.


"Coba deh, mama telpon Putri dan juga Arga." ucap Laura.


"Iya juga ya. Mama coba telpon dulu deh. Mama speaker ya suara nya biar kalian semua dengar." ucap Amelia lalu mulai menelepon suami nya terlebih dahulu.


Tutt.. tutt..


"Halo?" ucap Arga.


"Halo mas?" ucap Amelia.


"Sayang? Ada apa?" tanya Arga.


"Kamu di mana sekarang, mas?" tanya Amelia.

__ADS_1


"Aku di kantor. Ada apa memangnya?" tanya Arga karena firasat Arga saat ini tidak enak.


"Ohh.. tidak apa-apa. Firasat Amelia tidak enak. Amelia takut nya terjadi sesuatu sama mas atau sama Putri dan teman-temannya." jawab Amelia.


"Ohh.. apa kamu sudah menghubungi Putri?" tanya Arga.


"Belum, mas. Hehe.." jawab Amelia terkekeh.


"Ya sudah.. kamu tutup saja dulu telpon kita. Terus kamu hubungi Putri. Kalau misalnya ada apa-apa, hubungi aku saja lagi ya sayang." ucap Arga.


"Oke, mas." ucap Amelia.


Tut.


Sambungan telpon pun di matikan Amelia.


"Hufftt.. syukurlah kalau papa baik-baik saja." ucap Laura.


"Grandpa baik-baik saja kan?" tanya Dewi.


"Bagaimana dengan kak Putri, Grandma?" tanya Dewi.


"Grandma lagi mau telpon ini. Sebentar." jawab Amelia lalu menekan icon video call pada Putri.


Tutt.. tutt.. tutt.


Tidak ada jawaban.


"Tidak ada jawaban." ucap Amelia ketika telpon nya tidak di jawab sama sekali oleh Putri.


"Mungkin Putri nya baru sampai di rumah teman nya. Dan hp nya di silent." ucap Gita mencoba menyemangati Amelia walaupun hati nya tidak tenang.


"Iya juga ya. Kok mama tidak kepikiran sama situ." gumam Amelia.


"Mungkin mama banyak pikiran. Oh ya, apa mama tidak mengabari ke papa?" tanya Laura.

__ADS_1


"Eh.. iya juga ya. Mama hampir lupa!" ucap Amelia lalu menekan icon video call pada suami nya lagi.


Tutt.. tutt..


"Halo? Bagaimana sayang?" tanya Arga.


"Putri tidak menjawab telpon nya, pa. Kata Gita mungkin hp Putri di silent oleh Putri agar tidak menganggu." jawab Amelia.


"Hem.. tapi biasanya Putri tidak akan men-silent hp nya sesibuk nya apapun." seru Arga.


"Eh.. iya juga ya mas. Kok Amelia jadi pelupa terus ya hehe." ucap Amelia terkekeh.


"Mas sendiri saja tidak tahu. Mas coba cari tahu dulu ya sayang. Kamu jangan khawatir!" ucap Arga.


"Iya mas, Amelia mau istirahat dulu ya mas! Bye mas!" ucap Amelia.


"Bye sayang." jawab Arga.


Tut.


Sambungan pun di matikan oleh Amelia.


"Mama mau istirahat dulu." ucap Amelia lalu ke kamar nya untuk beristirahat sejenak.


"Iya, ma." jawab Laura dan Gita sebelum Amelia masuk ke kamar nya.


Sedangkan Dewi pergi tidur.


"Semoga saja Putri dan juga teman-teman nya baik-baik saja. Aku sangat khawatir sekali jika terjadi sesuatu pada mereka." ucap Laura.


"Kita hanya bisa berdoa, Laura." jawab Gita.


"Iya, kak." jawab Laura.


Mereka semua pun berdoa agar Putri dan juga teman-teman Putri selamat sampai tujuan.

__ADS_1


...~π‘©π’†π’“π’”π’‚π’Žπ’ƒπ’–π’π’ˆ~...


__ADS_2