Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
36.


__ADS_3

Paginya, Yoland dan Mrs. Zora sedang sarapan. Mrs. Zora juga telah mengantar makanan ke kamar tamu tempat wanita albino.


Drtt...drtt...


"Halo Om." sapa Yoland.


"Land, sorry nih katanya orang yang punya apartemen apartemennya ngga di sewain dulu karena mau renovasi. Mau nyari yang lain apa nunggu?" jelas Om Zevi.


"Ya udah Om nggapapa, ya udah nyari yang lain aja Om." kata Yoland.


"Oke."


Yoland mematikan telfonnya dan segera melanjutkan sarapannya.


"Loh, kamu sakit?" tanya Yoland setelah mengamati wajah Mrs. Zora.


"Nggak kok." jawab Mrs. Zora sambil meletakkan gelas susu.


"Ngga usah boong, kamu ngga usah masuk dulu." kata Yoland, dia menempelkan punggung tangannya ke dahi Mrs. Zora.


"Huekk... huekk... aku..." Mrs. Zora pingsan. Yoland segera membawa Mrs. Zora ke kamar.


Setelah itu, Yoland menelepon bundanya. Dia meminta agar bundanya menjaga Mrs. Zora.


"Bunda, maaf Yoland ngerepotin itu Zora sakit." kata Yoland setelah membuka pintu.


"Iya nggapapa kok, bunda juga kangen sama kamu." kata bunda kemudian memeluk Yoland.

__ADS_1


"Emmm... bund, Yoland berangkat dulu ya." kata Yoland.


"Iyaa sayang hati-hati ya."


Yoland segera menaiki motor. Dia melakukannya ke sekolah.


"Zora kenapa sih kok dia sering sakit, apa gara-gara ada si albino jadi dia ngga tenang." batin Yoland.


~


Sesampainya di tempat parkir sekolah, Yoland segera memarkir motornya. Dia bergabung dengan teman-temannya.


"Kirain ngga masuk lagi lo." kata Dion.


"Au ah cape bet gua." Yoland berjalan dengan diikuti oleh yang lainnya.


"Eh Land, nasib tuh cewek gimana?" tanya Azah.


"Gua juga bingung nih. Kalo gua cariin dia tempat tinggal, dia aja ngga bisa jalan. Terus sejak dia disitu Zora sering sakit." jelas Yoland.


"Heh lu jan langsung ambil kesimpulan kek gitu. Masa iya gara-gara tuh cewek bini lo sering sakit." Sanggah Azah.


"Iya Land, bener juga kata Azah. Emang Mrs. Zora sakit apaan?" tanya Gion.


"Apa ya emmm... dia tuh sering ngeluh pusing sama mual gitu." jawab Yoland sambil mengingat gejala yang dialami oleh Mrs. Zora.


"Etdah, itu mah bini lo hamil." kata Vyn.

__ADS_1


"Duh lo kok polos banget Land." timpal Rydas.


"Kata dokter dia ngga hamil malah gua di suruh program buat kesuburan pria gitu." kata Yoland, kemudian yang lain tertawa. "Ngetawain apa lu pada, ngga lucu kali." kata Yoland ketus.


"Lu ngga subur Land?" tanya Azah sambil menahan tawa.


"Ini tuh gara-gara kalian yang suka ngajakin gua clubbing." jawab Yoland ketus.


"Elahh kan kita waktu itu belum tau lu udah nikah." sanggah Gion.


"Ah udah! Mending mikirin tuh albino mau gimana?" kata Yoland.


"Duh gimana ya." kata Azah sambil berpikir.


"Eh Land, villa lo yang deket kebun teh masih ada kan?" tanya Ergi.


"Masih dong, napa emang?" tanya Yoland.


"Albino suruh tinggal di situ aja, kan ada penjaganya juga tuh apalagi itu anaknya bisa jadi temennya dia kan." jelas Ergi memberi saran.


"Woiya bego lu Gi, napa baru ngomong hahaha..." kata Yoland kemudian tertawa.


"Etdah gua yang ngasih saran masih aja dikatain bego." Ergi bersungut-sungut.


"Hehehe... Oke dah, makasih saran lo." kata Yoland sambil menepuk bahu Ergi dengan keras.


"Ahh ... kebiasaan banget lu Land haduhh sakit anjir." kata Ergi merintih.

__ADS_1


Mereka mengobrol sampai bell berbunyi. Barulah mereka kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.


~


__ADS_2