Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
13.


__ADS_3

Sorenya, Yoland bangun dari tidur. Dia terkejut melihat Mrs. Zora berada di sampingnya. Sambil mengucek matanya, dia bertanya kenapa Mrs. Zora disini.


"Ngapain disini?" tanya Yoland.


"Lah? Ini kamarku kan?" Mrs. Zora bertanya balik.


"Eh, ng... aku mandi dulu." kata Yoland bergegas ke kamar mandi.


Dikamar mandi, dia menggerutu karena kesal.


"Apaan sih tuh orang gada baju lain apa! Heran, kenapa semua banjunya ketat. Gatau apa gua susah payah nahan...eh... gua ngomong apaan sih!" gerutu Yoland sambil menepuk-nepuk pipinya.


Baru saja selesai membuka baju, tiba-tiba Mrs. Zora masuk ke dalam kamar mandi. Sontak saja Yoland terkejut kemudian menjerit.


"Akhhh!"


"Kenapa? Aku cuma mau ngambil jam tangan yang ketinggalan. Lagian kamu belum telanjang juga." Mrs. Zora berkata dengan santainya kemudian keluar. "Lucu juga hihihi..." lanjutnya terkikik karena tingkah Yoland.


"Duh beneran ga aman deh hidup ama dia." keluh Yoland. Dia kemudian melanjutkan mandinya dengan cepat.


~


"Loh nak, baru turun? Kamu ngga laper apa?" tanya Bu Nay pada Yoland.


"Saya cape banget Bu." jawab Yoland kemudian duduk di kursi meja makan.


"Capek minta nambah mulu." tiba-tiba Mrs. Zora datang.

__ADS_1


"Eh, astaga ngga kok." wajah Yoland memerah. Dia menundukan wajahnya.


"Hahahaha... ya sudah makan dulu ." kata Bu Nay. "Oh iya, ibu mau pergi arisan dulu di komplek sebelah. Kalian nggapapa kan di rumah berdua?" lanjutnya.


"Nggapapa Bu, hati-hati ya." kata Mrs.Zora kemudian memeluk ibunya.


Bu Nay pun pergi ke luar. Dia pergi arisan dengan di antar oleh Pak 'In sopir pribadinya. Sedangkan Yoland melanjutkan makannya dengan ditemani Mrs. Zora.


Tanpa sadar, pandangan Yoland beralih ke lekukan dada Mrs. Zora. Hal itu membuat Yoland tersedak. Mrs. Zora dengan reflek mendekat untuk memberi minum. Akan tetapi gerakannya malah semakin membuat batuk Yoland menjadi-jadi. Dada Mrs. Zora terpampang di depan Yoland.


"Liatin apa sampai segitunya? Hihihi..." tanya Mrs. Zora setengah meledek.


Tanpa menjawab, Yoland segera meminum minuman yang di berikan oleh Mrs. Zora. Dia kemudian beranjak pergi.


"Mau ke mana?" tanya Mrs. Zora. Dia mengekor dibelakang Yoland.


"Ngapain ikut?" Yoland berhenti berjalan dan menghadap Mrs. Zora. " Ganti baju yang bener kalo mau ikut!" pinta Yoland setengah marah.


"Astaga! Terserah deh!" Yoland berkata sambil mempercepat langkah.


Dia duduk di taman belakang. Setelah cukup lama duduk, dia baru menyadari ternyata Mrs. Zora tidak mengikutinya. Dia celingukan mencari Mrs. Zora.


"Kemana sih, hadeh." Yoland menghempaskan tubuhnya di kursi.


Tak lama kemudian, Yoland merasakan sesuatu di lengannya. Ternyata Mrs. Zora datang. Dia duduk sambil memeluk lengan Yoland.


"Nih, aku bikinin jus buat kamu." kata Mrs. Zora menyodorkan jus alpukat kesukaan Yoland.

__ADS_1


"Makasih." Yoland meminum jus tersebut.


"Kamu kenapa si? Kok semenjak menikah sama aku jadi kaya ketakutan gitu?" Mrs. Zora berkata sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Yoland.


"Takut gimana? A...aku... aku normal." Yoland malah salah tingkah di beri pertanyaan seperti itu.


"Kalo normal kok kamu ngga mau ngelakuin itu sama aku?" tanya Mrs. Zora kemudian menatap Yoland dekat.


"A...aku..." Yoland bingung harus menjawab apa. Dia sebenarnya ingin, tapi dia tidak mau melakukannya jika mereka tidak saling mencintai.


"Kenapa? Apa aku kurang menarik?" pertanyaan Mrs. Zora segera di sanggah oleh Yoland.


"Ngga gitu! Eh maksudku, aku... aku takut kamu kenapa-kenapa." kata Yoland sambil menunduk.


"Kenapa apanya? Lagian wajar juga kalo..." Mrs. Zora menghentikan kata-katanya. Dia menahan senyum sambil melihat Yoland yang tiba-tiba bertingkah aneh.


"Ini... kenapa tiba-tiba panas. " Yoland mengipas-ngipas dengan tangan. "Aku ke kamar dulu." lanjutnya.


Yoland setengah berlari ke arah kamar. Mrs. Zora mengikutinya. Sesampainya di kamar, Mrs. Zora mendorong tubuh Yoland ke ranjang.


"A...apa... kamu mau apa?" Yoland berkata dengan gelisah.


"Jangan terlalu menahan, aku udah masukin afrodisiak cair ke jus tadi." penjelasan Mrs. Zora membuat Yoland marah.


"Kenapa? Kenapa kamu melakukannya? Ahhh..." Yoland mencoba melepaskan diri dari Mrs. Zora yang sudah mencium leher Yoland.


Meskipun hampir hilang kendali, Yoland masih bisa mendorong tubuh Mrs. Zora dan berlari ke kamar mandi. Dan mengunci pintu.

__ADS_1


"Hadeh, dasar!" Mrs. Zora keluar kamar. Dia sedikit kesal karena Yoland selalu menolaknya.


~


__ADS_2