Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
40.


__ADS_3

Hari ini adalah hari Minggu. Yoland bangun lebih siang. Sedangkan Mrs. Zora sedang berolahraga dengan menggunakan alat fitness yang ada di rumah. Dia juga telah selesai menyiapkan sarapan pagi.


Setelah selesai berolahraga, dia masuk ke kamar. Dia membangunkan Yoland sambil menunggu keringatnya hilang.


"Sayang bangun sarapan dulu." Mrs. Zora menggelitik pinggang Yoland.


"Iya sayang nih bangun jangan lagi geli aaa... hahahaha..." Yoland tertawa karena geli.


"Ya udah sana cuci muka terus sarapan. Abis itu mandi, temenin aku ke mall." kata Mrs. Zora.


"Ngapain?" tanya Yoland.


"Aku mau beli barang." jawab Mrs. Zora singkat. Dia sedang memilih baju yang akan dia pakai nanti. "Udah sana cepetan!" pinta Mrs. Zora.


"Iya iya." Yoland beranjak dan segera pergi cuci muka kemudian menuju dapur untuk sarapan.


~


Setelah siap, Yoland dan Mrs. Zora masuk ke mobil. Mereka menuju mall terdekat. Sepanjang jalan mereka mengobrol dan bercanda. Ada rasa senang di hati Yoland, karena Mrs. Zora sudah tidak marah-marah seperti kemarin.


"Nanti mampir ke rumah ibu ya." kata Mrs. Zora.


"Iya boleh." Yoland menambah kecepatan mobilnya agar mereka cepat sampai.

__ADS_1


Di mall, Mrs. Zora belanja bareng cukup banyak. Bahkan Yoland sampai capek karena mengikuti Mrs. Zora ke sana kemari.


"Aku capek." keluh Yoland.


"Bentar lagi, sini." Mrs. Zora menarik lengan Yoland.


Saat mereka sedang memilih-milih baju, tiba-tiba seorang wanita menabrak lengan Yoland.


"Eh," wanita itu hendak jongkok karena tas nya jatuh. Yoland dengan sigap hendak berjongkok mengambil, akan tetapi Mrs. Zora malah menendang tas tersebut. Wanita itu menatap Mrs. Zora tajam. Ada sorot kemarahan di wajahnya.


"Kamu kenapa sih? Nakal banget, ngga sopan tau." omel Yoland.


"Dia itu modus, ngga usah ditanggepin!" bentak Mrs. Zora.


"Gua kira marah-marahnya udahan ternyata masih toh." batin Yoland.


Saat berjalan menuju tempat parkir, terdengar suara centil dari jauh. Dia menyebut nama Yoland.


"Yoland my prince!" teriak cewek itu yang nggak lain adalah Leona.


"Sayang lari!" pinta Yoland sambil menarik lengan Mrs. Zora menuju mobil. Dengan cepat Yoland menancap gas dan melaju cepat meninggalkan Leona.


"Haduhh... kok bisa ada Mak Lampir sih." gerutu Yoland.

__ADS_1


"Hihi..." Mrs. Zora terkikik geli teringat suara Leona yang centil.


Mereka mampir ke sebuah restoran. Kini, mereka sedang menunggu pesanan.


"Kamu tadi beli baju sama barang-barang banyak banget buat apa?" tanya Yoland.


"Kan nanti sore albino mau pindah, makanya aku beliin dia barang." jawab Mrs. Zora kemudian tersenyum manis.


"Baiknya istri gue." batin Yoland senang.


"Makasih ya kamu udah baik sama dia." kata Yoland.


"Ciumnya mana?" Mrs. Zora menunjuk pipi kanannya dengan jari telunjuknya.


"Cupp." Yoland mencium pipi Mrs. Zora.


"Malu di depan umum." Mrs. Zora membenamkan wajahnya di kedua belah tangannya.


"Hehehe..." Yoland cengengesan. Dia mengusap lembut kepala Mrs. Zora.


Tak lama kemudian, pesanan mereka datang. Yoland dan Mrs. Zora segera makan. Mereka juga memesan makanan untuk wanita albino.


"Sayang aku capek." kata Mrs. Zora manja.

__ADS_1


Tanpa basa-basi, Yoland menggendong Mrs. Zora. Banyak mata memandang ke arah mereka. Yoland menggendong Mrs. Zora sampai mobil. Setelah sampai, Yoland segera ikut masuk. Dan mereka pulang ke rumah. Sebenarnya, mereka punya niat akan mampir ke rumah ibunya Mrs. Zora. Akan tetapi, karena Yoland kasihan pada Mrs. Zora yang sudah kelelahan akhirnya Yoland membujuk Mrs. Zora untuk menunda mengunjungi ibunya.


~


__ADS_2