Live Young Master Bastard

Live Young Master Bastard
35.


__ADS_3

Mrs. Zora menyiapkan makan siang untuk Yoland. Dia mulai menyediakan makanan sesuai dengan prosedur dokter. Setelah selesai, Mrs. Zora memanggil Yoland untuk segera makan.


"Astaga, ya kali aku harus makan bawang putih banyak banget." kata Yoland terkejut. Dia menatap makanan yang ada di meja.


"Katanya itu bagus buat kamu aku cuma ngikutin prosedur dokter.


"Ngga mau ah jijik." Yoland langsung menolak.


"Kamu... kamu kok tega sih hiks... hiks..." Mrs. Zora menangis sambil menunduk.


"Haishh... iya iya aku makan nih." Yoland menelan ludah melihat bawang putih mentah yang berjumlah 8 siung di mangkuk kecil. "Astaga, tega bener lu Ra, mati nih gua makan bawang putih mentah-mentah." Yoland masih meratapi nasibnya.


"Ayo makan, ngga bawang putihnya dulu nggapapa. Tuh salmon dulu atau sayurnya dulu." kata Mrs. Zora.


"Iya." Yoland mulai makanan yang disajikan Mrs. Zora kecuali bawang putih.


"Sekarang bawang putihnya." Mrs. Zora menyodorkan mangkuk kecil berisi bawang putih.


"Hmmm... kamu tega banget sih." Yoland menyuap satu siung bawang putih ke mulutnya. Kemudian dia menangis sambil mengunyah.


"Hihi..." Mrs. Zora malah terkikik melihat reaksi Yoland.


"Huekk... huekk..." Yoland berlari ke wastafel dan memuntahkan isi mulutnya.


"Kamu nggapapa?" Mrs. Zora panik, dia memijat tengkuk Yoland.


"Astaga gua pusing banget... huekk..." Yoland kembali memuntahkan isi perutnya.


"Maafin aku, ya udah kita ganti menu nanti." kata Mrs. Zora. Dia merasa bersalah dan memeluk Yoland erat.


"Iya nggapapa kok, ambilin minum." kata Yoland.


"Nih." kata Mrs. Zora sambil menyodorkan gelas berisi susu.

__ADS_1


"Makasih." Yoland segera meminum hingga habis.


"Maafin aku." kata Mrs. Zora.


"Nggapapa, aku mandi dulu mau gosok gigi ngga enak banget rasanya." Yoland berjalan meninggalkan Mrs. Zora.


Mrs. Zora menatap Yoland dengan sedih.


~


"Woe Land, napa lu ngga berangkat?" tanya Azah dari telepon.


"Duh gua ngga enak badan tadi." jawab Yoland.


"Ye... udah tua lu yak mulai sakit sakitan." ejek Azah.


"Pala lu tua, enak aja gua masih muda gini nih." kata Yoland sombong.


"Yok... eh ngga gua ngga bisa Zora ngga mau ditinggal." kata Yoland, dia teringat kata dokter tadi pagi.


"Ah taek, ya udah kita tinggal nih." Azah menutup teleponnya.


Yoland menghela nafas. Dia sedih karena tidak bisa ikut dengan yang lainnya.


"Kenapa?" tanya Mrs. Zora tiba-tiba. Dia membawa setumpuk pakaian yang sudah dia lipat.


Yoland yang melihatnya segera mengambil pakaian itu dan membawanya ke lemari. "Nggapapa, kamu ngapain sih bawa bawa kayak gini kan ada aku."


"Huh! Sejak kapan kamu mau bantuin aku beresin rumah." kata Mrs. Zora ketus.


"Hehehe... iya maaf mulai sekarang aku bantuin ya." kata Yoland. "Sekarang tidur, besok kan harus ke sekolah." lanjutnya.


Mrs. Zora mengangguk dan berjalan menuju ranjang. Mereka merebahkan diri. Baru saja memejamkan mata, tiba-tiba bell rumah berbunyi. Yoland segera turun ke bawah dengan diikuti Mrs. Zora.

__ADS_1


"Duh siapa sih malem malem juga." gerutu Yoland sambil membuka pintu. "Eh Om Zevi."


"Sorry ganggu Land, baru ada free time nih." kata Om Zevi.


"Ya udah masuk Om." kata Yoland. Mrs. Zora segera menyiapkan minuman dan camilan untuk Om Zevi.


Yoland dan Om Zevi duduk di ruang tamu. Mereka membicarakan tentang wanita albino.


"Jadi gimana Om?" tanya Yoland.


"Kebetulan di samping apartemen Om ada apartemen yang kosong. Orangnya baru ninggalin 3 hari yang lalu. Ntar Om coba tanyain ke yang punya, siapa tau apartemennya di sewain." kata Om Zevi.


"Oke deh Om." Yoland menginyakan saran Om Zevi. "Kamu tidur dulu aja kalo udah ngantuk." lanjutnya pada Mrs. Zora.


"Iya." Mrs. Zora berjalan menuju kamar meninggalkan Yoland dan Om Zevi yang masih sibuk mengobrol.


"Eh Land, kamu udah coba bikin sama dia?" tanya Om Zevi sambil mengedikan dagu ke arah menghilangkannya Mrs. Zora.


"Aa... udah Om, tapi gagal tadi pagi kata dokter eh Om jangan bilang ke bunda sama ayah aku malu." jawab Yoland.


"Santai aja kali ngapain malu hahaha... lagian wajar kan, Om aja nih kalo nikah sama Zora ngga mungkin tahan liat aja bodynya yang ughhh..." kata Om Zevi bercanda.


"Yee nih om om malah ngebayangin apaan, btw om kok ngga nikah nikah?" tanya Yoland.


"Hmmm... gimana ya Land, belum ada yang cocok. Apalagi om itu dulu pernah ditinggalin sama cewek, jadi takut buat jatuh cinta lagi gitu." jawab Om Zevi.


"Wah Om Zevi pernah bucin dong hahaha..." kata Yoland kemudian tertawa.


"Kamu jangan ngeremehin Om, gini gini Om tuh banyak peminatnya. Kalo ngga percaya tanya aja sama ayah kamu." kata Om Zevi.


Mereka mengobrol hingga pukul 11. Setelah itu, barulah Om Zevi pamit pulang.


~

__ADS_1


__ADS_2