Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
27.


__ADS_3

Sesampainya di depan rumah, Yoland segera memarkirkan mobilnya di garasi. Dengan langkah cepat dia menuju pintu. Di dorongnya pintu tapi terkunci.


"Duh ngapain pake dikunci segala sih." gerutu Yoland. Dia mengambil ponsel di saku jaketnya. "Halo, bukain aku di depan nih." kata Yoland.


Pintu terbuka, nampak sosok wanita cantik yang memakai piyama. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai dan tertiup angin malam. Dia menyunggingkan senyum ke Yoland.


"Uhh lama." kata Yoland kemudian mencium pipi Mrs. Zora.


Mereka masuk ke dalam rumah.


"Katanya ngga kemaleman." Mrs. Zora berkata dengan nada kecewa.


"Maafin aku, tadi gagal rencananya." kata Yoland sambil berbaring di ranjang.


"Ih, bersih-bersih dulu sana udah pergi juga." omel Mrs. Zora sambil menarik lengan Yoland.


"Iyaa bawel." kata Yoland kemudian ngeloyor ke kamar mandi.


Mrs. Zora menunggu Yoland sambil duduk di ranjang dengan kaki diluruskan. Tak lama kemudian, Yoland keluar dari kamar mandi. Dia segera merebahkan diri di samping Mrs. Zora.


"Kamu ngga mau makan dulu?" tanya Mrs. Zora.


"Udah tadi di rumah Vyn." jawab Yoland, dia memejamkan matanya.


Mrs. Zora ikut berbaring, dia mendekat ke Yoland. Tangannya memeluk Yoland. "Kamu ngga lupa kan janji kamu." bisik Mrs. Zora tepat di telinga Yoland.


"Aku inget." kata Yoland kemudian menatap Mrs. Zora.


Kali ini jarak mereka benar-benar dekat. Yoland menarik pinggang Mrs. Zora sehingga sudah tidak ada jarak diantara mereka.


"Emang kamu udah siap?" tanya Yoland. Entah kenapa auranya sedikit berbeda. Bagi Mrs. Zora kini Yoland terlihat lebih dewasa.


"Hmmm." Mrs. Zora menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Aku takut bikin kamu sakit." kata Yoland.


"Nggak kok, pelan-pelan aja." kata Mrs. Zora kemudian tersenyum.


Yoland mulai mencium Mrs. Zora. Cukup lama, kemudian dia memandang Mrs. Zora. "Aku takut ngga bisa." tiba-tiba wajah Yoland memerah.


"Huh!" Mrs. Zora menatap Yoland kesal.


Tanpa aba-aba, Yoland kembali memagut bibir Mrs. Zora. Tangannya bergerak kemana-mana. Ada sedikit rasa takut di hatinya. Sebelum memulai, dia menatap Mrs. Zora dengan tatapan aneh. "Kenapa perasaan gue nggak enak sih." batin Yoland. Dia memang merasa gelisah sejak tadi. "Terusin nggak ya." batinnya lagi.


"Kok ngga jadi?" tanya Mrs. Zora yang sadar Yoland diam.


"Aku masih takut hehehe..." kata Yoland.


"Cepetan, nanggung tuh." Mrs. Zora mengedikan dagu ke bawah.


"Iyaa maaf kalo ngga sesuai sama yang kamu harapkan." kata Yoland.


~


Paginya, mereka bolos ke sekolah. Karena jam sudah menunjukkan hampir pukul 9. Mrs. Zora tidak hentinya menggerutu kesal.


"Ini karena nungguin kamu semalaman jadi kesiangan." gerutunya.


"Ah udah sini." Yoland merengkuh tubuh Mrs. Zora dan memeluknya erat.


"Lepasin, ada yang aneh." kata Mrs. Zora sambil meronta.


"Apanya yang aneh." kata Yoland masih memejamkan matanya.


"Ada yang keras ahhhh..." teriak Mrs. Zora. Dia malu karena teringat tadi malam.


"Hahaha... kenapa sih? Mau lagi ya?" ledek Yoland sambil menindih tubuh Mrs. Zora.

__ADS_1


"Nggak, aku capek." kata Mrs. Zora. "Udah sana mandi!" pinta Mrs. Zora dengan wajah memerah.


"Cup" Yoland mengecup bibir Mrs. Zora.


"Makasih. Coba aja dari pertama, aku nggak bakal nolak kalo tau seenak itu, hahaha..." kata Yoland sambil berjalan menuju kamar mandi dengan santainya tanpa busana. Sedangkan Mrs. Zora menatap Yoland dengan cemberut.


Setelah selesai mandi dan berganti pakaian, Mrs. Zora menuju dapur untuk menyiapkan sarapan. Sedangkan Yoland duduk di sofa depan tv. Dia menyalakan tv, tetapi matanya tertuju ke layar ponsel. Dia sedang menghubungi ayahnya.


"Halo yah." sapa Yoland.


"Ada apa?" tanya ayah.


"Yah, Yoland boleh minta tolong ngga?" kata Yoland.


"Katakan saja." kata ayah.


"Yoland mau tiket masuk lelang perusahaan Vexovada di kapal pesiar nanti malam." jelas Yoland.


"Iya nanti ayah suruh Zevi siapin, butuh berapa?" tanya ayah.


"6 aja yah, makasih ya." kata Yoland.


"Oke." ayah menutup teleponnya.


"Sayang sarapan dulu." seru Mrs. Zora dari dapur.


"Iya otw."


Mereka sarapan bersama di meja makan.


~


Maaf ya author capek banget kerja lembur bagai kuda ngga bisa update banyak🥺

__ADS_1


__ADS_2