Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
31.


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya mereka sampai di rumah Yoland. Azah dan yang lainnya memutuskan untuk menginap di rumah Yoland. Selain karena sudah jam 4, karena mereka masih bingung soal perempuan tadi.


"Kalian tidur dikamar tamu aja kalo laper liat aja di dapur ada makanan apa ngga. Dia juga ikut kalian." jelas Yoland sambil menunjuk ke perempuan tadi.


"Eh Land, nanti kalo Mrs. Zora bangun gimana jelasinnya?" tanya Azah.


"Up! Gua udah nyediain penginapan buat dia, alesan kalian yang mikir." jawab Yoland sambil ngeloyor pergi ke kamar.


Di kamar dilihatnya Mrs. Zora sedang tidur. Yoland bergegas membersihkan diri. Setelah itu, barulah dia ikut tidur dengan Mrs. Zora.


Satu jam kemudian, Mrs. Zora bangun. Dilihatnya Yoland yang sedang tidur di sampingnya. Dia segera mandi karena harus mengajar. Selesai mandi, dia turun ke dapur untuk membuat sarapan. Betapa terkejutnya dia karena melihat dapur yang berantakan. Mangkuk, sendok juga gelas kotor di meja. Kemudian panci bekas memasak mi masih di atas kompor. Karena marah, Mrs. Zora berteriak hingga seisi rumah bangun dan berlari menghampiri Mrs. Zora.


"Akhhhh!" teriak Mrs. Zora.


"Ada apa?" tanya Yoland.


"Kenapa sih?" tanya Vyn dengan mengucek matanya.


"Duh ganggu aja hoammm..." gerutu Dion.


"Siapa? Siapa yang bikin jadi berantakan kaya gini?" tanya Mrs. Zora dengan nada tinggi.


"Eh... aku nggak tau beneran." jawab Yoland sambil mengacungkan jari tengah dan telunjuk membentuk huruf V.


"Duh maaf Mrs. tadi kita kelaperan nggak ada makanan." jelas Vyn.

__ADS_1


"Iya Mrs. maafin kita ya hehehe..." timpal Dion.


"Bersihin!" Mrs. Zora keluar entah kemana.


"Kalian apa-apaan sih, dia ngambek ama gua nih." omel Yoland.


"Ya sorry Land." kata Azah merasa bersalah.


"Btw tuh cewek kemana?" tanya Yoland.


"E... dimana dia ***?" tanya Azah.


"Anjir gua nanya." kaya Yoland ketus.


"Woe sini!" pinta Vyn.


"Eh gila ngapain tuh orang ngapain juga pake peluk pelukan rumah gua bukan tempat mesum." gerutu Yoland. "Woe bangun anying rumah gua bukan tempat mesum." omel Yoland sambil mengguncang bahu Gion.


"Duh apaan sih." Gion berkata dengan kesal.


"Nih liat! Lu ngapain?" ledek Azah sambil menunjukkan foto di hp.


"Lah ngapain gua tidur kek gitu, kalian ngerjain gua nih pasti." omel Gion.


"Udah udah pulang sana mau ke sekolah juga!" bentak Yoland.

__ADS_1


"Yee... si bos mah gitu, nawarin sarapan dulu kek main ngusir aje." kata Azah.


"Nggak ada sarapan bini gua ngambek, udah udah pulang sana!" pinta Yoland.


Mereka pun pulang. Yoland segera mandi dan berganti seragam. Setelah selesai, dia segera melajukan motornya ke sekolah. Yap! Mereka lupa soal si albino.


~


Sepulang sekolah Yoland mencari Mrs. Zora ke ruangan Mrs. Zora di sekolah. Akan tetapi dia tidak ada di sana. Dia kembali bergabung dengan teman-temannya. Mereka pergi ke club.


Sedangkan di rumah, Mrs. Zora baru sampai. Dia langsung masuk ke rumah setelah memarkir mobilnya. Baru saja hendak menutup pintu, terdengar suara benda jatuh. Mrs. Zora mengendap-endap dengan takut menuju sumber suara. Betapa terkejutnya dia, karena melihat sosok wanita sedang duduk di lantai. Mrs. Zora berdiri terpaku melihat sosok tersebut. Sedangkan sosok wanita yang dilihatnya bergerak mendekati Mrs. Zora dengan mengengsod. Dia mengacungkan telapak tangan kanannya ke arah Mrs. Zora. Mr. Zora merasa ketakutan hingga dia duduk bersandar di dinding dengan keringat dingin.


"Ka...kamu siapa?" tanya Mrs. Zora terbata-bata.


"Zrrhhss...hhrrsshhh..." hanya kata itu yang keluar dari tenggorokannya.


"Ku mohon jangan apa-apakan aku." Mrs. Zora berkata sambil menangis. Dia duduk memeluk lutut dan menelungkup. Dia berharap sosok itu lenyap seketika. Akan tetapi, tiba-tiba Mrs. Zora merasakan kulit dingin menggenggam lengannya. Sontak Mrs. Zora berteriak histeris.


"Lepaskan aku akkhhhh!" teriak Mrs. Zora.


Wanita itu semakin mendekat dan memegang bahu Mrs. Zora. Dia mendekatkan wajahnya ke wajah Mrs. Zora.


"Help me please!" katanya dengan suara parau.


Mrs. Zora seketika terbaring di lantai. Dia pingsan.

__ADS_1


~


__ADS_2