Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
12.


__ADS_3

Paginya pukul 10:07 Yoland dan keluarganya datang ke rumah Mrs. Zora. Acara pernikahan akan di adakan sebentar lagi. Karena Yoland masih sekolah, jadi acara ini tidak diadakan besar-besaran. Mereka hanya mengundang pihak tertentu. Bahkan tidak ada media yang meliput pernikahan mereka.


Acara pun selesai. Satu persatu kerabat dekat mulai meninggalkan rumah Mrs. Zora. Hingga tersisa Yoland, Mrs. Zora dan ke dua orang tuanya. Untuk sementara karena permintaan Mrs. Zora, mereka berdua tinggal di rumah Mrs. Zora.


"Baik-baik ya nak, bunda sama ayah pulang dulu." kata bunda kemudian mencium pipi Yoland.


"Iya bunda." kata Yoland kemudian memeluk bundanya.


"Ayo bund." ayah merangkul bahu bunda.


Setelah bunda dan ayah pulang, Yoland dan Mrs. Zora pergi ke kamar untuk beristirahat.


"A...aku mandi dulu." entah sejak kapan wajah Yoland memerah dan salah tingkah seperti itu.


"Hm." Mrs. Zora menganggu sambil tersenyum.


Yoland bergegas masuk ke kamar mandi. Sedangkan Mrs. Zora melanjutkan melepas aksesoris dan gaunnya.


Cukup lama Yoland di kamar mandi. Sudah hampir satu jam. Karena sedikit khawatir, akhirnya Mrs. Zora mengetuk pintu kamar mandi.


Tokk...tokk...tokk...


"Kok lama? Aku mau pake kamar mandinya." kata Mrs. Zora.

__ADS_1


"Eh, iya ini udah." Yoland kemudian keluar dari kamar mandi. Dia tidak sadar hanya memakai handuk yang membelit dari bawah pusar sampai lutut. "Lah gua ga pake baju." lanjutnya sambil menutupi dadanya.


"Udah, gantian." kata Mrs. Zora sambil menyeruak masuk ke kamar mandi dengan wajah yang memerah.


Yoland segera berganti pakaian. Kemudian berbaring di ranjang sambil membuka ponsel.


"Gila banyak bener pada nyepam." Yoland membuka satu persatu chat dari teman-temannya.


"Hoamm..." Yoland menguap sambil memalingkan wajah ke arah kamar mandi karena terdengar suara pintu dibuka. Sontak wajahnya memerah. Mrs. Zora keluar hanya memakai handuk, bahkan tidak bisa dikatakan handuk karena terlalu tipis dan sedikit menerawang. Sekilas Yoland melihat sesuatu berwarna pink di dada Mrs. Zora.


Mrs. Zora bukannya langsung berganti pakaian malah mendekat ke Yoland. Dia membisikan sesuatu ke telinga Yoland.


"Mau melakukannya?" Mrs. Zora berkata sambil merangkak di atas paha Yoland.


"Aku..." Yoland memundurkan kepalanya. Dia sedikit risih dengan perlakuan Mrs. Zora.


"Kamu ngga mau?" tanya Mrs. Zora, dia heran kenapa Yoland malah memberi respon seperti itu.


"Aku... ngantuk...aku tidur dulu." Yoland membaringkan tubuh membelakangi Mrs. Zora dan menarik selimut.


Mrs. Zora menatap Yoland heran. Dia ikut merebahkan diri di samping Yoland.


~

__ADS_1


Sampai pukul 2 mata Yoland tidak mau terpejam. Dia mengerudungi kepalanya dengan selimut. Dia merasa panas. Apalagi ada sesuatu yang menempel di punggungnya. "Astaga." batinnya. Dia uring-uringan sampai pagi.


Pagi pun menjelang. Mrs. Zora terbangun . Dia menatap Yoland yang masih dengan posisi sama seperti semalam. Dia membalikan tubuh Yoland. Betapa terkejutnya dia melihat mata panda Yoland.


"Ka...kamu kenapa?" Tanya Mrs. Zora masih dengan nada terkejut.


"A...aku ngga bisa tidur." jawab Yoland sambil membuang muka karena wajahnya memerah.


"Hahahaha... kamu kenapa sampai seperti ini?" Mrs. Zora malah menertawai Yoland.


"Diam!" Yoland berkata dengan ketus sambil menarik kembali selimutnya untuk menutupi kepala.


"Pftt... hahahaha..."


Mrs. Zora tertawa sambil menuju kamar mandi. Di dalam dia tidak henti-hentinya tertawa. Yoland yang ditertawakan merasa sebal. Akhirnya Yoland terlelap dengan sendirinya.


~


Visual Yoland nih 🤣



Visual Mrs. Zora

__ADS_1



__ADS_2